FF “Jinjja? You are a Frogy Prince?” [Chapter 5A] – FREELANCE

862309_3856247263495_1569648444_n

 

Title : “ JINJJA? You are a Frogy Prince? [Chapter 5A]  ”

Author : Devi Nurita Sari (Choi Ji Ra)

Facebook : Devi ‘empy’ Adjalah

Twitter : @devi_empy

Genre : Sci-fi, AU, Fantasy, Romance, comedy -__-

Type   : Short Story

Length : Chapter

Rating : G

 

Main Cast :   

1. Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun as Yoon Yeon Hyo

2. Kyuhyun Super Junior as Cho Kyuhyun (Frogy Prince)

 

Another Cast :

1. Siwon Super Junior as Choi Siwon (Choi Ji Ra’s brother)

2. Devi ‘empy’ Adjalah as Choi Ji Ra.

3. Eunhyuk Super Junior as Lee Hyuk Jae

 

Recommended song :

  1. Super Junior — SPY
  2. Super Junior – Only You
  3. Super Junior – Haru

 

 

 

“JINJJA? You Are a Froggy Prince [Chapter 5A]”

 

 

 

Tuuuuuuut— suara sambungan telepon terdengar jelas ditelinga kiri Kyu Hyun.

 

Tuuuuuut—

 

 

“Yeoboseyo.?” Tiba-tiba terdengar suara seorang yeoja yang serak-serak becek(?) diseberang sana. Kontan Kyu Hyun terkesiap dan ia pun tidak mengeluarkan suaranya.

 

“Yeoboseyo?” kata yeoja itu lagi. Sementara Kyu Hyun tetap diam, dia sengaja mempermainkan yeoja itu.

 

“YEOBOSEYO?” yeoja itu berteriak.

 

“YA..! Siapa ini? Kenapa tidak ada suara, eo? Dasar gila..!” umpat yeoja itu kesal.

 

“Yoon Yeon Hyo Bodoh” akhirnya Kyu Hyun mengeluarkan suara emasnya, kemudian ia pun memutuskan sambungan telepon. Kyu Hyun tersenyum puas karena sudah membuat yeoja itu merasa kesal. Lalu beberapa detik kemudian, ponsel Kyu Hyun berdering keras. Ia pun dengan sigap menekan tombol hijau pada ponselnya.

 

“YA..!! KAU INI SIAPA, EO? SEENAKNYA KAU MEMANGGIL KU BODOH. KAU PIKIR KAU SIAPA? DASAR ORANG GILA.!”Cecar seorang gadis dari seberang sana yang tidak lain adalah Yeon Hyo.

 

“Yeon Hyo bodoh..!” ujar Kyu Hyun sambil menahan tawa.

 

“KAU YANG BODOH” balas Yeon Hyo dengan nada empat oktaf.

 

“Berisik”

 

“Kau yang berisik..! kau ini siapa, eo?”

 

“Aku adalah orang yang kau curigai sebagai hantu”

 

“Hantu? Nuguya?”

 

“Kau tidak ingat?”

 

“Anni”

 

“Aish~ ingatanmu payah sekali Yeon Hyo-ya”

 

“Ingatanku memang payah. Kau siapa, eo? Jangan membuatku penasaran”

 

Green Forest? Apa kau ingat hutan itu?”

 

“Kenapa dengan hutan itu?”

 

“Kita pernah bertemu disana”

 

“Disana?”

 

“Ne, apa kau ingat?”

 

“Jadi? Kau?YAA..!! CHO KYU HYUN..!”

 

“Hahaha, akhirnya kau ingat juga. Kau benar-benar payah”

 

“Dasar orang gila. Bagaimana bisa kau mengetahui nomerku, eo?”

 

“Aku mencarinya di sistem pencarian mbah google. Mbah google tahu segalanya”

 

“Kau konyol Cho Kyu Hyun”

 

“Dan kau bodoh Yoon Yeon Hyo”

 

“Berhenti mengatakan aku bodoh, aku ini genius seperti Albert Einstein”

 

“Albert Einstein KW 10? Haha”

 

“YAA..!! Kau ini”

 

“Yoon Yeon Hyo bodoh.!”

 

“Diam.!”

 

“Bodoh.!”

 

“Diam kau Cho Kyu Hyun”

 

“Shireo.! Dasar Yeon Hyo bodoh”

 

“YA..! Cho Kyu Hyun”

 

“Yoon Yeon Hyo adalah seorang gadis yang sangat bodoh” ujar Kyu Hyun semakin menjadi-jadi.

 

“CHO KYU HYUN..!! NEO JUGULAE..?!”

 

 

Tuut.. tuut.. tuut..— Kyu Hyun memutuskan sambungan telepon dan dengan segera, ia pun menon-aktifkan ponselnya. Ia tertawa sangat puas karena sudah membuat yeoja yang bernama Yeon Hyo itu berteriak dan kesal.

 

“Dia benar-benar gadis yang unik” gumam Kyu Hyun disela tawanya. Terlihat jelas Kyu Hyun tertarik dengan sosok seorang Yoon Yeon Hyo.

 

 

 

*** ***

 

 

 

“Kau mau kemana?” tegur seorang pria saat Choi Ji Ra melintas didepannya.

 

“Laboratorium” jawab Ji Ra singkat.

 

“Apa kau mulai membuat eksperimen baru?” pertanyaan Siwon membungkam Ji Ra.

 

“Kenapa kau suka sekali ketempat seperti itu, eo?

 

“Ada yang harus aku kerjakan” jawab Ji Ra

 

“Kenapa selalu ditempat itu kau bekerja? tidak bisakah kau berhenti berkutat dengan dunia kimia dan laboratorium?” ujar pria itu dengan nada tinggi, Ji Ra terdiam.

 

“Kau tahukan apa yang sudah terjadi pada eomma dan kakakmu? Semua karena zat-zat kimia sialan itu. Lalu? Tidak bisakah aku berhenti menyukai hal-hal yang berbau science?

 

Mianhae, aku tidak bisa, oppa” ujar Ji Ra tertunduk.

 

“Kenapa? Kenapa selalu kata ‘tidak bisa’ yang kau lontarkan setiap kali aku menyuruhmu untuk membenci science? Kenapa kau ini begitu keras kepala, Ji Ra-ya? Kenapa?” mata pria itu mulai berkaca-kaca, setetes kristal bening mulai menggenang disudut matanya. Pria itu lantas menyambar sebuah bingkai foto yang terletak diatas meja disampingnya. Ditatapnya dua sosok yang amat sangat ia kasihi. Seorang anak laki-laki dan seorang wanita paruh baya tersenyum bahagia.

 

Semua dimulai dari dua belas tahun silam. Keluarga Choi mengalami hantaman duka yang sangat dalam. Saat itu nyonya Choi hendak mengantar kedua putranya pergi kesekolah. Tiga buah mobil jenis Honda mengepung mobil yang dikendarai nyonya besar dari keluarga Choi diperempatan jalan kawasan Pohang yang saat itu sangat sepi.

 

Enam orang pria berpostur tubuh kekar dengan tampang yang menyeramkan bak preman terminal, keluar dari mobil dan menghampiri nyonya Choi yang sudah mulai gusar. Dari keenam pria tersebut, ada satu orang yang mengetuk jendela kaca nyonya Choi dengan keras. Memaksa nyonya Choi keluar dari mobil.

 

“Cepat keluar.!” Bentak pria menyeramkan dengan kepala botak bak lampu taman.

 

“Kau mau keluar atau tidak?” pria itu mulai kesal dengan nyonya Choi yang gusar. Lalu, kekesalan pria botak tersebut telah sampai batas maksimal. Ia pun membuka paksa pintu mobil, dan menyeret nyonya Choi keluar dari mobil. Sementara kedua putranya berteriak dan menangis ketakutan.

 

“Apa kabar nyonya besar?” sapa seorang pria yang sudah nyonya Choi kenal. Ramah.

 

“Kau! Apa yang kau inginkan?” ujar nyonya Choi dengan tatapan dingin.

 

Aigo.. Santailah sedikit nyonya besar,” pria itu tersenyum mengejek “tidak banyak yang ku inginkan darimu. Aku hanya ingin kau menyerahkan formula yang telah kau kembangkan dilaboratorium padaku”

 

“Cih! Formula? Jadi kau masih menginginkan formula itu dariku?” wajah nyonya Choi terlihat semakin dingin.

 

“Aku tidak akan menyerahkan formula itu pada tangan yang salah, aku tidak akan pernah menyerahkannya pada seorang kriminalitas sepertimu”

 

“Kriminalitas katamu? Hahaha” pria tersebut menertawakan nyonya Jung.

 

“Jangan bertindak konyol nyonya besar. Aku hanya ingin memiliki tubuh yang kuat, berotot kawat dan tulang besi. Yah.. paling tidak sebelas duabelas dengan Samson.” (oke! Preett -___-“ )

 

“Jangan bermimpi.! Aku tidak akan pernah menyerahkan formula itu kepada orang sepertimu”

 

“Benarkah?” pria itu memicingkan matanya. “Apa kau tidak akan menyesalinya, Nyonya Choi?”

 

“Aku tidak akan pernah menyesal sekalipun”

 

“Apa ini tidak akan membuatmu menyesal juga?” pria tersebut menyuguhkan pertunjukan dimana kepala kedua anaknya telah ditodongkan pistol oleh anak buah pria kriminalitas itu.

 

“Siwon? Jung Kyu?” mata nyonya Choi terbelalak, “lepaskan mereka.!”

 

“Jangan bermimpi! Aku tidak akan menyerahkan mereka pada orang sepertimu” ujar pria itu meniru kalimat nyonya Choi. Nyonya Choi semakin gusar.

 

“Cepat serahkan formula itu atau anakmu ini akan mati” ancam pria kriminalitas itu.

 

Nyonya Choi mulai mengalami krisis pilihan. Memilih keselamatan anaknya atau memilih keselamatan orang banyak. Tidak menyerahkan formula yang dapat membuat tubuh pria paruh baya itu seperti robot ketika zat dari formula yang dikembangkannya diinjeksikan dan bereaksi dalam tubuh.

 

Nyonya Choi mulai memutar otaknya. Memikirkan strategi untuk menyelamatkan diri. Sulit! Sulit memang memberontak pada segerombolan sampah masyarakat seperti ini. Jumlah orang yang mengepung tidak sebanding dengan yang dikepung. Sulit untuk dilawan. Namun, nyonya Choi tetap bersikeras untuk melakukan tindakan penyelamatan diri meskipun sangat sulit.

 

“Baiklah, aku akan memberikan formulanya padamu. Tapi kau harus melepaskan kedua puteraku terlebih dahulu”

 

“Baiklah, aku akan melepaskan mereka” ujar pria kriminalitas menyetujui.

 

“Lepaskan mereka” ujarnya lagi. Memerintahkan kedua anak buahnya.

 

Eomma.!” Teriak kedua putera keturunan Choi itu berlarian kearah sang ibu sambil menangis ketakuan.

 

“Kalian tidak apa-apa?” Tanya nyonya Choi memeluk kedua anaknya dengan sangat khawatir.

 

“Aku takut eomma” ujar Jung Kyu kecil.

 

“Jangan takut, eomma ada disini” nyonya Choi mengusap kepala Jung Kyu lembut. Mencoba menenangkan.

 

“Cih! Sinetron” umpat pria kriminalitas, “YA! Nyonya Choi, sudah selesaikah melodrama kalian? Cepat serahkan formulanya padaku”

 

“Aku akan menyerahkannya padamu, tapi berjanjilah kalau kau akan melepaskan kami bertiga”

 

“Baiklah aku berjanji”

 

Nyonya Choi dan kedua puteranya pun berjalan menuju mobil. Sebuah tabung berukuran kecil didalam tas nyonya Choi pun secara sukarela ia berikan pada komplotan kriminalitas itu. Pria yang sedari tadi mengancam dan berbicara dengan nyonya Choi, tertawa sangat puas karena keinginannya terkabulkan.

 

“Baiklah, kita pergi sekarang” titah pria kriminalitas itu. Kemudian berlalu tanpa permisi pada nyonya Choi.

 

“Fiuhh..” nyonya Choi menghela napas lega sambil memeluk kedua puteranya.

 

“Sebaiknya kalian tidak usah kesekolah hari ini, eomma merasa khawatir” ucap nyonya Choi dan dibalas agukan dari kedua anaknya.

 

Mereka bertigapun akhirnya masuk kemobil dan memutar balik tujuan awal. Mobilpun melaju dengan kecepatan 40km/jam. Baru dua kilometer perjalan terdengar suara tembakan dari sudut jalanan kawasan Pohang tersebut. Sebuah chevrolet merah berputar tak berarah dan menabrak pembatas jalan raya. Darah mulai berhamburan keluar dari mobil, nampak seorang wanita paruh baya tergeletak lemah dengan kepala yang penuh darah. Headshoot, itulah yang ia alami. Nyonya Choi mendapat tembakan dikepala oleh segerombolan makhluk tak bertanggung jawab dan tidak berkeprimanusiaan. Merampas benda yang bukan milik mereka dari nyonya Choi, dan kemudian membunuhnya.

 

Tak berselang kemudian, tiga buah mobil jenis Honda pun mendekat kearah TKP. Tiga tubuh manusia tergeletak tak berdaya didalam Chevrolet merah. Ironis! Ironis memang melihat keadaannya. Namun dari ketiga orang didalam mobil tersebut, hanya ada satu orang yang masih bertahan meskipun tubuhnya telah berlumuran darah. Kontan pria yang tidak lain adalah seorang kriminalitas yang sudah merebut paksa formula dari tangan ibunya mendekat dan mengeluarkan anak kecil tersebut dari dalam mobil.

 

Eomma” rengek anak yang tidak lain adalah Jung Kyu.

 

“Ibumu sudah mati, anak kecil” ujar pria itu dengan kerlingan matanya yang tajam.

 

Eomma” Jung Kyu mulai merengek lagi.

 

“Mulai sekarang, kau lupakan ibumu dan ikut denganku”

 

“Tidak mau.! Aku tidak mau ikut denganmu” Jung Kyu memberontak kepada pria yang menggendong tubuhnya yang memasukan secara paksa dirinya kedalam mobil. Namun sayang, tenaga Jung Kyu kecil tidak cukup kuat untuk melepaskan diri.

 

Segerombolan pria tak bertanggung jawab itu yakin, bahwa nyonya Choi dan satu orang anaknya telah kehilangan nyawa. Maka merekapun meninggalkan dua onggok tubuh manusia tak berdaya didalam mobil.

 

Beberapa saat kemudian, seorang anak kecil mulai sadar. Benar! Dia adalah Choi Siwon, putera pertama dari keluarga Choi.

 

Eomma” ucapnya lirih menahan sakit disekujur tubuhnya yang luka dan berlumuran darah.

 

EOMMA” teriaknya sesaat dia sadar melihat kondisi ibunya terluka parah dengan kepala berlumuran darah.

 

EOMMA.. IREONA! EOMMA!” Siwon kecil mengguncang tubuh ibunya. Berusaha membangunkan ibunya yang terpejam kaku.

 

“Siwonie” ucap nyonya Choi dengan nada yang gemetaran. Ternyata nyonya Choi masih hidup.

 

“Tolong kau simpan benda ini. Saat adikmu, Choi Ji Ra sudah mulai tumbuh dewasa tolong kau berikan ini padanya. Biarkan ia terbang ke Jerman untuk menemui seseorang berkebangsaan Italia yang bernama Diego Dos Santos. Ini permintaan terakhir eomma padamu, Siwonie.”

 

Eomma” Siwon terisak sambil menggenggam erat tabung yang diberikan ibunya.

 

“Jaga dirimu baik-baik. Eomma menyayangimu” nyonya Choi mengusap pipi Siwon kecil dengan linangan kristal bening disudut matanya sebelum akhirnya nyonya Choi pergi untuk selamanya.

 

EOMMA!” teriak Siwon memecah keheningan jalanan kawasan Pohang.

 

Oppa—“ terdengar suara anak perempuan memecah lamunan seorang Choi Siwon.

 

“Pergilah” perintah Siwon pada sosok anak perempuan yang tidak lain adalah Choi Ji Ra.

 

“Tapi—“

 

“Pergilah sebelum aku berubah pikiran” ujar Siwon tetap menatap fotonya ditanganya tanpa sedikitpun berpaling kearah Ji Ra.

 

“Baiklah, aku pergi” Ji Ra pun merundukan tubuhnya berpamitan. Ragu. Ia pun akhirnya keluar dari pintu utama kediaman keluarga Choi.

 

 

*** ***

 

 

 

Aish! Belum satu minggu aku tinggal ditempat ini, tapi aku sudah sangat merasa bosan” gerutu pria bernama Cho Kyu Hyun.

 

Tak berselang berapa lama, pria bernama Cho Kyu Hyun itupun tersenyum. Terlihat jelas aura setannya terpancar dengan cetar, membahana. Ia pun mulai mengotak-atik layar ponselnya.

 

Tuuuuut…  tuuuut— suara sambungan telepon.

 

“Yeoboseyo” sambut seseorang diseberang sana.

 

“Aa~ gadis bodoh! Ini aku Cho Kyu Hyun”

 

“Kau lagi? Kenapa kau suka sekali menggangguku, eo?”

 

“Sekarang, mengganggumu merupakan rutinitasku”

 

“Mwoya? Jangan konyol, pria gila!”

 

“Namamu Yeon Hyo, kan?”

 

“Ne, namaku Yoon Yeon Hyo, bukan gadis bodoh, arra?”

 

“Yoon Yeon Hyo gadis bodoh! Itu nama panjangmu, kan?”

 

“YA! Cho Kyu Hyun, kau mau memancing keributan denganku, eo?”

 

Heish.. kenapa kau mudah sekali marah Yeon Hyo-ssi. Aku yakin banyak keriput diwajahmu”

 

“Terserah kau mau berkata apa”

 

“Kau benar-benar membuatku gemas” ujar Kyu Hyun sambil meraih secarik foto yag tergeletak dilantai.

 

“Foto?”

 

“Foto apa?” tanya Yeon Hyo dengan nada tiga oktaf.

 

“Aku tidak sedang bicara denganmu, gadis bodoh!”

 

“eo?”

 

“Wanita ini?” ujar Kyu Hyun sambil menyipitkan matanya yang memang sudah sipit.

 

“Cho Kyu Hyun?” terdengar suara Yeon Hyo sedikit khawatir.

 

“Siapa dia? Kenapa dadaku begitu sesak melihatnya. Siapa dia? siapa?” Kyu Hyuk mulai kalap.

 

“Kyu Hyun-ssi, wae?”

 

“SIAPA DIA? SIAPA DIA YEON HYO-SSI? SIAPA?” Kyu Hyun mulai berteriak dan memegangi kepalanya yang mulai terasa sakit. Dia merasa seseorang didalam foto tersebut pernah ada dalam kehidupan masa lalunya. Tapi siapa? Dia tidak bisa mengingat kehidupan masa lalunya. Kepalanya akan terasa sangat sakit saat mengingat memori yang pernah ia lalui.

 

“Yeon Hyo-ssi, siapa dia?” suara Kyu Hyun mulai melemah, terdengar sepertinya ia mulai menangis.

 

“Kyu Hyun-ssi? Gwaenchannayo?” tanya Yeon Hyo yang rasa khawatir yang memuncak.

 

“Kyu Hyun-ssi?” ulang Yeon Hyo. Namun, tidak ada jawaban dari Kyu Hyun. Yang ada Kyu Hyun memutuskan sambungan teleponnya.

 

 

 

 

 

—TO BE CONTINUED—

 

 

 

UAHAHAHA! *numpang ngakak

Eotteokhae pemirsa? hancur? Jawabannya sudah pasti ‘IYA’. Ini FF emang amburadul -_____- . Entahlah ini ide yang berkeliaran selalu konyol dan tidak masuk akal *nyemil rumput

Oh ya, maaf dan terima kasih yang udah nunggu lama kelanjutan absurd ini. Mian buat kak Icha yang bilang pas ketemu waktu itu kalo dia direcoki yang nanya kelanjutan ff satu ini di inbox. Mian aku selalu lamban mengirimkan kelanjutanya *bows

Satu atau Dua chapter lagi FF ini tamat, pemirsa. tenang saja. AHAHAHA.

Okesiip! Silahkan RCL, Gamsamnida.. *lambai tangan ala miss universe.

18 thoughts on “FF “Jinjja? You are a Frogy Prince?” [Chapter 5A] – FREELANCE

  1. huahahahahahahahaahahahaha….
    deviiiiiiiiii… kau gila saeng….
    kau bikin Hyo Kyu jadi absurd bener…
    telponan cuma buat saling membodoh-bodohkan(?)
    oke, tapi ini ada sedikit part serius ya,,, #muka serius
    ada adegan headshoot segalaa…
    dan pasti adeknya siwon, kakaknya ji ra itu kyuhyun deh.. #sok tau
    okeee.. ini gila seperti biasa tapi pendek banget…
    eh tapi apa ini salah satu FFmu yang kehapus itu yah…??
    ahahahaahah…

  2. EONNNIIi!!!!
    Aku setiap hari ngecek blog ini, cuma nunggu lanjutan ni fff…
    Dan ini pendek banget!!! *protes*
    padahal aku ngarepnya panjang kayak rel kereta api…
    eon… buat yang lebih lagi gila lagi…..😄
    yang kayak part satu, dua, dan tiga… itu lagi gila2nya banget😄

  3. Kata” Bodoh yang keluar dari mulut kyu berasa romantis :*
    Jung Kyu a.ka Cho Kyuhyun kah ??

    kyu liat foto siapa kok jadi histeris gitu.?
    #penasaran.
    Ceritanya memutar otak. Dan aku suka,
    buat para readers tegang

  4. eon unik nih kelanjutannya haha.. Kyu kasian banget idupnya miris.eh tumben ini cuma sedikit.. Jadi kurang kenyang buat baca ini ff hahaha

  5. Banyak bngt yg bilang ini pendek. Ahaha😀
    Maaf, sbrnnya ini keluar dari jalur. Sbnrnya part ini ceritanya panjang banget sepanjang janggut onta(?). Tp kmrn folder fanfiction saya kehapus dan file ff ini hilang. Ya tulis ulang dah, dan inilah hasilnya. Pendek dan gak dpt feel! Maaf ya🙂 . Makasih buat yg sdh mau nunggui ff ancur dan gak jelas kyak ini. Ini ff bnrn ff makhluk asral -,-! .

    For eon Anggi: iya eon inilah file yg ilang kmrn. Bnrn sial -,-! *cekek kak Icha

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s