FF “Jinjja? You Are a Froggy Prince” [Chapter 4] – FREELANCE

702339_3487778852015_1843255126_n

 

Title : “ JINJJA? You are a Frogy Prince? [Chapter 3]  ”

Author : Devi Nurita Sari (Choi Ji Ra)

Facebook : Devi ‘empy’ Adjalah

Twitter : @devi_empy

Genre : Sci-fi, AU, Fantasy, Romance, comedy -__-

Type   : Short Story

Length : Chapter

Rating : G

 

Main Cast :   

1. Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun as Yoon Yeon Hyo

2. Kyuhyun Super Junior as Cho Kyuhyun (Frogy Prince)

 

Another Cast :

1. Siwon Super Junior as Choi Siwon (Choi Ji Ra’s brother)

2. Devi ‘empy’ Adjalah as Choi Ji Ra.

3. Eunhyuk Super Junior as Lee Hyuk Jae

 

Recommended song :

  1. Super Junior — SPY
  2. Super Junior – Only You
  3. Super Junior – Haru

 

Desclaimer : Super Junior milik tuhan, orang tua serta milik management mereka. Tapi, FF ini milik saya….! murni dari otak kanan saya yang sudah bekerja keras dan tidak ada unsur ‘PLAGIAT’ , ‘COPYCAT’, dan sejenisnya. Jika ada kesamaan nama, karakter, tempat, cast, ulzzang yang berperan sebagai visualisasi, dan lain sebagainya. Itu hanya sebuah kebetulan yang tak terduga, karena semua unsur tersebut hanya bersifat relatif.

 

 

“JINJJA? You Are a Froggy Prince [Chapter 4]”

 

 

 

AHJUMMA…!!!!” teriak Ji Ra dan sontak membuat Yeon Hyo segera keluar dari tenda.

 

Wae? Wae? Waeyo?” Tanya Yeon Hyo khawatir bin heboh.

 

“Lihat ini..!” Ji Ra menunjukkan gambar peta yang dibuat Kyu Hyun.

 

“Peta?” Yeon Hyo meraih buku dari tangan Ji Ra.

 

Satu menit kemudian—

 

Kyaaa~” Yeon Hyo berteriak senang. “Akhirnya kita bisa keluar dari sini Ji Ra-ya, kita pulang”

 

Ne, ahjumma kita pulang”

 

aa~ kita harus berterima kasih pada makhluk bernama Cho Kyu Hyun itu. Mana dia?”

 

Molla. Aku tidak melihatnya, aku hanya menemukan benda-benda milikku yang tergeletak disini”

 

“ehh? Lalu kemana perginya Cho Kyu Hyun itu?” Yeon Hyo mulai bergidik ngeri.

 

 

 

 

*** ***

 

 

 

 

~ Kyu Hyun Pov~

 

 

Akhirnya setelah perjuangan nekat bin bodoh berhasil aku lakukan. Sebelum fajar terbit aku sudah keluar dari hutan dan meninggalkan peta untuk dua makhluk imbisil itu, agar bisa selamat dari hutan. Sebelum dua orang yang berisik itu sampai dimana mobil mereka terdampar dengan tampan dipepohonan gerbang hutan Green Forest ini.

 

Tanpa pikir panjang aku segera membuka pintu mobil mereka yang memang tidak terkunci, mereka benar-benar ceroboh. Memberikan kemudahan bagi oknum kriminalitas untuk melakukan akses kejahatan. Untungnya aku bukan orang jahat, aku orang tampan. Eh? Iya tampan, tampan secara otak. Otak dengan ide cemerlang secemerlang wajah ku ini. Setelah berhasil aku membuka pintu mobil, aku segera bersembunyi dibalik jok mobil bagian belakang, dengan elegannya aku merebahkan diri disana dan menutupi diriku dengan benda-benda pink yang berserakan didalam mobil itu. Sungguh aku merasa sangat tersiksa berjam-jam berbaring dengan elegan dan menahan diri dengan sangat tabah atas kemampuan menyetir gadis bernama Yeon Hyo yang sangat payah itu. Tak jarang kepala ini terbentur dibuatnya.

 

Tapi, syukurlah aku berhasil bersembunyi dengan mulus tanpa diketahui oleh salah satu dari mereka. Tapi bagaimana sekarang? Sekarang kami sudah sampai disebuah rumah, entah rumah siapa. Aku bingung harus berbuat apa, aku kira mereka berdua akan pergi ke Incheon airport. Tapi kenapa malah berhenti dihalaman sebuah rumah yang berkonsep luxury house ini? Astaga~ bagaimana ini? Aku tidak kenal jalanan didaerah ini. Apa rumah ini berada di ibu kota Korea Selatan? Sungguh aku bingung harus pergi kemana. Ditambah lagi bahasa Korea ku yang dibawah rata-rata. Sejak dibangku SMP aku sudah menetap di Jerman, jadi bahasa Korea ku sangat parah. Aku hanya bisa menggunakan bahasa Korea yang tidak formal. Aku tidak tahu tingkatan bahasa Korea untuk orang yang lebih tua dari ku.

 

“Cho Kyu Hyun, tamatlah riwayat mu” aku mengacak rambut ku dan berusaha keluar dari mobil bodoh milik Yeon Hyo ini.

 

 

Dengan kekalutan yang menghantui pikiranku, aku pun berhasil keluar dari mobil dan sekali lagi aku keluar dengan selamat tanpa ada yang mengetahui. Aku berjalan dengan mengendap-ngendap berusaha keluar dari kawasan rumah ini. Dengan kostum yang sangat lengkap, aku keluar dari mobil. Baju lengan panjang, topi,  hoodie yang tutup kepalanya ku tutupkan dikepala ku, masker berwarna hitam, kaca mata hitam, sarung tangan, celana jeans, tas ransel, dan tak lupa sneaker shoes yang bertengger dengan cendikiawan dikaki ku ini. Benar-benar kostum yang lengkap layaknya power rangers hijau terserang typhus. Kenapa aku memilih power rangers hijau yang terserang typhus? Yak, benar..! alasannya sangat simple, itu karena tubuhku berpigmen kehijauan saat matahari mulai terbit. Ini semua karena zat antosianin yang diinjeksikan pada ku. Zat untuk pigmen bunga yang bereaksi didalam tubuh ku. Ini benar-benar hal konyol yang dilakukan ahjussi keriput dari komplotan gangster itu. Aish~ dia benar-benar menyebalkan.

 

Gara-gara aku tidak mau bekerjasama dengan komplotan kriminalitas itu, aku ditangkap dan diinjeksikan zat antosianin bodoh ini. Akibatnya, zat yang tidak seharusnya berada dalam tubuh manusia itu kini bersarang ditubuhku sehingga, tubuhku timbul bercak kehijauan karena tidak bisa terpapar sinar matahari, tubuhku tidak dapat mengabsorbsikan vitamin A sehingga aku kekurangan vitamin tersebut. Sekarang aku mengalami xerosis dan terdapat noda bitot pada mataku. Xerosis adalah  gejala kekeringan pada konjungtiva yg berupa kerutan dan timbul pigmen. Sedangkan noda bitot adalah suatu noda yg timbul sebagai bercak yg berwarna perak kelabu pada kornea mata. Akibatnya mataku mengalami keratinisasi dan xeroptalmia.

Keratinisasi merupakan suatu keadaan dimana sel epitel mata mengeluarkan keratin atau suatu cairan yg tidak larut dgn air sehingga sel sel membran akan kering dan mengeras. Xeroptalmia merupakan kelanjutan dari keratinisasi yg mempengaruhi kornea mata,bila tidak diobati akan menyebabkan kebutaan, aku tidak mau buta. Aku masih ingin melihat dunia. Maka dari itu aku harus menemui profesor Dos Santos, dosen dari uviversitas dimana tempat aku belajar dulu. Aku dengar senyawa alkaloid yang sedang dikembangkan oleh beliau lah yang dapat menyelamatkan ku.

 

Aku muak tinggal disini, aku muak harus terjebak didalam hutan tanpa mengetahui perkembangan dunia luar. Ini semua gara-gara ketua gangster itu. Dia membekapku dengan larutan kloroform hingga aku tidak sadarkan diri dan ia membuangku ke negeri ginseng ini. Kuliah ku mulai terbang kalai, aku yang seharusnya sudah menyandang gelar sekarang, malah pupus karena pekerjaan gila dari ahjussi keriput itu. Terakhir kali aku berkomunikasi dengan salah satu teman ku dari Jerman.

 

“Bro, lu kuliah jurusan apa sih? Kok gak selesai-selesai?” Tanya salah satu teman ku dengan logat Jermannya. (anggep bahasa (katanya) anak gahol sbg bahsa Jerman ya, pemirsa :p).

Aku yang merasa sebal dengan pertanyaan konyol temanku itu, dengan santai aku pun menjawab “Gue kuliah ambil hikmahnya, puas lo?” Dan akhirnya sambungan telepon pun terputus. Ponsel mati total, dan sialnya aku tidak punya charger. Bertahan tanpa bisa berhubungan dengan dunia luar. Ini benar-benar menyebalkan, bukan?. Selain dia membuangku di negeri ginseng ini, ketua gangster itu juga mulai menyebarkan cerita yang tidak masuk akal diluar sana. Dia menyebarluaskan rumor dikutuknya seorang pangeran kodok didalam hutan Green Forest. Dia benar-benar sudah gila.! Apa dia terlalu lama tinggal diragunan, eo? Kenapa rumor primitif itu keluar otaknya. Jika saja aku bertemu dengannya kembali, aku tidak segan-segan untuk menyerangnya dengan kekuatan bulan miliknya sailor moon tanpa geun young. Meski wajahnya tidaklah tampan, tetapi keriput diwajahnya sangat melekat dalam benakku.

 

 

*** ***

 

 

 

 

Setelah beberapa saat menyusuri jalan beraspal dibawah teriknya sinar matahari. Sampailah aku diujung jalan dimana terdapat halte disana. Aku pun memilih untuk beristirahat di halte tersebut. Aku duduk dengan mata yang menerawang. Hanya satu yang ada diotak ku ‘pulang ke Jerman, dan menemui Profesor Dos Santos’ .

 

“Tuhan….” Gumam ku sambil memejamkan mata. Seandainya ada jasa penyewaan elang terbang di Korea. Mungkin aku sudah berada di Jerman sekarang.

 

Lama aku duduk di halte ini, namun tak ada satu bus pun yang kunjung datang. Tiba-tiba, aku melihat seseorang diseberang jalan. Seorang pria paruh baya, dengan muffler yang menutupi leher dan mulutnya. Pria berbaju serba hitam dan kaca mata berbingkai hitam yang senada dengan bajunya. Pria itu benar-benar mirip dengan pemain debus. Aku terus mengamati setiap garak-gerik orang itu, dan akhirnya orang itu menghampiriku. Aku mulai mencium aroma yang tidak beres disini.

 

Setelah orang itu menyeberangi jalan, ia pun sampai di halte dan duduk disebelah ku. Aku sudah memiliki feeling yang tidak enak. Sesekali aku melirik gelagat orang yang mencurigakan itu. Dengan sok ramahnya aku menegur orang itu dengan bahasa Korea yang sangat payah “Sedang menunggu bus juga, ahjussi?” Tanya ku basa-basi. Namun, orang itu tidak menjawab. Ia hanya menatap wajahku dengan intens. Terlihat sekali keriput dimatanya. Apa yang harus aku lakukan sekarang? Yak..! aku memutuskan untuk meminjam ponsel orang itu. Aku ingin menghubungi seseorang.

 

Ahjussi, apa kau punya ponsel?” Tanya ku.

 

Namun, si pria paruh baya itu tetap tidak menjawab. Dengan semangat yang membara aku terus mencoba bertanya kembali.

 

“Ponsel? Kau punya ponsel? Itu loh, benda kotak, terus layarnya bisa disentuh-sentuh, terus ada bunyinya, bisa foto-foto. Ini loh, pose seperti ini” aku berbicara sambil memperagakan. Sumpah, tingkah ku benar-benar mirip tarzan terserang epilepsi sekarang.

 

“Fiuhhhh” Aku menghela napas dengan pasrah. Tidak ada harapan, entah harus berbicara menggunakan bahasa apa lagi menjelaskan dengan orang disebalah ku ini. Aku pun menyandarkan punggungku di kursi halte, ku tatap orang yang disamping ku ini. Orang ini sepertinya tidak asing lagi dimata ku. Aku merasa sudah pernah bertemu dengannya, tapi aku tidak ingat dimana. Setelah beberapa menit aku dan dia saling tatap. Orang itu pun angkat bicara.

 

“Lo butuh hp, mas bro?” kata beliau dengan bahasa Jerman (pinggiran).

 

MWO? Pria ini menggunakan bahasa Jerman? Dia orang Jerman? Benarkah? Aku membulatkan mata ku dan menatap orang disampingku dengan tatapan ‘ciyus’ Akhirnya aku pun dengan antusias mulai membuka mulut dengan mantra-mantra Jerman (pinggiran).

 

“Lo orang Jerman? Wuidihh gila..!”

 

“Iya, gue orang Jerman tapi gak pake gila. Jadi gimana? Lo gerak-gerak yang kayak tarzan bengek tadi, cuma mau pinjem handphone, kan? Masih butuh gak nih handphone gue?” kata pria paruh baya panjang lebar.

 

“Apa? Jadi? Jadi dia sudah mengerti maksud ku tadi? Aish~ orang ini benar-benar”gumamku dalam hati.

 

Ne, jadi gue boleh nih pinjem hape lo, mas bro?”

 

“Ho’oh.. nih ambil” si pria paruh baya itu mengulurkan tangannya dan memberikan ponselnya pada ku.

 

“Wuidih.. Iphone 5 nih” aku menatap kagum ponselnya “Hape lu kece gan, tapi sayang gak sesuai sama muka lu. Hape keren, muka keriput. Fenomena yang langkah” kataku yang sukses membuat wajah pria itu yang sudah keriput bertambah keriput, mirip jemuran kusut.

 

“Gak lah gan, gue bercanda” Aku pun tersenyum kearah si pemilik ponsel. Aku pun beranjak dari tempat duduk ku, aku sedikit menjauh dari si pemilik ponsel. Dan mulai menghubungi seseorang. Setelah beberapa menit, aku pun selesai menggunakan ponsel tersebut. Dengan senyum yang manis aku kembalikan ponsel tersebut kepada pemiliknya.

 

Thanks, hape lo bener-bener bermanfaat”

 

“Iya, sama-sama” jawab orang itu singkat.

 

“Ehm., maaf kayaknya gue pernah ketemu sama lo deh gan. Tapi gue gak inget dimana” kataku yang sukses membuat pria itu gelagapan.

 

“Mungkin, perasaan lo aja. Gue gak ngerasa tuh ketemu sama lo” ujarnya dengan nada cuek.

 

“ciyus?”

 

“iya, ini ciyus loh” jawab pria paruh baya itu dengan nada yang sama seperti salah satu iklan provider GSM di tv.

 

“Om..” Yak..! sekarang aku panggil dia dengan sebutan ‘om’. Lalu kau akan panggil dia apa lagi, Cho Kyu Hyun? Apa selanjutnya kau akan memanggil dia dengan ‘madam’? ini benar-benar gila.

 

“Apa? Lu panggil gue apa? Om? Kapan gue nikah sama tante lo?” kata pria paruh baya emosi.

 

“Ya udah maaf, gue khilaf” kataku seakan ingin menelan orang keriput dihadapan ku ini.

 

“Jangan marah-marah dong, ntar cakepnya ilang loh” pujiku sambil menahan rasa muntah. Sementara si pria hanya senyum dengan manis bin najis..! -____-

 

“Gan, lo keren deh gan pake baju item-item gitu. Suka warna item ya?” Tanya ku yang amat sangat tidak penting.

 

“Kenapa? Keren ya?”

 

“Iya, keren.! Kayak batman tau gak”

 

“Ciyus?”

 

“Iya, ciyus dan please jangan ngmong miapah. Gue tabok nih kalo sampe lu ngomong miapah. Kesel gue ngomong dengan generasi alay akut kayak elo”

 

“Loh? Kok lo nyolot? Jangan gitu dong cyiin” si pria paruh baya itu meraih tanganku. Aigo~ apa-apaan ini? Selain mirip batman bengek ternyata dia rempong. Dia balon? Banci salon? Najis~ amit-amit. Si anak kecil mana ini? Kenapa dia lama sekali, eo? Lama-lama duduk berdampingan dengan rayap kayu di halte ini, aku bisa benar-benar habis digerogoti.

 

Tak lama waktu berselang, sebuah mobil pun datang menghampiri. Nampak seorang gadis kecil dibalik kaca transparan mobilnya. Dia nampak mencari seseorang, aku yang mengenali gadis itu langsung melambaikan tangan dengan lincah. Gadis itu terlihat bingung dengan pakaianku yang sudah seperti kura-kura ninja. Aku pun menghampiri gadis itu.

 

“Choi Ji Ra?”

 

N-Ne?” jawab gadis itu ragu-ragu.

 

“Ini aku, Cho Kyu Hyun. Tadi aku yang menelponmu” jelasku, sementara gadis itu hanya menatapku dengan ekspresi datar. “Boleh aku ikut denganmu? Nanti akan ku jelaskan semua padamu bagaimana aku bisa menelpon mu. Boleh aku ikut?”

 

“Hmm~ ne. silahkan masuk” akhirnya gadis itu memperbolehkan aku masuk kedalam mobil. Setelah duduk dengan manis dimobil, aku baru ingat kalau aku belum berpamitan dengan si batman epilepsi. Aku pun membuka kaca mobil dan berteriak.

 

“MAS BERO..!! Gue duluan ya? Thanks buat hapenya” kata ku dengan bahasa Jerman (pinggiran). Mobil pun melaju, dan aku tetap melambai-lambaikan tangan ala miss universe kearah pria paruh baya tersebut.

 

 

 

 

~Kyu Hyun Pov End~

 

 

 

*** ***

 

 

 

 

“Untuk sementara waktu kau bisa tinggal disini, oppa” ujar seorang yeoja bertubuh mungil bernama Choi Ji Ra.

 

Gomawo Ji Ra-ya. Tapi, apakah tempat ini aman dari jangkauan orang-orang dari rumah mu?”

 

“Tentu saja, ini tempat paling aman. Memang, dulu tempat ini adalah tempat yang paling sering aku kunjungi dengan anggota keluarga lainnya. Tapi, semenjak eomma tidak ada kami jadi jarang kesini. Ditambah lagi appa yang sibuk dengan perusahaan dan juga kakak ku, Choi Siwon. Dia sekarang menjadi lebih dingin dan angkuh semenjak eomma pergi meninggalkan kami untuk selamanya.” Mata gadis itu mulai berkaca-kaca dan menerawang keluar jendela rumah pohon yang masih berada dalam kawasan rumahnya yang sangat luas.

 

Mianhae” ujar Kyu Hyun sambil menepuk bahu yeoja itu.

 

Gwaenchannayo” yeoja itu tersenyum kecut.

 

“Oh ya, jadi bagaimana mengenai gangster yang kau ceritakan dalam perjalanan tadi, oppa?

 

a~ ne. Jadi begini, gangster itu adalah komplotan mafia dari Jerman. Mereka selalu merekrut mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi diperguruan tinggi, Jerman. Gangster tersebut akan menangkap dan mengajak mahasiswa tersebut untuk bergabung bersama mereka, tentunya gangster bodoh itu akan memanfaatkan kemampuan dari mahasiswa tersebut”

 

“Jadi, kau termasuk mahasiswa berprestasi di Jerman?” Tanya gadis yang bernama Ji Ra itu, tak percaya.

 

“Tentu saja, aku adalah salah satu mahasiswa genius di universitas ku. Makanya aku menjadi korban seperti ini. Aku ditangkap dan diajak bekerjasama, namun aku menolaknya, sehingga mereka mencoba mencelakakan ku. Tapi untungnya aku masih bisa selamat. Mereka membawaku ke Korea dengan tujuan untuk membunuhku, tapi untungnya aku bisa melarikan diri. Aku melarikan diri ke dalam hutan Green Forest itu. Maka dari itu, banyak sekali rumor (gak pake butiran debu) berkeliaran bagai radikal bebas diluar yang mengatakan kalau hutan itu adalah hutan terlarang, hutan tempat dimana ada seorang pangeran yang dikutuk (bukan terkutuk). Itu semua adalah ulah dari gangster gila itu, yang sengaja menyebarkan berita primitif, hingga orang-orang tidak ada yang berani masuk kedalam hutan tersebut. Padahal hutan tersebut banyak sekali spesies-spesies tanaman maupun hewan langkah disana. Pemandangan disana juga indah.” Jelas namja bernama Kyu Hyun panjang lebar. Sementara Ji Ra hanya mengangguk-agukan kepala persis marmut keselek durian.

 

“Apa nama gangster tersebut?” Tanya Ji Ra penasaran.

 

“Benar kau ingin tahu?” namja itu balik bertanya dan dibalas anggukan oleh Ji Ra.

 

“Mau tahu aja? apa mau tahu banget?” namja bernama lengkap Cho Kyu Hyun itu kembali melontarkan pertanyaan ala manusia alay dari spesies unyu-unyu baeuds yang sukses membuat Ji Ra menatapnya dengan tatapan menjijikan. -___-

 

“Aku bercanda adik kecil” ujar namja itu lagi.

 

“Jadi apa nama gangster tersebut?”

 

Angry Bird” ucap Kyu Hyun dengan wajah datar.

 

“eh? Ciyus?”

 

“iya, ciyus”

 

“Miapa?”

 

“Miayam, mirebus, migoreng, mi apa lagi ya? Mi kamu deh (baca: demi kamu)” lawak Kyu Hyun yang sedikit gembel, eh? Maksudnya gombal.

 

“Ini serius, oppa

 

“Aku juga serius, anak kecil. Angry Bird itu nama gangster bodoh itu”

 

Jinjja?

 

Ne, oppa tidak berbohong” ujar Kyu Hyun dengan mimik wajah yang serius, hingga terciptalah suasana hening dengan backsound jangkrik, krik.. krik.. krik.. , begitulah bunyinya.

 

“Anggota gangster itu manusia, kan?” pertanyaan konyol meluncur dengan indah dari bibir mungil, Choi Ji Ra.

 

“Tentu saja mereka manusia. Manusia setengah macho

 

Mwo? Setengah macho? Berarti mereka termasuk manusia dari spesies rempong?” ujar Ji Ra dengan wajah absurd-nya. Kemudian tercipta backsound jangkrik untuk kedua kallinya.

 

“Ehemm..” Kyu Hyun berdeham keras, “Adik kecil, kalau tidak salah ingat. Waktu dihutan, kau pernah mengatakan kalau kau kehutan tersebut untuk mencari tanaman dikotil, kan?”

 

Ne, waeyo?

 

“Untuk apa kau mencarinya?”

 

“Aku hanya ingin meneliti kandungan senyawa alkaloid dari tumbuhan tersebut” jawab gadis itu santai.

 

MWO? Apa kau tadi mengatakan apa? Se-senyawa ALKALOID?” Kyu Hyun membelalakan matanya.

 

Ne, waeyo? Kenapa kau sangat terkejut, eo?

 

“Kau tidak sedang bercanda kan, adik kecil?”

 

“Untuk apa aku bercanda? Sebenarnya, aku sedang mendapat tugas dari kampus untuk menemukan sebuah percobaan. Kami dibagi menjadi beberapa team dari jurusan berbeda, dimana satu team terdapat dua orang. Berhubung aku dari jurusan chemical science, jadi aku memilih untuk meneliti senyawa tersebut”

 

“Lalu partner mu?”

 

“Dia dari jurusan IT”

 

“Kenapa sangat bertolak belakang sekali dengan jurusan mu?”

 

Molla

 

“Jadi, bagaimana penelitian mu? Apa partner mu setuju?”

 

Anniya~ aku belum membicarakan masalah ini padanya. Aku hanya mencoba terlebih dahulu, nanti setelah aku mendapatkan sedikit perkembangan dari senyawa ini, baru dia akan ku beritahu. Tapi, kenapa kau sangat terkejut saat aku menyebutkan kata alkaloid, eo?

 

Anniya~ hanya saja….” Kyu Hyun menghentikan kata-katanya, ia pun menghela napas panjang.

 

Wae?

 

“Hmm.. sebenarnya senyawa yang akan kau teliti adalah senyawa yang dapat menyembuhkan ku dari pigmentasi yang terjadi pada kulit ku ini. Tapi kau baru saja akan memulai penelitian itu, adik kecil. Berarti kau masih butuh proses yang lama untuk menyelesaikan penelitianmu” jelas Kyu Hyun.

 

MWO? Obat pigmentasi kulit?”

 

Ne, kau tahu kan kalau senyawa alkaloid berguna dalam bidang farmakologi?

 

Ne, arraseoyo

 

“Nah, itulah alasan mengapa senyawa tersebut dapat dikembangkan menjadi obat”

 

“Senyawa alkaloid terdapat banyak jenis, kan?”

Ne, jenisnya antara lain. Alkaloid xantin, alkaloid kinin, alkaloid opium, dan alkaloid solanaceae

 

Alkaloid jenis mana yang bisa menjadi obat untuk pigmentasi mu, oppa?

 

Mollayo. Maka dari itu aku harus pulang ke Jerman dan menemui profesor di universitas ku dulu. Aku dengar dia sudah melakukan penelitian tersebut”

 

“Hmm.. Bermacam jenis alkaloid, berati harus melakukan berbagai macam reaksi juga untuk setiap jenis alkaloid tersebut?”

 

“Sudah lah, kau tidak perlu memikirkannya”

 

“Kau tidak usah pulang ke Jerman, oppa. Biar aku saja yang mengembangkan senyawa itu hingga menjadi obat untuk mu?”

 

MWO? Shireo~ . aku tidak mau menjadi kelinci percobaan mu, anak kecil” tolak Kyu Hyun terang-terangan.

 

“Ayolah~ “

 

Shireo~” tolak Kyu Hyun kedua kalinya.

 

“Bagaimana kalau aku dan profesor di universitas mu bekerjasama untuk mengembangkan senyawa ini?”

 

“Itu hal yang mustahil”

 

Wae?

 

“Bagaimana bisa bekerjasama sementara aku disini tanpa bisa menghubunginya”

 

“Kau bisa menelponnya”

 

“Bagaimana bisa? Ponsel ku mati dan aku tidak punya charger

 

“Jadi cuma charger masalahnya?”

 

Anniya, selain charger, aku juga kehilangan nomer profesorku itu”

 

Aish~” decak yeoja itu, ia pun memberikan sesuatu pada Kyu Hyun.

 

“Apa ini?” tanya Kyu Hyun bingung.

 

Portable charger. Kau bisa memakainya tanpa harus menggunakan aliran listrik”

 

aa~ arraseo

 

“Jadi, kau mau kan mempercayai ku untuk mengembangkan senyawa ini?”

 

Shireo” ujar Kyu Hyun yang tetap konsisten pada pilihannnya.

 

“Ayolah~”

 

Shireo~ aku tetap akan pulang ke Jerman”

 

“Baiklah, kau boleh pulang ke Jerman tapi aku ikut bersamamu. Eotte?

 

Andwae..!

 

“Ayolah.! Kau tampan hari ini, oppa

 

Aish~ kau ini benar-benar. Baiklah”

 

“Tapi, bagaimana caranya kau bisa pulang, eo?

 

“Itulah inti dari semua masalah. Aku tidak tahu bagaimana aku bisa pulang kesana. Aku tidak punya biaya akomodasi untuk kesana”

 

“Aku juga tidak punya uang untuk membiayamu”

 

“Tapi, bukankah kau anak dari pengusaha kaya? Hal yang mustahil jika kau tidak ada uang, anak kecil”

 

“Yang kaya itu ayahku, bukan aku. Jadi jangan menyangkut pautkan masalah kekayaan ayah denganku. Aku tidak suka menghambur-hamburkan uang orang tua yang sudah bekerja keras, aku lebih suka menggunakan uang hasil kerja keras ku sendiri”

 

“Jadi kau tidak bisa membantuku mengurus akomodasi ku?”

 

Ne, mianhae

 

“Berarti tidak ada harapan bagiku untuk cepat pulang ke Jerman. Apakah aku harus menerima kebutaan hanya karena senyawa antosianin sialan ini?”

 

“Jangan khawatir, aku akan berusaha membantu mu, oppa.”

 

“Tapi bagaimana caranya kau bisa membantuku sementara akomodasi saja kau tidak bisa membantu”

 

“Kau tenang saja.! Aku ada sedikit uang yang sudah ku kumpulkan dari jerih payah ku sendiri, tai uang tersebut belum cukup untuk biaya penerbangan ke Jerman. Jadi bisakah kau menunggu sebentar sampai uangnya cukup? Dan untuk penawar zat antosianin itu, aku akan berusaha menyelesaikan penelitian mengenai senyawa alkaloid ini dengan benar dan dalam waktu yang singkat. Bisakah kau mempercayai ku, oppa?

 

“Benar kau bisa menyelesaikannya dengan waktu yang singkat tapa ada kesalahan?”

 

“Hum.. aku akan berusaha” Ujar Ji Ra dengan penuh keyakinan. Sementara Kyu Hyun terlihat berpikir sangat keras.

 

“Hum.. baiklah, aku bisa mempercayaimu, asalkan pigmentasi konyol ini bisa disembuhkan. Bekerjalah lebih keras lagi Choi Ji Ra” Kyu Hyun menepuk pundak kanan Ji Ra.

 

Ne, aku akan bekerja keras. Tapi berjanjilah satu hal, jika aku dapat menyembuhkan pigmentasimu. Kau harus mengajakku pergi ke Jerman bersama partner penelitianku”

 

“Hanya itu?”

 

Ne

 

“Baiklah, aku berjanji padamu” Kyu Hyun menyetujui perjanjian.

 

“Hum.. baiklah. Sepertinya hari sudah mulai malam, aku harus pulang sekarang. Kalau tidak, pak Han si jomblo mengenaskan akan menghukum ku yang terlambat pulang”

 

“Sepertinya peraturan dirumah mu sangat ketat, eo?

 

Ne, semua berubah semenjak eomma pergi” Ji Ra tersenyum kecut.

 

“Choi Ji Ra, fighting..!” ujar Kyu Hyun yang tiba-tiba memberikan semangat pada Ji Ra, sementara Ji Ra hanya tersenyum lebar.

 

 

 

*** ***

 

 

Seoul, 9 Pm KST

 

 

 

“Aku harus yakin dengan Choi Ji Ra, si anak kecil itu. Sekilas dia memang seperti anak biasa, tapi kemampuan bidang kimianya tidak diragukan lagi. Kau harus yakin kalau kau bisa sembuh Cho Kyu Hyun” Gumam seorang namja bertubuh jangkung bernama Cho Kyu Hyun.

 

“Rumah pohon?” Kyu Hyun mengedarkan pandangannya kesemua sudut ruangan, tempat dimana sekarang ia tinggal.

 

Design yang unik” gumam Kyu Hyun sambil mengembangkan senyuman khasnya. Ia pun menyentuh benda-benda yang berada diatas meja kayu yang tersusun sangat rapi. Dengan telaten Kyu Hyun pun meraih sebuah buku kecil berwarna hijau dan bermotif kodok.

 

“Kenapa banyak sekali benda bermotif kodok disini?” gumam Kyu Hyun lagi. Lalu ia pun membuka lembar demi lembar halaman buku tersebut. Ia tersenyum melihat isi dari buku tersebut. Dibuku tersebut terdapat beberapa foto yang tertempel rapi.

 

“Yoon Yeon Hyo?” Kyu Hyun tersenyum manis menatap setiap foto yang tertempel. Ya benar, dibuku tersebut adalah koleksi foto Yeon Hyo yang Ji Ra dan Yeon Hyo sendiri menempelkannya.

 

Jemari Kyu Hyun terus membuka lembar demi lembar kertas. Dan sampailah ia pada foto terakhir Yeon Hyo yang sangat menarik baginya

 

566292_3487778812014_1426787859_n

 

“Kenapa dia terlihat sangat manis, eo?” Komentar Kyu Hyun pada foto yang ia lihat. “Jika dia seperti ini, dia sama sekali tidak terlihat sangat berisik” tambah Kyu Hyun. Kemudian ia pun membuka lembar berikutnya.

 

“Apa ini?” Kyu Hyun membulatkan matanya.

 

“Nomer ponsel Yeon Hyo?” Kyu Hyun berpikir keras. Sedetik kemudian senyuman mengerikan mengembang disudut bibir tipisnya. Ia pun meraih ponsel dengan banterai yang sudah terisi penuh karena bantuan charger portable milik Ji Ra. Jemari-jemari panjang milik Kyu Hyun dengan lincah menyentuh layar ponselnya. Beberapa detik kemudian ia meletakkan ponsel didaun telingan kirinya.

 

 

Tuuuuuuut— suara sambungan telepon terdengar jelas ditelinga kiri Kyu Hyun.

 

Tuuuuuut—

 

 

“Yeoboseyo.?” Tiba-tiba terdengar suara seorang yeoja yang serak-serak becek(?) diseberang sana. Kontan Kyu Hyun terkesiap dan ia pun tidak mengeluarkan suaranya.

 

“Yeoboseyo?” kata yeoja itu lagi. Sementara Kyu Hyun tetap diam, dia sengaja mempermainkan yeoja itu.

 

“YEOBOSEYO?” yeoja itu berteriak.

 

“YA..! Siapa ini? Kenapa tidak ada suara, eo? Dasar gila..!” umpat yeoja itu kesal.

 

“Yoon Yeon Hyo Bodoh” akhirnya Kyu Hyun mengeluarkan suara emasnya, kemudian ia pun memutuskan sambungan telepon. Kyu Hyun tersenyum puas karena sudah membuat yeoja itu merasa kesal. Lalu beberapa detik kemudian, ponsel Kyu Hyun berdering keras. Ia pun dengan sigap menekan tombol hijau pada ponselnya.

 

“YA..!! KAU INI SIAPA, EO? SEENAKNYA KAU MEMANGGIL KU BODOH. KAU PIKIR KAU SIAPA? DASAR ORANG GILA.!” Cecar seorang gadis dari seberang sana yang tidak lain adalah Yeon Hyo.

 

“Yeon Hyo bodoh..!” ujar Kyu Hyun sambil menahan tawa.

 

“KAU YANG BODOH” balas Yeon Hyo dengan nada empat oktaf.

 

“Berisik”

 

“Kau yang berisik..! kau ini siapa, eo?”

 

“Aku adalah orang yang kau curigai sebagai hantu”

 

“Hantu? Nuguya?”

 

“Kau tidak ingat?”

 

“Anni”

 

“Aish~ ingatanmu payah sekali Yeon Hyo-ya”

 

“Ingatanku memang payah. Kau siapa, eo? Jangan membuatku penasaran”

 

Green Forest? Apa kau ingat hutan itu?”

 

“Kenapa dengan hutan itu?”

 

“Kita pernah bertemu disana”

 

“Disana?”

 

“Ne, apa kau ingat?”

 

“Jadi? Kau?YAA..!! CHO KYU HYUN..!”

 

“Hahaha, akhirnya kau ingat juga. Kau benar-benar payah”

 

“Dasar orang gila. Bagaimana bisa kau mengetahui nomerku, eo?”

 

“Aku mencarinya di sistem pencarian mbah google. Mbah google tahu segalanya”

 

“Kau konyol Cho Kyu Hyun”

 

“Dan kau bodoh Yoon Yeon Hyo”

 

“Berhenti mengatakan aku bodoh, aku ini genius seperti Albert Einstein”

 

“Albert Einstein KW 10? Haha”

 

“YAA..!! Kau ini”

 

“Yoon Yeon Hyo bodoh.!”

 

“Diam.!”

 

“Bodoh.!”

 

“Diam kau Cho Kyu Hyun”

 

“Shireo.! Dasar Yeon Hyo bodoh”

 

“YA..! Cho Kyu Hyun”

 

“Yoon Yeon Hyo adalah seorang gadis yang sangat bodoh” ujar Kyu Hyun semakin menjadi-jadi.

 

“CHO KYU HYUN..!! NEO JUGULAE..?!”

 

 

Tuut.. tuut.. tuut..— Kyu Hyun memutuskan sambungan telepon dan dengan segera, ia pun menon-aktifkan ponselnya. Ia tertawa sangat puas karena sudah membuat yeoja yang bernama Yeon Hyo itu berteriak dan kesal.

 

“Dia benar-benar gadis yang unik” gumam Kyu Hyun disela tawanya. Terlihat jelas Kyu Hyun tertarik dengan sosok seorang Yoon Yeon Hyo.

 

 

 

 

 

-TO BE CONTINUED—

 

 

 

 

Huah~ akhirnya kelar juga ini cerita part 4. Lama yak ini cerita dilanjutin? Hahahahahaha *tebar kaos kaki

 

Aye lagi sibuk pemirsa, tugas kuliah menumpuk dan jadawa praktikum pun membludak. Belum lagi mood aye yang turun naik -___- *curhat? -,-“

Beberapa part lagi ff ini tamat dan akan dilanjutkan dengan sequel sesuai permintaan ahjumma Icha. Tapi kemungkinan juga lama buat kelanjutan cerita berserta sequelnya -___-. Hum.. baiklah..! silahkan RCL dan nikmati asupan beberapa nama senyawa kimia diatas. Disini unsur komedi semakin berkurang, untuk part detik-detik ending kita sedikit serius (tetep bukan band) ya pemirsa..! *puter backsound lagu mengheningkan cipta* kekekeke~😄

29 thoughts on “FF “Jinjja? You Are a Froggy Prince” [Chapter 4] – FREELANCE

  1. Emanggg..
    Lama bgt rilisnyaaa..

    Berasa belajar kimia sambil ngakak..
    *tapi ga ngerti itu senyawa senyawa apaan..
    Banyak bertebaran bahasa gaul alayers, cius deh, baru tau aku itu ada kata2 macem itu..
    *katro deh aku T,T

    itu si kyukyu nya, byk sekali rangkaian kata menakjubkan (?) itu buat ahjussi keriput =.=’
    authornya dapet kata2 dr mana pula, dia kebanyakn makan senyawa kimia gitu yah?
    *plakkk..

    Ah iyaaa, itu asli Yeon Hyo klo nyetir bikin orang kebentur bentur?
    Dan lagi, itu nama gengster nya angry bird? Ckckckc =.=’

  2. ooo.. Trnyata begitu cerita.y ,, gag ada frogy prince d.green forest,, yg ada hnya cho kyuhyun yg tampan yg malang akibat tindakan kriminalitas gangster angry bird *kek burung jja* hahahaa

    gag ngerti sm istilah2 asing d.atas… Heuh -,-

    bhs jerman.y gaul bin aneh bgd.. Wkwkk lol😀
    itu yg ngobrol sm kyu d.halte pasti ajhussi keriput ketua gangster td… dr awal kyu ngeliat pria paruh baya d.sebrang halte, aku uda ngira dy ajhussi2 itu .. hahaa uda ketemu org.y tp lupaa.. Dasarr

    bnyak kata2 ‘bodoh’ u/ yeon hyo .. Yg sabar y yeon hyo.. Hahaa #tabok jja tu devi😀

  3. hhahaahaaaaaaaaa bner2 bkin skit perut,kocak abis…daebak saeng,eon tak bisa berkomentar bnyak,bingung mau komen ap xixixii#cipok kyuhyun…mwo,angry bird hhahaha,nm geng yg aneh xixixi#ditendang ahjussi yg keriput bin jelek ,bnyak hal2 yg bisa di ambil dri ff in,.semula eon tak tau itu bhsa,tp skrng jd tau hehehe#kuper..pokoknya daebak,semangat ne…gomawo saeng

  4. ,sumpah ya allah tuhan, q bc ni FF ngakak bgt ktw.y, smpek dmrhin ibu gra” ktwa gag jelaz. . .
    ,sumpah, bhs alay.y, T.O.P B.G.T . . . . .
    ,ckckck, g brhnti ktwa q smpek ckg. . .hahah🙂

  5. nama gangster-nya aneh beud…!!
    kwkwkw~ dr awal ampe akhir ktawa mulu nih…!!!
    bahasa jerman macam apa ntu….??!!😄
    g tau nih, mau komen apa-..- tp ttep deh epep nya Daebak Beeuuddd..!!

  6. “tampan, tampan secara otak. Otak dengan ide
    cemerlang secemerlang wajah ku ini” »» miapah, ini gak kebalik? Ngakak euy..

    Terus nih lagi,
    Terbengkalai jadi terbang kalai. LOL beuts!

    Cekikikan total dari awal ampe tengah. Eh, waktu udah nyampe rumah pohon langsung dilanda pusing. Cuer deh, Ciyus gak pakek miapah!
    Itu alkaloid n blah blah blah blah… Bikin mabok! Kaga ngarti! Pusing doh,,,

    Jadi history-nya begono, kenapa di Green Forest disebut-sebut ada pangeran kodok? Haiyalah.. Secara hare gene geto loh yah maseh pecaya yang begonoan? Beuh, Primitiph!

    Lanjut thor! Penasaran nih si manusia kutil eh, Kyuhyun maksudnya jadi balik ke Jerman gak nih? Terus si Cewe Kodok hehe, si Ji Ra maksudnya berhasil melakukan percobaan gatuh? Nah terus nih, jan bilang kalo si kutu kupret Kyuhyun mulai kesemsem nih ama si Yeon Hyo. Oiya, Yeon Hyo mengandung alkaloid yang di butuhkan gak tuh? LOL..

    Dan.. Astaga! Gue bakalan lancar ngomong nih kalo sekarang juga ke Jerman ;A; bahasa gaul woy, 94h03l ! Hoakakakak..

    Nice😀

  7. Aaaa~ semakin seru…
    Aku gk nyangka kyuhyun bs punya kelainan itu keke.. Untung kau tdk disuntik yg bs membuat semua organ tubuhmu mengecil cho kyuhyun ‘seperti Conan’ hahahahh…
    FF nya semakin seru…
    Lanjutkan ne chingu
    gumawo

  8. Hahahahaha,, kocak abis,, apalagi nama gangsternya ANGRY BIRD,, Hahaha, g brhenti ketawa..
    Tapi aku agak bingung dgn part ini karena banyak unsur kimianya,, maklum lola*ABAIKAN*
    FF nie smakin seru..^^
    Lanjutkan, ne, eon,, aku menantinya…><

  9. maap eonn aq uda baca kmaren mlm tpi komenny sekarang hehe^^
    kmaren itu batre hp abis jd lom bsa komen*lhaah mah curcol hehe*
    haha lucu ini ceritany….
    si authorr pinter kimia ya??ajarin aq dong thorrr haha
    dskolah sya bosen ikut kimia,…lhah baca ff ini kok trus jd gmnaaaaa gitu hahaha
    inspiratif bgtt deh
    ayo cpt dilanjut thorr🙂

  10. Aku disangka gila oleh adik2 ku yang aneh itu eon…
    Ga berhenti ketawa smpe sekarang😄 Haha..
    Tarzan kena epilepsi?? Setahuku epilepsi yg sudah parah nnti kena kejang2, sma susah bernafas, jadi ak ga berhenti ketawa ngebayangin kyuhyun pke baju tarzan lg memperegakan seputar ttg telepon smbl kejang2 pula..😄
    Marmut keselek durian Hahahaha😄 ini hal kedua yang bikin ak ga berhenti ketawa….ngebayangin marmut lagi makan durian dh itt keselek biji durian smbl manggut2 ..😄
    Gangster Angry bird, ni gangster untuk buat aksi kriminalitas atau gangster untuk mempromosikan game angry bird versi terbaru, ver.in the paradise(versi khayalanku)😄
    Ku kira kyuhyun cm main2 aj.. Tau ny beneran ad gangster Angry bird, gang untuk buat aksi kriminalitas oleh ahjussi2 keriput asal jerman di ksih nama Angry bird😄
    Setahuku xeroftalmia itu, matanya peka terhadap cahaya, kalau kena cahaya lampu aj dah silau gitu, sdh itu dri matanya bengkak sm keluar nanah, kalau kyuhyun begitu gimana jdinya??
    jujur ak paling ga bsa buat ff yg ad unsur humor ny.. Jd ak kagum sm orang yg bisa buat orang ketawa dan dianggap orang gila karena ketawa sendiri gara2 cm baca ff…
    DAEBAK eon…
    Cepetan lanjut ya eon !!!
    FIGHTING !!!

  11. Aaaaaaaaaaa
    ternyta seperti itu
    kirain bneran pngeran kodok kkkkk
    hahahaha
    Kyu Kyu daebaaaaaaaak
    kkkkkk
    aaaaaa pngen cpat2 ktemu(?) part 5 nya thor
    wah wah Kyu musti diselamatin tun
    biar tampan#eh kkkk

    hahahaha seriusan gak kebayang kalau Kyu bneran ngmg alay gtu kkkk

  12. Yuhuuu.. saya datang..!! *lambai tangan sambil kayang

    Sebelumnya makasih banget yang udah mau ff ancur ini. hehe
    Ini ff gaje, gak karuan -_- . Sekali lagi makasih banget buat reader dan spesial buat ahjumma Icha yang udah posting dan buat blognya juga😀 *hug ahjumma
    Oh ya, di ff ini memang banyak tersebar bahasa-bahas ilmiah terkhususnya Kimia. karena sesuai genre. FF ini bergenre ‘Sci-fi’ (Science fanfiction). kekekeke~ Semoga pada menikmati sajian dari menu ilmiah goreng mentega diatas.. wahahaha😀 *disambit sendal swallow -_-

    Pokonya makasi dah buat yg udah baca beserta ahjumma sayang.. ‘Yarica Eryana’ :*

  13. Aigoo..
    Aku pikir gak akan dipublish lg, dan ternyata dugaan saya salah😀
    serasa lg belajar kimia bukan baca ff*plakk* soalnya banyak senyawa kimianya itu -.-
    hayoooo!!
    Dilanjutttttttttttt😀
    #teriak bareng Yeon Hyo#

  14. Semoga yeon hyo ga jadi nikah sama siwon, terus jadian deh sama kyu😀
    Jira suka sama kyu ? Jangan (╥ ﹏ ╥)
    Kyu cuma milik yeonhyo sampe kiamat sekalipun …. !!!!!

  15. BWAHAHAHAHAHAH XDDDD ANGRY BIRD!!!!! xDDD
    ciyus miapah ini part yang paling kusukai dari yang lainnya XDDD
    bikin gulung2 XDDD
    apalagi waktu kyu dibujuk ngk mau terus sampe dia dibilang tampan…hahaha😄
    tapi saya benci kimia -_-
    asupan berlebih XDD
    angry bird hahahaha😄 masih lucu aja…aku tunggu lanjutannya XDD

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s