FF “Reminiscence” (PART 9) / Feeling (감정)

 

“Reminiscence”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast : Kyuhyun Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

                        Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Cho Yeon Hyo

 

                        Tiara Shahnaz a.k.a Kwan Jiyoo

 

                        Donghae Super Junior a.k.a Lee Donghae

 

Sub Cast :      Leeteuk Super Junior a.k.a Park Jung Soo

 

Sungmin Super Junior a.k.a Lee Sungmin

 

                        Sandeul B1A4 a.k.a Lee Sandeul (Sungmin’s Brother)

 

Weny Olivia a.k.a Lee Via (Sungmin’s Sister)

 

Eftarinda Irmania Monellaricco a.k.a Cho Yeon Ri (Kyuhyun’s Sister)

 

As Tagged :   Eyiikk Yiikk Dewii a.k.a Park Tae Young (Leeteuk’s Sister)

 

Kimmymaruluvkyu a.k.a Choi Hye Rin

 

                        Kyky cyank a.k.a Kim Ji Hyun

 

Vadya Angel’elf Leeteuk a.k.a Sung Sang Soon

 

                        Lidyana Sutedja a.k.a Shin Min Sung

 

Genre : AU!, Romance, Comfort, Hurt

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

 

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

 

Credit pict : Eftarinda Edited, Ulzzang Kim Shin Yeong, Ulzzang Hwang Mi Hee

 

Recommended Song :: Super Junior K.R.Y – Reminiscence

           

                                    Yiruma – When The Love Falls

 

 

FF “Reminiscence” (PART 9) / Feeling (감정)

 

 

 

“Pemotretan itu dilakukan beberapa hari yang lalu. Saya juga tidak menyangka jika perusahaan Cho akan memakai Nona Yeon Hyo sebagai icon terbaru untuk produk kosmetik dan pakaian mereka. Iklan itu baru beredar pagi ini. Tapi sudah menarik sebagian besar minat netizen dan konsumen yang mulai memburu beberapa toko butik terkenal yang diketahui telah bekerja sama dengan perusahaan Cho. Lagipula disana Nona Yeon Hyo terlihat sudah bisa berdiri,” jelas Min Sung yang membuat Park Tae Young kembali berteriak marah.

 

“Bukankah rancangan kita sudah selesai dikerjakan oleh Lee Via kemarin?! Lalu kenapa sampai sekarang belum juga dimulai pemotretan sialan itu?! Apa kita harus menunggu sampai perusahaan Cho menguasai pasar dan membuat perusahaan ini tersingkir?! Begitu maksud kalian?!” pekik Tae Young yang membuat Min Sung menunduk.

 

“Cepat panggilkan, Soonie! Dia bertanggung jawab dalam masalah ini! Dan juga cepat carikan model yang lebih cantik untuk bersaing melawan Cho Yeon Hyo!!”

 

“Tapi Nona..”

 

“Aku tidak mau mendengar penjelasanmu sekarang! Yang jelas kita harus bergerak cepat sebelum terlambat!” seru Tae Young emosi. Min Sung mengangguk dan kemudian membungkuk hormat ke arah Tae Young, tanda berpamitan. Beberapa detik kemudian, gadis manis itu berbalik meninggalkan ruangan Tae Young yang sudah kacau dengan amukan gadis bermarga Park itu.

 

“Cho Yeon Hyo!! Tunggu pembalasanku!!”

 

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

            “Aku lelah.”

 

“Sedikit lagi.”

 

Ya! Kau dengar tidak? Aku lelah! Dan aku mau istirahat, Kyu Hyun-ah!” pekik Yeon Hyo kesal. Kyu Hyun mendengus dan kemudian bangkit dari tempat duduknya dengan cepat.

 

“Kau mau kemana?” todong Yeon Hyo yang membuat Kyu Hyun menoleh.

 

“Bukan urusanmu,” sahut Kyu Hyun asal. Yeon Hyo melotot.

 

“Yak! Aku hanya bertanya kau kemana, Kyu Hyun-ah! Apa salahnya menjawab!”

 

Kyu Hyun menghentikan langkahnya dan kini berbalik menghadap Yeon Hyo dengan raut wajah merah padam. Menahan amarah.

 

“Bisakah kau tenang sedikit saja, Yeon Hyo-ya? Aku lelah mengurusimu seharian tapi kau tak peduli! Kau menyiksaku dengan pertanyaan-pertanyaan bodohmu itu yang entah sampai kapan akan terus berlanjut! Kau lelah? Aku juga merasa lelah! Kau hanya berdiri dan tersenyum ke arah kamera! Tapi aku? Aku yang mengatur semuanya! Menyiapkan makan siangmu, menemanimu ke toilet atau bahkan sekedar memberimu semangat! Ini melelahkan! Dan seharusnya kau paham kalau tidak hanya kau yang merasa bosan disini!” bentak Kyu Hyun emosi. Yeon Hyo terdiam.

 

“Sekarang kau mau berhenti setelah semuanya sudah dimulai? Apa kau tidak merasa kasihan pada Appa yang telah membangun perusahaan ini dengan susah payah? Apa kau tidak punya hati, Yeon Hyo-ya? Aku tidak pernah meminta bantuanmu dalam mengurus perusahaan. Baru kali ini kau membantu meningkatkan target penjualan kita, tapi kau sudah mengeluh macam-macam! Semalam aku bahkan harus bangun jam tiga pagi hanya untuk membuatkan semangkuk ramyeon panas untukmu! Kau tahu kenapa aku mau melakukan semua itu? Cih! Semua itu hanya untuk menyenangkan hatimu, Yeon Hyo-ya! Hanya untuk menyenangkan hatimu!”

 

Yeon Hyo tidak menjawab. Gadis itu hanya mampu menatap Kyu Hyun tanpa berkedip. Rasanya kata-kata Kyu Hyun barusan benar-benar mengoyak hati dan perasaannya.

 

Kyu Hyun benar. Kenapa Yeon Hyo mengeluh? Kenapa selama ini dia tak pernah mau membantu perusahaan keluarganya? Bahkan setelah Cho Ming Won meninggal, Yeon Hyo semakin tidak peduli dengan nasib dan keadaan perusahaan yang dirintis oleh ayah-nya itu selama bertahun-tahun. Kyu Hyun bekerja keras sendirian, tanpa bantuan siapapun. Dan kali ini Yeon Hyo merasa kalau kakaknya itu benar-benar hebat.

 

“Maaf, aku memang sterlalu egois,” ucap Yeon Hyo pelan. Kyu Hyun tersentak.

 

Ne?”

 

“Maaf, aku tidak pernah berusaha membantumu Oppa,” sahut Yeon Hyo yang seketika membuat Kyu Hyun sesak napas. Bagaimana tidak? Gadis itu tidak pernah lagi memanggilnya dengan sebutan ‘Oppa’ sejak mereka bertengkar hebat beberapa bulan yang lalu. Kyu Hyun membentak Yeon Hyo dan melarangnya menganggap Kyu Hyun sebagai seorang kakak. Sejak saat itu, Yeon Hyo memang tidak pernah memanggil Kyu Hyun dengan panggilan ‘Oppa’ dan malah seenaknya memanggil Kyu Hyun tanpa sapaan hormat.

 

Gwaenchana,” balas Kyu Hyun cepat. Pria itu tersenyum kecil dan membuat Yeon Hyo menarik napas lega.

 

“Aku lapar, Kyu Hyun-ah. Kita makan siang dulu, ne?” tanya Yeon Hyo sambil tersenyum jahil. Apa yang baru saja dia katakan? Kyu Hyun? Bukan ‘Oppa’ lagi? Aish!

 

Kyu Hyun tidak menjawab. Pria itu hanya menatap tajam ke arah bola mata kecokelatan Yeon Hyo dengan pandangan mengerikan.

 

“Kyu Hyun? Yak! Panggil aku dengan sebutan ‘Oppa’!” pekik Kyu Hyun geram. Yeon Hyo menggeleng.

 

Shireo!” tolak Yeon Hyo sambil tersenyum. Gadis itu suka sekali mengamati perubahan ekspresi wajah Kyu Hyun yang menurutnya sangat menarik. Bagaimana bisa pria itu tersenyum seperti malaikat, lalu sedetik kemudian berubah menjadi sesosok setan muda yang tampan?

 

Molla, Yeon Hyo tidak terlalu mengerti soal ini. Yang jelas menurutnya Kyu Hyun itu adalah sosok pria yang menarik dalam arti kata sebenarnya. Dia baik walaupun berusaha menjadi orang yang jahat untuk Yeon Hyo. Tapi gadis itu masih bisa melihat kebaikan yang terpancar dari bola mata tajam milik Kyu Hyun, walaupun pria itu menunjukkan raut wajah yang sangat tidak bersahabat.

 

“Cepat katakan!”

 

“Tidak mau!”

 

“Yeon Hyo-ya!”

 

“Kyu Hyun-ah!”

 

Aish! Jeongmal! Anak ini benar-benar!! Aaarrgghhhh!!” jerit Kyu Hyun frustasi. Yeon Hyo tertawa.

 

“Kau memang tidak berubah, Yeon Hyo-ya! Selalu menyebalkan! Gadis aneh yang gila!”

 

Wae? Apa katamu? Gadis aneh yang gila? Yak! Aku tidak gila, Kyuhyun-ah!” balas Yeon Hyo tidak terima.

 

“Kau gila! Gadis paling gila di muka bumi ini! Bagaimana bisa kau menertawakan kakakmu sendiri, huh?! Dasar menyebalkan!” sambar Kyu Hyun kesal.

 

“Kau yang menyebalkan!”

 

“Kau!!”

 

“Yaakk! Kau!!!”

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

“Bagaimana keadaannya?” tanya Dong Hae yang seketika membuat Yeon Ri menoleh. Gadis itu menghentikan suapannya dan menatap Dong Hae dalam-dalam.

 

“Sudah jauh lebih baik dari sebelumnya. Yeon Hyo Eonni sudah bisa berdiri walaupun hanya sebentar. Tapi itu merupakan suatu kemajuan yang pesat,” sahut Yeon Ri sambil tersenyum. Dong Hae mengangguk.

 

“Kabar yang bagus. Lagipula pernikahan kami akan berlangsung satu bulan lagi. Aku tentu akan memerlukan pendapat Yeon Hyo soal gedung dan rentetan persiapan untuk resepsi pernikahan,” ujar Dong Hae yang nyaris membuat air mata yang sejak tadi mengenang di pelupuk mata Yeon Ri jatuh ke bawah. Gadis itu lagi-lagi hanya bisa tersenyum kecut tanpa mampu menolong dirinya sendiri. Rasanya benar-benar tersiksa.

 

“Yeon Hyo Eonni pasti akan memilih dekorasi yang indah dan tentu saja warna pink serta putih akan lebih dominan dalam resepsi pernikahan kalian,” timpal Yeon Ri parau. Bodoh! Kenapa dia harus mengucapkan kata-kata dukungan seperti itu? Kenapa tidak terus terang saja? Akan lebih baik jika Yeon Ri mau berterus terang dan tidak berpura-pura seperti ini.

 

Ne, dia juga pasti sangat cantik dalam balutan gaun pengantin itu. Walaupun aku tak yakin kalau Yeon Hyo mau merelakan dirinya memakai high heels lebih dari dua jam. Dia sangat membenci jenis sepatu indah itu.”

 

“Aku tahu,” sahut Yeon Ri sambil menghela napas berat. “Yeon Hyo Eonni harus dibujuk dalam masalah itu. Biar aku saja yang akan menangganinya, Oppa. Kau tak perlu khawatir.”

 

Jeongmal? Ah~ ne, terima kasih. Aku sangat tertolong, Yeon Ri-ya.”

 

“Tak perlu sungkan. Aku juga merasa senang jika bisa membantu,” sahut Yeon Ri sambil tersenyum kecil. Gadis itu lalu mengaduk milkshake chocolate-nya dan menyeruputnya sedikit. Tampak membasahi kerongkongannya yang terasa kering.

 

“Bagaimana dengan pemotretan Yeon Hyo hari ini?” tanya Dong Hae penasaran. Yeon Ri terdiam. Gadis memutar kedua bola matanya dan kemudian mencondongkan tubuhnya sedikit ke arah Dong Hae. Berusaha memberitahu pria itu dengan suara pelan agar tidak ada satu pun orang yang menguping pembicaraan mereka.

 

“Kacau. Yeon Hyo Eonni bertengkar hebat dengan Kyu Hyun Oppa seharian. Mereka hanya berhasil mengambil gambar untuk model baju kasual, sedangkan untuk rancangan gaun pengantin akan ditunda sampai minggu depan,” bisik Yeon Ri yang membuat Dong Hae tersenyum geli.

 

“Sudah ku duga. Yeon Hyo pasti akan menolak gaun-gaun pengantin itu. Ah~ padahal aku ingin sekali melihat bagaimana hasil pemotretan tadi pagi.”

 

“Aku punya satu. Tadi Kyu Hyun Oppa yang mengirimkannya lewat e-mail. Hasilnya juga bagus, walaupun sebenarnya mood Yeon Hyo Eonni sama sekali tidak bagus belakangan ini. Dia juga bertengkar dengan Kyu Hyun Oppa setiap waktu,” ucap Yeon Ri sambil mengeluarkan selembar foto berukuran sedang dan memberikannya pada Dong Hae.

 

Pria itu menyambarnya, menatap foto itu secara seksama hingga akhirnya tersenyum takjub. Yang ada didalam foto ini sangat jauh berbeda dari Yeon Hyo yang biasanya. Disini Yeon Hyo benar-benar tampak seperti malaikat.

Kyeopta~” puji Dong Hae yang membuat Yeon Ri tersenyum.

 

“Yeon Hyo Eonni memang memiliki ‘bakat’ itu, hanya saja dia tidak pernah menyadarinya. Ide untuk menjadikan Yeon Hyo Eonni sebagai icon perusahaan sebenarnya berasal dariku. Tapi aku meminta Kyu Hyun Oppa untuk membujuk Yeon Hyo Eonni atau mungkin memaksanya. Setidaknya dengan ini, Yeon Hyo Eonni memiliki kegiatan positif ketimbang hanya duduk diam dirumah tanpa melakukan sesuatu. Lama-lama juga akan merasa bosan, bukan?”

 

“Kau benar, Yeon Ri-ya. Disini dia terlihat seperti model profesional. Benar-benar bagus sekali hasilnya. Gomawo,” sahut Dong Hae senang. Yeon Ri mengernyit.

 

“Terima kasih untuk apa? Aku tidak melakukan apa-apa.”

 

“Terima kasih karena telah menjaga Yeon Hyo dengan baik. Kau benar-benar adik yang baik,” jawab Dong Hae yang membuat Yeon Ri lagi-lagi harus mengangkat kedua sudut bibirnya ke atas dengan terpaksa. Yeon Ri memang sangat menyayangi Yeon Hyo. Dia bahkan rela mengalah demi kakaknya itu dan mengorbankan perasaannya terhadap Dong Hae. Tapi Yeon Ri juga manusia biasa, dia tetap merasa cemburu dan tersiksa setiap kali Dong Hae membicarakan Yeon Hyo saat bersamanya.

 

”Yeon Hyo Eonni adalah saudaraku, Oppa tidak perlu berterima kasih soal itu. Sebaliknya aku yang harus berterima kasih pada Oppa. Terima kasih karena telah mencintai Yeon Hyo Eonni apa adanya, mau menerima semua kekurangannya dan terus membuatnya bahagia. Aku benar-benar berterima kasih soal itu.”

 

Dong Hae tidak menjawab. Pria itu hanya tersenyum tipis dan kembali menatap  cappuccino latte yang belum disentuhnya sejak sepuluh menit yang lalu. Pikirannya melayang entah kemana. Ada perasaan aneh yang menjalari hati Dong Hae saat matanya tidak sengaja bertatapan langsung dengan Yeon Ri.

“Yeon Hyo Eonni tadi memintaku untuk memesan cokelat khusus. Dia menginginkannya,” ujar Yeon Ri yang membuat Dong Hae tersentak. Pria itu melamun rupanya.

 

Ne?”

 

“Cokelat mahal. Noka chocolate, harganya jutaan won,” jelas Yeon Ri sambil tersenyum. Dong Hae mengangguk mengerti.

 

“Cokelat kedua termahal di dunia, bukan? Ah~ ya, dia juga memintaku untuk memesannya kemarin. Cokelat itu hanya ada di Venezuela dan baru akan diproduksi jika ada yang memesan secara khusus. Sudah tiba semalam dan sekarang ada didalam mobil,” sahut Dong Hae yang membuat Yeon Ri mengerjap-ngerjapkan matanya. Tanda tak percaya.

 

Jeongmal?”

 

Ne, nanti malam aku akan mampir kerumah kalian dan memberikannya langsung pada Yeon Hyo.”

 

“Aahh~ terima kasih. Lagi-lagi aku tertolong,” ucap Yeon Ri senang. Dong Hae tersenyum.

 

“Lalu bagaimana denganmu? Kau tidak menginginkan sesuatu, Yeon Ri-ya?”

 

“Eh? Sesuatu?”

 

Ne, misalnya benda-benda yang kau cari selama ini,” sahut Dong Hae antusias. Yeon Ri menggeleng.

 

Aniya, tidak ada yang ku inginkan. Gomawo Oppa. Eerr.. Sebaiknya aku pulang sekarang, nanti Kyu Hyun Oppa malah mencariku. Dia bilang akan pulang cepat bersama Yeon Hyo Eonni,” tolak Yeon Ri cepat. Gadis itu kemudian beranjak dari tempat duduknya dengan gerakan tergesa, tampak buru-buru. Dan hal itu memancing tanda tanya besar dalam diri Dong Hae.

 

“Sampai bertemu lagi, annyeong..” ucap Yeon Ri sambil membungkuk. Gadis itu lantas berbalik dan meninggalkan Dong Hae yang ternyata belum sempat mengatakan apapun. Pria itu hanya tersenyum kecil dan kembali menatap cappuccino latte yang masih utuh dihadapannya. Kepulan asapnya sudah menghilang sejak beberapa menit yang lalu. Dan Dong Hae yakin sekali kalau minuman kesukaannya itu sudah terlanjur dingin.

 

“Kenapa dia?”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

“Kenapa lama sekali?” todong Yeon Hyo kesal. Kyu Hyun mendengus.

 

“Aku hanya pergi tak sampai sepuluh menit untuk membuat minuman konyol ini khusus untukmu! Kenapa kau masih protes, huh?!” balas Kyu Hyun tak terima. Pria itu lalu meletakkan segelas milkshake strawberry dihadapan Yeon Hyo, lengkap dengan semangkuk buah strawberry yang masih segar.

 

“Penampilannya cantik. Lalu bagaimana rasanya?” komentar Yeon Hyo sambil mengambil satu buah strawberry dan memasukkannya ke dalam gelas. Membuat buah asam berwarna merah itu mengapung di antara buih-buih pink lembut hasil perpaduan antara susu segar dan buah strawberry.

“Coba saja! Baru kau tahu bagaimana rasanya!” seru Kyu Hyun kesal. Yeon Hyo tersenyum iblis.

 

Jinjja? Lalu kalau ini tidak enak, bagaimana?” goda Yeon Hyo yang lagi-lagi membuat emosi Kyu Hyun memuncak.

 

“Aku sudah membuatnya susah payah! Dan kau harus meminumnya sampai habis!”

 

Mwoya?!”

 

“Jangan membantah! Cepat habiskan!” pekik Kyu Hyun sambil meraih gelas itu dan menyodorkannya ke arah Yeon Hyo. Tapi gadis itu tidak menerimanya, malah membuang muka.

 

“Yeon Hyo-ya!”

 

Shireo! Nanti minuman itu beracun!”

 

Wae? Apa katamu? Beracun?! Yak! Gadis bodoh! Mana mungkin aku mau mengotori tanganku sendiri dengan membunuh gadis aneh sepertimu!!” pekik Kyu Hyun kesal. Pria itu lantas menatap Yeon Hyo tajam dan membuat gadis itu mulai merasa risih.

 

Arra! Arra! Aku akan meminumnya!” sahut Yeon Hyo sambil menyambar minuman kesukaannya itu dengan cepat. Gadis itu menatap benda cair berwarna pink itu dengan ragu, lalu mulai meminumnya sedikit demi sedikit. Rasanya agak asam, sepertinya Kyu Hyun kurang memberi gula dalam minuman ini. Tapi anehnya, Yeon Hyo merasa kalau milkshake strawberry buatan Kyu Hyun ini segar sekali. Wangi strawberry tercium dengan samar. Membuat hati Yeon Hyo seketika merasa sedikit lebih tenang.

 

“Bagaimana rasanya?” tanya Kyu Hyun ingin tahu.

 

“Lumayan,” sahut Yeon Hyo cuek. Gadis itu lalu meletakkan milkshake strawberry yang tinggal setengah itu di atas meja kecil dekat tempat tidurnya. Kyu Hyun mendecak kesal.

 

“Lumayan? Yak! Aku sudah membuatnya dengan sepenuh hati! Tapi masih kau bilang ‘lumayan’? Kau menyebalkan sekali, Yeon Hyo-ya!” protes Kyu Hyun yang membuat Yeon Hyo terkekeh.

 

“Masih lebih baik daripada ‘tidak enak’, bukan? Sebenarnya milkshake strawberry buatanmu sangat buruk. Kau hanya memberinya sedikit gula, padahal strawberry itu adalah buah yang asam. Seharusnya kau menambahkan gula sedikit lebih banyak.”

 

“Aku sudah mencicipinya terlebih dahulu dan rasanya tidak buruk!” sahut Kyu Hyun membela diri. Yeon Hyo menggeleng.

 

“Dong Hae Oppa bahkan bisa membuat milkshake strawberry dengan sangat baik. Lalu kenapa kau tidak?”

 

“Aku bukan Dong Hae!” teriak Kyu Hyun kesal.

 

“Tentu saja! Karena Dong Hae Oppa jauh lebih baik darimu dalam hal apapun!” pekik Yeon Hyo yang sontak membuat Kyu Hyun terdiam.

 

Tiba-tiba saja suasana berisik yang mereka ciptakan sejak beberapa menit yang lalu itu mendadak hening. Keduanya diliputi oleh perasaan yang tidak nyaman serta pikiran-pikiran buruk. Kyu Hyun hanya bisa mematung ditempatnya berdiri tanpa tahu harus menjawab apa. Dia sadar kalau Dong Hae memang jauh lebih baik daripada dirinya. Dong Hae bahkan tidak pernah berteriak memaki Yeon Hyo seperti yang ia lakukan pada gadis itu hampir setiap hari sepanjang hidupnya.

 

Lee Dong Hae adalah sosok pria sempurna idaman setiap wanita normal di muka bumi ini. Dia tampan, kaya, baik dan juga perhatian. Dong Hae tak pernah berlaku kasar pada siapapun, termasuk Yeon Hyo. Dia adalah orang yang mau mengerti dan menerima Yeon Hyo apa adanya.

 

Berbeda dengan Kyu Hyun. Yeon Hyo bahkan harus melatih mentalnya agar bisa berhadapan dengan Kyu Hyun. Mungkin jika gadis lain berada di posisi Yeon Hyo, gadis itu kemungkinan besar akan bunuh diri atau setidaknya lari dari rumah. Tidak ada satupun orang yang mampu bertahan dalam hidup yang penuh kebencian, termasuk Yeon Hyo. Tapi gadis itu berusaha untuk tetap kuat dan menganggap kalau Kyu Hyun adalah setan yang harus dibasmi dimana pun ia menemukannya.

 

Mianhae…” desis Kyu Hyun lirih. Yeon Hyo terhenyak.

 

“Kenapa minta maaf?” tanya Yeon Hyo pelan. Kyu Hyun menggeleng dan tersenyum.

 

“Aku merasa telah menyakitimu terlalu banyak.”

 

Aniya…” sahut Yeon Hyo lemah. Gadis itu menunduk, tampak bersalah.

 

“Aku menyayangimu, Yeon Hyo-ya,” ucap Kyu Hyun yang membuat Yeon Hyo sontak mengangkat wajahnya. Gadis itu lalu menatap Kyu Hyun tanpa berkedip. Lagi-lagi perasaan aneh itu mengusik batinnya.

 

“Padahal aku berjanji akan menjadi kakak yang baik untukmu, Yeon Hyo-ya. Tapi entah kenapa rasanya aku tidak suka saat kau membicarakan soal Dong Hae dihadapanku,” tambah Kyu Hyun jujur.

 

“Kau gila,” balas Yeon Hyo sambil menggeleng. Kyu Hyun tersenyum.

 

“Bagaimana mungkin kau cemburu pada Lee Dong Hae? Dia tunanganku, Kyu Hyun-ah! Dan kau adalah kakak kandungku!”

 

Kyu Hyun menarik napas dalam-dalam dan kembali menatap Yeon Hyo dengan pandangan yang tidak bisa dijelaskan.

 

“Jika pernikahan sedarah itu tidak terlarang, tentu aku akan menikahi salah satu dari adik kandungku sendiri agar mereka tetap berada disisiku. Tidak pergi kemana-mana. Dan tidak jatuh di tangan orang yang salah.”

 

“Pemikiran gila,” ledek Yeon Hyo yang lagi-lagi hanya dibalas oleh senyuman kecil dari Kyu Hyun.

 

“Kau tidak tahu bagaimana rasanya jadi aku, Yeon Hyo-ya,” sahut Kyu Hyun misterius. Yeon Hyo mendecak.

 

“Berhenti mengatakan hal yang aneh-aneh, Kyu Hyun-ah! Aku lapar! Ingin makan ramyeon buatanmu!” sambar Yeon Hyo cepat. Kyu Hyun melotot.

 

Ya! Bukankah kau sudah makan ramyeon setengah jam yang lalu? Aish! Kau ini rakus sekali, Yeon Hyo-ya!”

 

“Bukan urusanmu!”

 

“Tentu saja itu urusanku, bodoh!”

 

“Cepat buatkan!”

 

Shireo!”

 

“Cho Kyu Hyun!!”

 

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

 

“Hasilnya bagus sekali! Kau memang berbakat, Nona Kwan!” seru Park Tae Young senang. Kwan Jiyoo mengangguk dan tersenyum kecil.

 

“Aku senang karena bisa membantu sepupuku dalam hal ini, Nona Park,” sahut Jiyoo sambil kembali memamerkan deretan giginya yang rapi. Tae Young mengangguk dan kemudian beralih menatap Min Sung.

 

“Kerjamu bagus sekali. Aku tidak tahu kalau kau mempunyai saudara yang sangat berbakat seperti Kwan Jiyoo,” ujar Tae Young puas.

 

“Jiyoo adalah saudara sepupu dari pihak ibu. Dia juga adalah tetangga sebelah rumah Lee Sung Min, namja chingu-ku. Tentu saja dia tidak akan keberatan jika diminta untuk menolong kita. Lagipula dia mempunyai sedikit masalah dengan Cho Yeon Hyo,” jelas Min Sung yang membuat Tae Young membulatkan matanya dengan sempurna.

 

Jeongmal?”

 

“Cho Yeon Hyo adalah adik dari Cho Kyu Hyun, mantan namja chingu-ku. Dia adalah pewaris tunggal seluruh aset kekayaan keluarga Cho. Dan Kyu Hyun memutuskan hubungan kami karena sesuatu yang tidak bisa ku mengerti sampai sekarang. Yeon Hyo pernah menjahiliku dan membuatku menangis dengan mengaku sebagai tunangan Kyu Hyun. Hubungan mereka tidak baik. Hingga pada akhirnya, aku mengetahui kenyataan kalau Yeon Hyo bukan lah adik kandung dari Kyu Hyun. Mereka tidak mempunyai hubungan darah sama sekali dan itu membuatku benar-benar merasa tersingkir,” ujar Jiyoo pelan. Tae Young tersenyum.

 

“Jadi ini alasan kenapa kau menyetujui kontrak kerja sama ini?” tanya Tae Young yang hanya dijawab dengan anggukan ringan Jiyoo.

 

“Hebat! Kita bahkan punya tujuan yang sama! Menghancurkan Yeon Hyo!”

 

“Aku tidak ingin menghancurkannya. Aku hanya ingin menunjukkan pada Kyu Hyun bahwa aku baik-baik saja. Dan aku akan merebut hatinya kembali dengan caraku sendiri. Aku ingin dia tahu kalau aku masih ada disekitarnya, mengawasi apapun yang sedang ia lakukan dan aku tak kan mau menyerah sebelum Yeon Hyo benar-benar mencintai Kyu Hyun melebihi cintaku padanya.”

 

“Pemikiran yang bijak sekali,” timpal Min Sung yang membuat Jiyoo menoleh. Gadis itu lalu menepuk pundak Min Sung yang tidak lain adalah saudara tirinya sendiri dan tersenyum getir. Bagaimana pun juga Min Sung tidak tahu kalau mereka sebenarnya adalah saudara tiri, bukan sepupu.

 

“Aku belajar semua ini dari Lee Sandeul. Dia teman yang baik. Dia adalah orang yang mengajarkan aku tentang banyak hal dan makna kehidupan.”

 

“Siapa Sandeul?” tanya Tae Young sambil mengernyitkan alisnya dengan sempurna.

 

“Adik laki-laki Sung Min. Dia teman Jiyoo sejak kecil,” jawab Min Sung yang diiringi anggukan ringan Jiyoo.

 

“Oh,” sahut Tae Young singkat. Gadis itu kemudian kembali menatap hasil pemotretan Jiyoo tadi siang sambil tersenyum penuh kemenangan. Ada beberapa foto Jiyoo dengan tema pernikahan. Gadis itu memakai gaun pengantin rancangan Lee Via, adik Sung Min. Dan ternyata gaun itu benar-benar cocok dengan kulitnya yang putih bersih.

 

 

 

“Foto-foto ini akan mulai beredar di beberapa majalah dan iklan besok. Dan aku yakin sekali kalau perusahaan Cho akan kalah cepat daripada kita. Mereka bahkan belum menentukan konsep gaun pengantin yang mungkin akan dipakai Yeon Hyo dalam pemotretan minggu depan. Dan kalian tahu apa artinya? Kali ini kita pasti akan menguasai pasar dengan cepat! Hahhaa!” ujar Tae Young senang. Min Sung mengangguk dan kemudian tersenyum. Begitu pula dengan Jiyoo. Rencana pembalasan Tae Young terhadap Yeon Hyo baru akan dimulai setelah ini dan gadis itu sudah tidak sabar ingin melihat bagaimana Yeon Hyo menderita.

 

Sebuah rencana yang tersusun rapi dan bersih. Bahkan Lee Dong Hae maupun Cho Kyu Hyun tidak akan menduga siapa dalang dibalik semua ini.

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

            Noka chocolate, sesuai dengan pesananmu Tuan Putri,” ucap Dong Hae yang membuat Yeon Hyo langsung memekik kesenangan. Gadis itu menyambar kotak berwarna merah terang itu dengan cepat dan mulai membuka pita putih yang membalut cokelat mewah itu.

 

Mata Yeon Hyo langsung berbinar dengan indah tatkala melihat lima buah cokelat berbentuk hati itu terpapar dengan jelas dihadapannya. Noka chocolate adalah cokelat kedua termahal didunia. Merupakan komplikasi terbaik cokelat hitam dari perkebunan Venezuela. Cokelat ini terbuat dari tujuh puluh lima persen kakao murni dengan campuran lain seperti mentega dan gula kakao. Keunikan produsen cokelat ini adalah tidak menambahkan semua jenis emulsifier atau rasa vanili dalam produk cokelat mereka.

 

“Ini enak sekali!” komentar Yeon Hyo dengan mulut penuh. Dong Hae tersenyum dan lantas mengacak pelan rambut kecokelatan milik gadis itu yang seketika membuat Kyu Hyun mendecak kesal. Pria itu sejak tadi duduk disamping Yeon Hyo, mengajak gadis itu mengobrol sembari menunggu Dong Hae datang. Dan ternyata? Saat Dong Hae datang, Yeon Hyo seakan lupa dengan keberadaan pria itu dan malah terfokus pada benda kecil berbentuk hati yang rasanya manis.

 

“Kau mau coba?” tawar Yeon Hyo sambil menyodorkan kotak cokelat itu ke arah Kyu Hyun. Tapi pria itu malah menggeleng dengan tampang malas.

 

“Itu cokelat kedua termahal di dunia?” tanya Kyu Hyun yang dijawab dengan anggukan ringan Dong Hae.

 

“Hufh! Memberikan cokelat semahal itu pada gadis tak menarik seperti Yeon Hyo adalah pemborosan besar, Hyung! Seharusnya kau tidak menuruti permintaan gilanya itu!” ucap Kyu Hyun yang membuat Yeon Hyo sontak menatap pria tajam.

 

“Bukan urusanmu!” pekik Yeon Hyo emosi. Dong Hae tertawa.

 

“Kakakmu hanya bercanda, Yeon Hyo-ya. Dia tidak serius mengatakannya,” ujar Dong Hae lembut. Yeon Hyo mendengus.

 

“Dasar gadis aneh! Kau bahkan belum mengucapkan terima kasih pada Dong Hae Hyung!”

 

“Memangnya aku peduli?!” sambar Yeon Hyo sebal.

 

“Yak! Kau itu seorang gadis! Kau seharusnya tahu bagaimana cara bersikap! Cepat bilang terima kasih!” bentak Kyu Hyun emosi. Dong Hae tertawa. Pria itu mengibas-ngibaskan tangan didepan mukanya dengan geli.

 

“Tidak perlu. Tidak usah. Hahahhaa!” timpal Dong Hae senang. Pria itu tidak bisa menghentikan tawanya yang membuat Yeon Hyo melirik kesal ke arah Kyu Hyun.

 

“Lihat! Dong Hae Oppa menertawakanku karena ulahmu, Kyu Hyun-ah!”

 

“Kenapa kau menyalahkanku, huh?!”

 

“Ini semua karena kau! Cho Kyu Hyun menyebalkan!”

 

“Cukup! Hahhaha!! Cukup! Kalian berdua sangat lucu! Hahahha!” sambar Dong Hae yang membuat Kyu Hyun dan Yeon Hyo sontak menatap pria tampan itu tajam.

 

“LEE DONG HAE!!!”

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Yang tadi itu mengerikan,” ucap Yeon Hyo yang membuat Yeon Ri mengernyit.

 

“Soal apa?” tanya Yeon Ri tak mengerti. Gadis itu baru pulang setelah puas berbelanja seharian bersama Cho Min Ra, ibu mereka. Dan saat pulang, ia malah menemukan Yeon Hyo dan Kyu Hyun duduk diruang makan tanpa melakukan sesuatu yang berarti. Hal yang sangat langka, mengingat Yeon Hyo dan Kyu Hyun adalah tipe orang yang tidak bisa diam. Mereka pasti ribut setiap saat walaupun yang diperdebatkan itu kebanyakan adalah hal-hal sepele yang tidak penting.

 

“Aku meneriaki Dong Hae Oppa untuk yang pertama kalinya! Dan ini karena kau, Cho Kyu Hyun!” pekik Yeon Hyo kesal. Kyu Hyun yang sejak tadi sibuk dengan ponsel android silver-nya itu lantas mengangkat wajahnya dan menatap Yeon Hyo dengan geram.

 

“Tapi setidaknya Dong Hae Hyung hanya tertawa! Dia tidak marah padamu, Yeon Hyo-ya!” sahut Kyu Hyun membela diri. Yeon Hyo mencibir.

 

“Sudah! Cukup! Bisakah sehari saja kalian tidak bertengkar?” sambar Yeon Ri sambil menatap Yeon Hyo dan Kyu Hyun secara bergantian. Keduanya malah tidak menghiraukan ucapan adik bungsunya itu dan kembali terlibat dalam perdebatan sengit yang tajam.

 

Yeon Ri menghela napas dan kemudian berlalu meninggalkan ruangan itu tanpa bicara. Pikirannya kusut. Rasanya Yeon Ri ingin berteriak memaki siapa saja yang muncul dihadapannya saat ini. Tapi ternyata dia tak bisa melakukan semua itu, Min Ra sudah lebih dulu muncul tak jauh darinya. Melambaikan tangan dan tersenyum lembut ke arah gadis itu.

 

Eomma…” desis Yeon Ri lirih.

 

“Ada yang harus kita bicarakan, Yeon Ri-ya. Berdua saja,” ucap Min Ra yang dijawab dengan anggukan ringan Yeon Ri. Gadis itu lalu mengikuti Min Ra dari belakang dengan perasaan kacau. Yeon Ri yakin sekali kalau ibunya akan membahas soal Lee Dong Hae lagi. Dan itu sangat menyakiti perasaannya.

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

“Apa ini? Cokelat yang aneh!” ucap Yeon Hyo tatkala membuka bungkusan kecil itu dan lantas menoleh ke arah Kyu Hyun yang sudah lebih dulu menghela napas kesal.

 

Chocopolagie, cokelat termahal di dunia,” sahut Kyu Hyun enteng. Yeon Hyo melongo.

 

“Ini? Cokelat termahal di dunia?” tanya Yeon Hyo parau. Gadis itu lalu mengerjap-ngerjapkan matanya tanda tak percaya.

 

“Itu adalah cokelat paling enak di dunia. Harganya jutaan won per buah, bukan satu kotak!” jelas Kyu Hyun yang lagi-lagi membuat Yeon Hyo terhenyak.

 

“Jadi? Alasanmu membangunkanku jam enam pagi hanya untuk pamer cokelat ini?” tanya Yeon Hyo polos. Kyu Hyun menggeleng.

 

“Itu untukmu, bodoh! Aku sengaja memesannya secara khusus semalam dan mereka langsung mengirimkannya dari Perancis! Kau tahu? Aku bahkan memaksa mereka agar cokelat itu sampai pagi ini! Hahahhaa!” suara tawa Kyu Hyun kembali terdengar. Yeon Hyo bergidik ngeri. Itu bukan suara tawa biasa, tapi tawa yang mengerikan yang jarang dikeluarkan oleh Kyu Hyun.

 

“Kenapa kau membelikan cokelat semahal ini untukku? Apa karena semalam Dong Hae Oppa memberiku cokelat yang mahal?” tanya Yeon Hyo yang membuat Kyu Hyun seketika menghentikan tawanya. Pria itu lalu menatap Yeon Hyo tajam.

 

“Aku hanya berusaha memberikan yang terbaik untuk adikku,” sambar Kyu Hyun membela diri. Yeon Hyo mendengus.

 

“Kau bahkan tidak membelikan Yeon Ri,” cecar Yeon Hyo sengit.

 

“Yeon Ri tidak suka makanan yang manis. Apakah kau lupa? Dulu kau yang selalu memakan jatah es krim Yeon Ri.”

 

“Alasanmu masuk akal,” sahut Yeon Hyo sambil menghela napas kasar. Beberapa detik kemudian gadis itu kembali menatap cokelat yang bentuknya bulat itu dan tersenyum kecil.

 

“Bentuknya aneh,” komentar Yeon Hyo yang langsung membuat emosi Kyu Hyun memuncak.

 

Chocopolagie ditemukan oleh Fritz Knipschildt, seorang juru masak yang belajar kuliner di Denmark. Pada tahun 1999, Knipschildt menciptakan salah satu cokelat paling enak di dunia. Truffle hitam di dalamnya berasal dari Perancis dan hanya tersedia jika dipesan terlebih dahulu. Truffle terdiri dari tujuh puluh persen Valhrona kakao yang dicampur dengan Ganache lembut dan minyak Truffle buatan tangan. Sebagai sentuhan akhir, Truffle ditaburi cokelat bubuk,” jelas Kyu Hyun panjang lebar. Yeon Hyo mematung.

 

“Dari mana kau tahu semua itu, Kyu Hyun-ah?” tanya Yeon Hyo polos. Terlihat seperti orang bodoh.

 

“Internet,” sahut Kyu Hyun cuek. Pria itu lalu tersenyum geli saat Yeon Hyo menganyunkan kepalanya ke atas dan ke bawah berulang kali. Tanda mengerti.

 

“Coba lah, hanya orang tertentu saja yang sanggup membeli dan memakan cokelat itu.”

 

“Barang langka,” gumam Yeon Hyo sambil menggigit Chocopolagie sedikit demi sedikit. Kyu Hyun terkekeh.

 

“Barang langka? Kenapa tidak sekalian harta karun saja?” timpal Kyu Hyun dengan maksud mengejek. Yeon Hyo mendengus.

 

“Kau menyebalkan!”

 

“Hhahahahaha!!”

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Bagaimana dengan yang ini?” tanya Dong Hae yang membuat Yeon Ri tersentak. Gadis itu buru-buru menoleh dan berusaha fokus pada apa yang ia lakukan saat ini.

 

 

“Bagus sekali. Cocok untuk Yeon Hyo Eonni,” sahut Yeon Ri sambil tersenyum.

 

Jeongmal? Ku pikir juga begitu.”

 

Ne, tapi bukankah gaun pengantin untuk pemotretan Yeon Hyo Eonni sudah dirancang oleh desaigner Kim?” tanya Yeon Ri heran. Dong Hae menggeleng.

 

“Ini bukan untuk pemotretan besok.”

 

“Lalu?”

 

“Untuk pernikahan kami,” jawab Dong Hae sambil tersenyum tipis. Yeon Ri terdiam. Gadis itu lalu menatap selembar foto gaun pengantin itu dengan pandangan yang tidak bisa dijelaskan. Ada rasa sakit yang teramat sangat disana dan Dong Hae sama sekali tidak menyadari hal itu. Sebuah rasa yang terpendam dan tidak bisa dijangkau oleh siapapun.

 

Jeongmal?” tanya Yeon Ri serak. Dong Hae mengangguk.

 

Eottohke?” desis Yeon Ri tanpa sadar yang membuat Dong Hae mengernyit. Pria itu tampak kaget dan kemudian meneliti raut wajah Yeon Ri yang memerah, menahan tangis.

 

“Kau tidak apa-apa?” tanya Dong Hae khawatir. Yeon Ri menggeleng dan kemudian menyeka air matanya yang terlanjur menetes dengan cepat.

 

“Kenapa kau menangis, Yeon Ri-ya?”

 

“Aku tidak apa-apa,” sahut Yeon Ri lirih.

 

“Tapi kenapa kau menangis?”

 

“Orang yang ku cintai akan segera menikah. Sama sepertimu dan Yeon Hyo Eonni,” jelas Yeon Ri setengah berbohong.

 

“Itu buruk.”

 

“Memang.”

 

“Lalu kenapa kau tidak mencegah pernikahan itu terjadi?” tanya Dong Hae lembut. Pria itu lantas menyeka air mata Yeon Ri yang mengalir secara perlahan.

 

“Aku tidak memiliki kuasa apapun untuk mencegahnya.”

 

“Jangan menyerah! Kau pasti bisa mendapatkan cintamu!”

 

Eoh? Lalu bagaimana misalnya orang yang ku cintai itu adalah kau, Oppa? Apa kau bersedia dipisahkan dengan calon istrimu? Yeon Hyo Eonni?” tanya Yeon Ri yang membuat Dong Hae terdiam.

 

“Aku harus bagaimana Oppa? Harus bagaimana?”

 

 

 

 

 

-TO BE CONTINUED-

 

 

 

 

#JEDEEEEEEERR!!!!

Hahahahha😄

 

Gimana dengan cerita PART ini ?

 

Antara GALAU dan menggila ala Hyo-Kyu *plak*

 

Komentarnya ditunggu yaa😄

 

Jangan bosen2 buat komentar FF gila saya yaa~~ #ditimpuk

 

 

_Yoon Yeon Hyo_

 

 

105 thoughts on “FF “Reminiscence” (PART 9) / Feeling (감정)

  1. hyokyu spt biasanya sibuk bertengkar tiap hari.
    yeon ri akhirnya kmu berani mengungkpkn perasaanmu walopun nyesek jg sih klo keadaannya kyk gtu.
    gmn reaksi donghae jd penasaran…
    dtgu kelnjutnnya😉

    • “Eoh? Lalu bagaimana misalnya orang yang ku cintai itu adalah kau, Oppa? Apa kau bersedia dipisahkan dengan calon istrimu? Yeon Hyo Eonni?” tanya Yeon Ri yang membuat Dong Hae terdiam.

      “Aku harus bagaimana Oppa? Harus bagaimana?”
      ========================
      disana tertulis jelas kalo Yeon Ri bilang “Bagaimana misalnya”
      nah, itu artinya Yeon Ri tidak mengungkapkan perasaannya terhadap Donghae😄
      dia hanya mengatakan “seandainya”, misalnya kalo orang itu adalah Donghae.
      hahhahaha😄

  2. hyo-kyu tiada hari tanpa bertengkar,,ckckckck!!
    mudah2n donghae menyadari perasaanx yeon ri.
    next part eon!! crtax makin seru aja.
    hee..

  3. Gak bakal bisa tenang kalo ada hyokyu, kerjaanny berantem terus…😀

    Kasian sama yeonri, padahal dia udah jujur, kapan donghae nyadarin perasaanny yeori??
    Lanjut oen, penasaran gimana reaksi donghae!! ^^

  4. akhir nya yg ditunggu kluar jg lnjtn nih ff, hyo-kyu tiada hari tnp brantem yah, donghae msh setia ajh sm yeon hyo bnr” pria b’karismatik #meleleh, ish tae young msh dengki ajh sm yeon hyo mn skrg sekutuan sm ji yoo pula #emosi, tp aq kasian sm yeon ri dia korban prasaan bgt nih bwt yeon hyo, q penasaran sm tanggapan donghae soal pertanyaan yg di ajuin yeon ri, bnrkh akn sad ending cha? jgn donk ca, ditunggu lnjtn nya yah ca

  5. yeon ri kasian.huhuhu
    Aku tdk setuju donghae nikah sama Yeon Hyo.huhu tp juga ga sama kyuhyun. Bolehnya sama aku.huahahaha😀
    Oohh chingu part selanjutnya jgn lama”,ini bener” bikin penasaran loh!!! Hihihih

  6. FF yang isinya antara GILA dan GALAU
    itu benar eonni. .

    bikin ketawa, geram, ngiler(?) dan ditutup dg nyesek. .

    di awal bayangin ekspresi kyuhyun pas yeon hyo manggil OPPA terus balik lagi manggil KYUHYUN-AH
    itu bener2 bikin ngakak. . .
    wkwkwkw

    geram sama kelakuan tae young. .
    padahal jiyoo yang udah diputusin kyuhyun aja gak begitu2 amat. .

    ngiler(?) gara2 kau majang coklat yang harganya selangit itu. . .
    pake ada milkshake strawberry kyuhyun’s handmade(?) pula. .

    dan akhirnya nyesek gara2 yeon ri sama donghae. .
    kasian mereka. . .
    yah walaupun eonni udah bilang kalau bakal sad ending, seenggaknya biarkanlah yeon ri sama donghae bersatu. .kasihan mereka. .
    #plak

    yaudah deh. .
    kayaknya aku cerewet banget komen kali ini sampe segini panjang. .
    haha. .
    mianhae kalo komenku jadi menuh2in. ..
    hehe. .
    terlalu antusias. .
    #plak

  7. walau aku agk sedihh krna tak d tag d fb oleh mu eoonn ..
    tp ceita ini sukses membuat airmataku keluar😥
    aku skrang ad d posisi Yeon Ri yg hrus mrelakan org yg
    kita syang hah .. FFmu slalu bgus eoonn , aku tunggu klnjutan’a
    dn jgn lupaa tag aku Yeon Hyo ennie!!!😥

  8. huaaaaa…. Hyo Kyu semakin menggila!!!

    itu enak banget jadi Yeon Hyo yah… bisa menikmati dua jenis coklat termahal sedunia yang harganya jutaan won yang berarti berapa rupiah tuh dalam waktu kurang dari 24 jem ;A;
    bisa gak aku jadi Yeon Hyo sebentar?
    *hening*

    tapi keren!
    setiap kata-kata yang kau ciptakan disetiap FF mu mampu membuatku hanyut bersama jalan cerita Yeon….
    itulah mengapa membaca FF mu itu semacem ketergantungan, bikin kecanduan dan lebih parahnya gak gitu suka baca FF dari author lain -____-

    Give me ‘Dae’ give me ‘Bak : : DAEBAK !!!!!😀

  9. aku suka adegan ini

    “Bentuknya aneh,”
    “Chocopolagie ditemukan oleh Fritz Knipschildt, seorang juru masak yang belajar kuliner di Denmark. Pada tahun 1999, Knipschildt menciptakan salah satu cokelat paling enak di dunia. Truffle hitam di dalamnya berasal dari Perancis dan hanya tersedia jika dipesan terlebih dahulu. Truffle terdiri dari tujuh puluh persen Valhrona kakao yang dicampur dengan Ganache lembut dan minyak Truffle buatan tangan. Sebagai sentuhan akhir, Truffle ditaburi cokelat bubuk,”
    “Dari mana kau tahu semua itu, Kyu Hyun-ah?”
    “Internet,”

    hahhahahhahha aku suka
    kau emang bisa nyiptain karakter s kyu yg kya gni eonn
    slalu sukkkkkkaa
    semangat buat yeon ri untuk mendapatkan cinta’a hae ppa *fighting
    tebar kissu kyu *di jambak author
    lanjuuuutt

  10. huwaaaa kasihan yeon ri
    aku gk ngebayangin kalau sedang diposisinya sekarang
    udah udah kyu ama hyo aja trus hae ama yeon ri jadi gk ada yg tersakiti deh heheheh ^_^
    ayo eon lanjut lanjut ^_^

  11. itu bener eon Noka chocolate, coklat termahal ??? O,O
    setiap baca FF ini ada unsur (?) pengetahuan nya jadi nambah ilmu😀
    kau hebah eonni,,
    suka pas kyuhyun ngejelasin tentang Chocopolagie ke yeon hyo😀
    keren .. keren ..

  12. huwaaaaaa…./….
    Yeon Hyo eonni, akk mnta coklatnya. T_T
    Akk jga pnggmar coklat. tpi bru prnah mkan coklat pling puol(?) hrga 500rbu.
    Coklatnya minta donk eon.

    FF.nya DAEBAAAKKKKK.
    dtunggu part brikutnya.
    JANGAN LAMA-LAMA YA..
    =)

  13. DAEBAAKK eon..!!!!
    Cenat-cenut(?) deh, gara2 baca epep ini…
    lanjut…
    oh y, publish nyha jangan lama2 yh eon.. jebal..

    Fighting eon!!

  14. otthoke?! pas ngerjain tugas cus baca chapter ini. tiba-tiba arggghh nan molla >< coklat termahal dari namja tertampan dan terevil? ^^V jinjaaa daebak eonni (y) fighting (^^)9

  15. keren…feelnya dapett bgtt eon,
    next part jangan lama2 eon
    ini bener2 bikin aku penasaran…>.<
    endingnya gmna??
    hyo~kyu/hyo~hae eonni beritahu dong yayaya wkwk
    yg jelas ayo cpet2 dilanjuttt ok:)

  16. akhirnya part 9 keluar… hahahahaha kyu keliatan bgt suka sama yeonhyo walaupun masih bingung…. kkkkk wah ini jiyoo masih suka sama kyu? udah lupakan kyu aja cari yg laen, kyu kan gak cakep2 amat kok *gampar sparkyu*… kkkkk

  17. ciaa.a….
    akhirnya yg kutunggu” keluar juga btang hurufnya,.,
    hehe

    daebak min,,,
    keren..
    dan bkin tambah galau…
    bkin donghae segera batalin pernkahan min, dan satukan hyo-kyu
    dan menrut q kurang panjang min ceritanya..
    #plak! maunya.
    buat part 11 jngan lama” y min,
    i am waithing..

  18. ah, susah banget ni komen nyangkutnya..
    Huft,
    part 9 msh blum bsa nebak apa yg akn trjdi?
    Kq aq bca komen ini ff bkal sad end c?
    Jgan dunk cha,
    satuin hyokyu sma haeri aj?
    Hobi bget c bkin sad end?
    Tp tetep semangat y nglanjtin part 10nya?

  19. Ha…… Aku binggung liat konflik ini
    Gmn nie jd nya hubungan kyu oppa sm yeon hyo
    Apa lagi ada jiyoo yg ganggu
    Aku tunggu next part nya thor
    And di part ini aku ngerasa masih terjadi konflik
    Dr pada hubungan percintaan merekaOh

  20. Yang ditunggu2 akhirnya keluar
    Agak pendek di part ini,kelanjutannya sangat2 ditunggu.Apakah Sad Ending?Mau nya Happy Ending……NIce FF🙂

  21. hehehehe , mau jga dong cokelatnya dr Kyu ma Hae, gak usah yg mahal2 , Chunkybear jga gak apa2 klo yg ngasih mreka mah,,hehehehehe
    oia, ampe brapa part ya,, jgn bnyak2 ya,,,
    Yeon Ri sabar bgt yaa,,,,

  22. Eonni…
    Konfliknyaa seruu, ini mah cinta segi4
    Kasiaan juga ya si Yeon Ri,,

    Eonni,
    FFnya Eonni kyaknya banyak deh yg dipost di FP Sjff,, ya kan ??

    Heehee,, aku penggemar setia FFmu Lohh,, meskipun jarang komen di WP,,

    Next partnya yg cepet ya Eon,,
    HWAITING^^

  23. kasian juga ma yeon ri harus nahan perasaan y gt,,,, berharap hyo y tau klo adik y suka ma donghae n nyerahin dongjae biar hyo ma kyuhyun,,,,, tp hyo pasti juga ngerasa bersalah nanti klo tau,,,, ahhhhhhh q sersalah nih bingung n mana jiyoo y n org2 tu bergabung buat ngehancurin huo lg…..
    kyuhyun ma hyo bisa akur ngak sih,,,, kyu kasi perhatian dong jgn kebawa emosi gt….
    q agak sesikit bingung gt ma cerita y yg menurut q jalan cerita y agak lambat terutama kyuhyun n hyo n pa lg merwka emosi y yg seharus y q dah ngerasa kyuhyun dah suka tp nanti balik lg marah2 n gindah gulana jd kyk kurang jelas gt mereka,,,,, ini pendapat q ja teraerah mau diterima pa ngak,,,, tapi tetep q suka sama cerita y….
    lanjut……

    • Namanya juga FF chapter -______-
      kalo cepet2 ya itu oneshoot *plak
      hahhahhaha😄
      Kyuhyun kan disini ceritanya bimbang, dia mulai perhatian setelah tahu kalo Yeon Hyo bukan adik kandungnya..
      tpi Yeon Hyo kan belom tau yg sebenernya =.=’
      jadi wajar kalo kayak gitu..
      terus ini lebih mengarah ke novel, jadi konfliknya naik turun naik turun begitu seterusnya😀

  24. \(ˆ▽ˆ)/ ƴɑɑɑƴ \(ˆ▽ˆ)/
    Akhirnya yeon ri mengakui perasaannya sama donghae oppa… Walaupun scra trselubung (?)
    Ayooo oppa, terima aja yeon ri😀
    Aigooo, lgi2 jiwa HKS ku kumat ^^
    Waduhhh,,,rncana apa lg yg disusun sm mantannya kyu n geng nya??
    Mdh2an cho family siap menghadapi rncana busuk (?) itu.
    Ditunggu next part nya cha…
    Pnsrn pengen liat yeon hyo pke baju pengantin😀
    *ps : brharap ga sad ending lg #fingercross#

  25. Aigoo. Sedih banget rasanya jdi yeon ri. Cinta brtepuk sebelah tngan. Nyesek uy..

    Aish eon..
    Itu coklat bkin iler netes ya.. :Q
    Wkwkk..
    Jdi pngin eon. Hha.

    Tae Young udh krja sama ama jiyoo aj nih. Fiuh. Mulai gawat deh posisi yeon hyo eonnie. (⌣́_⌣̀)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s