FF [4 Season Stories] “Spring Blossom” -OneShoot-

 

[4 Season Stories] Spring Blossom

 

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast : Eunhyuk Super Junior a.k.a Lee Eunhyuk

 

                        Lestari Kan Aq a.k.a Song Yong Ra

 

 

Sub Cast : Kyuhyun Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

                        Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

 

 

 

Genre : AU!, Romance, Comfort

 

 

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu

                        Super Junior milik ELF, tapi Kyuhyun dan Fanfiction ini hanya milik Yeon Hyo😄

 

 

Credit pict : Masih Lestari Edited, Kim Shin Yeong ulzzang (visual Yeon Hyo)

 

 

Recommended Song :: Super Junior – Angel

 

                                    Super Junior – Haru

 

 

 

 

 

 

 

 

 [4 Season Stories] “Spring Blossom” –OneShoot-

 

 

 

 

 

 

 

 

———————————————————-

 

Musim semi…

 

Apakah dengan datangnya musim ini, cinta juga akan hadir?

 

Jika cinta tercipta dalam kehangatan musim ini…

 

Apakah akan indah seperti seribu bunga mekar?

 

Dan atau kah mungkin, cinta itu akan berkembang layaknya tumbuhan rambat yang mengusik pepohonan?

 

Jika saja kupu-kupu tidak datang untuk membantu penyerbukan…

 

Ketika semuanya terlambat dan musim panas menjelang…

 

Merusak rona warna cerah bunga-bunga cinta yang indah…

 

Akan kah cinta itu tetap bersemi cemerlang tepat pada waktunya?

 

———————————————————-

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

-Gwangjin, Seoul-

 

 

Hari masih pagi. Jalanan kota Seoul belum begitu ramai dengan hiruk pikuk kendaraan. Lagipula ini adalah hari libur. Sebagian besar warga negara penghasil gingseng ini lebih memilih untuk bersantai-santai dirumah ketimbang berkeliaran dan menyibukkan diri diluar ruangan.

 

Seorang gadis berkulit putih tampak berjalan pelan sambil menatap penuh arti ke arah sebuah toko bunga yang baru saja buka. Gadis itu merentangkan kedua tangannya dan menghirup oksigen sebanyak-banyaknya. Berusaha menikmati suasana kota Seoul di kala pagi.

Beberapa detik kemudian, pandangannya kembali beralih pada toko bunga yang masih terlihat sepi itu. Gadis itu berpikir sejenak dan kemudian pada akhirnya memutuskan untuk menyebrang jalan dan menghampiri toko bunga itu.

 

Baru saja gadis itu hendak melangkahkan kakinya, tiba-tiba sebuah mobil porche merah datang dengan kecepatan kencang dan hampir saja menabrak gadis itu jika saja sang pengemudi mobil itu tidak segera menginjak pedal rem mobilnya.

 

Gadis itu tertegun beberapa saat. Tampak shock, hingga akhirnya lututnya terasa lemas dan gadis itu pun terduduk di aspal.

 

Sang pengemudi mobil mewah itu ternyata tidak tinggal diam. Namja yang mengenakan kacamata hitam itu sontak turun dari mobilnya dan berlari menghampiri gadis itu dengan raut wajah khawatir.

 

Gwaenchana?” tanya namja itu yang membuat sang gadis seketika menoleh.

 

“Aku baik-baik saja…” sahut gadis itu parau. Masih tampak terkejut dengan kejadian yang hampir saja menimpanya.

 

Mianhamnida.. Aku tidak berkonsentrasi…” ucap namja itu yang dijawab oleh anggukan ringan gadis itu.

 

Sang namja membantu gadis itu berdiri dan kemudian mengeluarkan sapu tangan berwarna putih untuk membersihkan tangan gadis itu. Sang gadis lagi-lagi tertegun. Tak mampu mengucapkan sepatah kata pun. Namja yang sedang membersihkan telapak tangannya ini tampaknya orang baik.

 

“Lee Hyuk Jae imnida.. Kau bisa memanggilku dengan sebutan Eunhyuk..” ucap namja itu sambil mengulurkan tangan. Gadis itu menatap uluran tangan namja itu dengan ragu.

 

“Song Yong Ra imnida..” sahut gadis itu sambil tersenyum.

 

“Yong Ra? Hhmm.. Sepertinya aku pernah mendengar nama-mu, Nona Song.. Tapi aku lupa dimana…” ucap Eunhyuk cengengesan.

 

Aniya, kita tidak pernah bertemu sebelumnya…”

 

“Kau benar…” jawab Eunhyuk yang lebih terdengar seperti gumaman.

 

“Aahh~ ya, senang mengenalmu, Tuan Lee..”

 

“Hehehe.. Bukan kah kau tadi ingin menyebrang? Kau ingin membeli buket bunga, ne? Aku bisa membantumu jika kau mau.. Anggap saja sebagai permintaan maafku…” tawar Eunhyuk yang dibalas gelengan ringan Yong Ra.

 

Aniya, aku tidak bermaksud untuk membeli.. Tapi hanya mencari sesuatu..” sahut Yong Ra misterius.

 

“Sesuatu? Bukan kah toko bunga adalah tempat yang lengkap jika kau ingin mencari sesuatu yang berhubungan dengan tanaman?” komentar Eunhyuk yang lagi-lagi membuat Yong Ra menggeleng.

 

“Tapi aku yakin sekali jika bunga yang ku cari tidak akan dijual disana…”

 

“Bunga apa yang kau maksud?” tanya Eunhyuk penasaran. Raut wajah Yong Ra berubah muram. Ada luka yang terselip dalam setiap senyuman yang ia perlihatkan pada namja itu sejak tadi.

 

“Sakura… Aku mencari bunga sakura…”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Mencarimu… Seperti mencari kebenaran pertanyaan besar dalam diriku..

 

Entah lah, apakah aku harus menyerah sebelum memulai semuanya?

 

Atau terus bergerak maju dan melupakan semua yang pernah ada?”

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Yeon Hyo-ya!!” panggil seorang namja tampan bertampang jutek sambil berbaring di atas sofa. Tangannya masih sibuk mengotak-atik sebuah benda seukuran telapak tangan dengan lincah. Namun, tiba-tiba saja namja itu menghentikan permainannya dan sontak mengedarkan pandangan tajamnya ke seluruh sudut ruangan. Berusaha mencari gadis yang sejak tadi berniat membuatkan ramyeon untuk sarapan.

 

Aish! Kemana gadis bodoh itu?!” gerutu Kyuhyun sambil menekan tombol pause dan meletakkan PSP-nya diatas meja. Namja itu pun beranjak dari atas sofa dan mulai berjalan menuju dapur.

 

“Yeon Hyo-ya!!!” pekik Kyuhyun yang membuat seorang gadis tersentak kaget dan hampir saja menjatuhkan mangkuk hitam yang diduga kuat berisi satu porsi ramyeon instant itu.

 

Ya!! Kau membuatku kaget, Tuan Cho!!” protes Yeon Hyo sambil mendengus kesal.

 

“Mana ramyeon-ku? Aku sudah hampir mati karena lapar!!” seru Kyuhyun yang membuat Yeon Hyo menyodorkan mangkuk hitam yang ke arah namja itu dengan enggan.

 

Kyuhyun pun menyambar mangkuk berisi ramyeon itu tanpa basa-basi dan langsung memakannya dengan menggunakan sumpit.

 

Beberapa detik kemudian, namja itu mengernyit.

 

“Ini yang kau sebut dengan ‘ramyeon’, huh?! Rasanya aneh! Tidak enak!!” seru Kyuhyun sambil mendecak kesal.

 

“Bagaimana kau bisa menjadi istri yang baik jika memasak ramyeon saja tidak becus?!” tambah Kyuhyun yang membuat Yeon Hyo mengepalkan tangannya kuat-kuat. Tampak menahan emosi.

 

“Bodoh!! Siapa juga yang sudi menikah dengan namja pemarah sepertimu, hah?! pekik Yeon Hyo kesal.

 

Eoh? Jadi kau tidak mau menikah denganku?! Arraseo! Aku pergi!!” sahut Kyuhyun emosi. Namja itu meletakkan mangkuk ramyeon itu dan bergegas meninggalkan Yeon Hyo yang hanya bisa berdiri mematung. Beberapa detik kemudian, terdengar suara pintu dibanting. Bersamaan dengan jatuhnya setetes kilauan bening dari sudut mata kiri Yeon Hyo.

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Cinta adalah sesuatu yang membuatku terus mengingat tentang keberadaanmu..

 

Cinta juga yang membuatku tetap bertahan walau harus menunggumu seribu tahun…

 

Cinta yang menyatukan dan cinta juga yang memisahkan…”

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

“Kau yakin ingin tetap mencari bunga sakura itu?” tanya Eunhyuk sambil kembali fokus menatap jalanan kota Seoul. Gadis cantik yang tengah berada disamping Eunhyuk itu hanya mengangguk pelan.

 

“Kenapa tidak bunga yang lain saja? Bukan kah masih banyak bunga yang lebih bagus daripada sakura… Hhmm… Mawar misalnya…” timpal Eunhyuk yang membuat Yong Ra menghela nafas.

 

Mereka memang baru saja mengenal satu bulan yang lalu. Tapi hubungan diantara keduanya ternyata tidak seperti itu. Eunhyuk adalah tipe namja terbuka yang bisa mengakrabkan diri dengan mudah pada orang yang baru dikenalnya. Sedangkan Yong Ra adalah gadis pendiam yang sedikit tertutup.

 

Gadis itu sama sekali tidak pernah menceritakan soal dirinya dan juga alasan kenapa dia selalu mencari toko bunga yang menjual sakura. Berbanding terbalik dengan Eunhyuk yang hampir menceritakan seluruh kisah yang pernah terjadi dalam hidupnya pada Yong Ra walaupun gadis itu hanya menunjukkan respon yang sedikit terhadap cerita Eunhyuk.

 

“Aku tidak dapat mengganti bunga sakura itu dengan bunga lainnya… Termasuk mawar walaupun terlihat lebih indah dan harum.. Tidak, aku tidak menginginkan apapun kecuali sakura..” ucap Yong Ra yang membuat Eunhyuk mengernyit.

 

“Sakura hanya tumbuh di Jepang… Bagaimana kalau kita kesana saja? Aku akan mengajakmu kesana, Yong Ra-ya…” jawab Eunhyuk yang membuat Yong Ra menoleh dan menatap namja itu aneh.

 

“Kenapa kau baik sekali padaku, Tuan Lee? Padahal kau tidak mengenalku sebelumnya.. Dan juga kau tidak tahu sebenarnya apa tujuanku mencari sakura itu…”

 

“Aku hanya menawarkan bantuan untuk seorang gadis yang kebingungan.. Apakah aku salah?” tanya Eunhyuk yang membuat Yong Ra sontak menggeleng.

 

Aniya, walaupun Jepang adalah negeri sakura… Tapi aku sama sekali tidak menginginkan sakura-sakura itu walaupun jumlahnya tak terhitung lagi… Aku hanya ingin melihat sakura yang tumbuh disini… Di negara ini…” ucap Yong Ra sambil terus menerawang. Tampaknya pikiran gadis itu benar-benar fokus pada bunga sakura yang ia yakini tumbuh disekitar sini.

 

“Bagaimana bisa kau begitu yakin, Nona Song?”

 

“Tentu saja aku yakin.. Karena seseorang pernah menjanjikan hal itu padaku..”

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Jika Tuhan tidak mengizinkan kita bersama…

 

Biarkan aku yang berdosa karena telah menentang takdir Tuhan dan membuat penyatuan itu terjadi…”

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

            Kyuhyun menatap layar kosong PSP-nya dengan tatapan malas. Namja itu kemudian meletakkan benda putih itu diatas meja kecil disamping tempat tidurnya dengan perlahan. Saat menaruh benda yang merupakan belahan jiwanya itu, ekor mata Kyuhyun menangkap sebuah gambar yang terbingkai rapi dengan indahnya.

 

Kyuhyun meraih bingkai foto itu dan menatap raut wajah gadis yang tengah tersenyum itu dengan tatapan yang tidak bisa dijelaskan. Ada rasa rindu yang memuncak tatkala melihat kedua bola mata kecokelatan milik gadis itu. Kyuhyun tak bisa membohongi dirinya sendiri. Dia merindukan gadis itu. Sangat merindukannya.

 

 

 

 

“Yeon Hyo-yaEottohke? Aku sangat merindukanmu, gadis bodoh…” desis Kyuhyun sambil memeluk bingkai foto itu.

 

Sebulan yang lalu, Kyuhyun memutuskan untuk menjaga jarak dengan Yeon Hyo setelah mereka bertengkar hebat di apartemen milik gadis itu. Kyuhyun mengganti nomor ponselnya, pindah sementara dirumahnya yang lain dan menyerahkan segala urusan kantor pada sepupunya yang bermarga Lee.

 

Namja tampan itu memilih untuk pergi berlibur dan menenangkan diri. Walaupun Kyuhyun sangat merindukan sosok Yeon Hyo disampingnya, tapi entah kenapa namja itu merasa ada sesuatu yang janggal. Ada sesuatu yang menghalangi pikirannya untuk tetap fokus pada sosok gadis yang tiga bulan lagi akan menjadi pendamping hidupnya itu.

 

Kyuhyun beranjak dari tempat tidurnya dan berjalan menuju pintu yang terbuat dari kaca berukuran besar. Namja itu menggeser pintu kaca yang tertutup tirai tipis itu dan melangkah menuju balkon rumahnya yang terlihat ramai dengan beberapa jenis bunga.

 

Yeon Hyo tidak pernah kemari. Itu sebabnya gadis itu tidak mungkin menemukan Kyuhyun disini. Suatu hal yang membuat Kyuhyun cukup bernafas lega. Tiga tahun yang lalu, Kyuhyun bertemu dengan Yeon Hyo dalam sebuah pertemuan singkat dan manis. Kyuhyun mengingat wajah Yeon Hyo dengan jelas. Tapi lupa menanyakan namanya. Dan ternyata takdir berpihak pada mereka berdua.

 

Dua tahun yang lalu, secara tidak sengaja Kyuhyun bertemu lagi dengan gadis itu di Cheonggyecheonketika hari sudah menjelang malam.

 

Kyuhyun yang saat itu baru pulang dari London, memutuskan untuk menikmati pemandangan indah di  Cheonggyecheon. Kyuhyun memang baru pulang ke tempat kelahirannya ini setelah belasan tahun hidup di Inggris. Dan mulai meneruskan perusahaan ayahnya yang berkembang pesat di wilayah Gwangjin, Seoul.

 

Kyuhyun menghela nafas dan tiba-tiba saja ekor matanya menemukan sebuah titik fokus yang cukup ajaib. Jarang sekali Kyuhyun terlihat begitu tertarik seperti ini.

 

Namja itu kemudian melangkahkan kakinya ke sudut kanan balkon. Tangan kanannya terulur ke udara, menyentuh kelopak bunga yang tampaknya baru saja mekar beberapa hari yang lalu.

 

“Sakura?”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Semua kisah indah yang pernah terjadi didalam dongeng…

 

Tentu belum seindah kisah hidupku saat bertemu denganmu…”

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

            “Yong Ra-ya! Aku menemukan sakura!” seru Eunhyuk sambil melambaikan tangan penuh semangat ke arah Yong Ra yang masih sibuk dengan bunga-bunga mawar yang tumbuh di perkarangan rumahnya.

 

Gadis itu menoleh dan mengeryit. Kemudian dengan langkah gontai, Yong Ra menghampiri Eunhyuk dengan sedikit tergesa.

 

“Dimana? Dimana sakura itu?!” tanya Yong Ra dengan mata berbinar.

 

“Disekitar sini! Aku melihatnya di balkon rumah seseorang.. Tampaknya dia sengaja menanam sakura itu disini… Pohonnya ada didalam pot yang tidak terlalu besar… Sepertinya sakura itu memang sengaja dikerdilkan agar mudah dibawa kemana-mana!” seru Eunhyuk yang membuat Yong Ra tersentak.

 

“Itu dia! Itu pohon sakura yang ku cari!” jawab Yong Ra antusias.

 

Jinjja? Kita pergi sekarang kesana, kajja!”

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Mencari bukti dalam kebenaran takdir…

 

Sama saja seperti mencari jarum yang terselip diantara tumpukan jerami…

 

Sulit dan membosankan..”

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

            “Sakura…” desis Yong Ra pelan sambil menutup mulutnya dengan telapak tangan.

 

Gadis itu tersentak dan berjalan ragu ke arah perkarangan rumah yang terlihat asri itu. Beberapa tanaman hijau tumbuh disana. Dan juga, balkon kamar yang menghadap ke arah jalan itu juga penuh dengan bunga-bunga bermekaran.

 

Seorang namja berperawakan tinggi tampak membelai kelopak-kelopak bunga sakura yang tumbuh mekar di salah satu sudut balkon yang terlihat dengan jelas.

 

Song Yong Ra menyipitkan matanya dan berusaha fokus pada pohon sakura yang kerdil itu termasuk juga dengan namja yang tengah berdiri disana.

 

Eunhyuk yang menyadari perubahan sikap Yong Ra sontak mengernyit. Namja itu tidak menyangka kalau Yong Ra akan begitu tertarik pada bunga sakura. Untung saja, Eunhyuk ingat kalau saudara sepupunya memiliki bunga cantik itu disalah satu rumah yang dimilikinya.

 

Kyuhyun adalah sepupu Eunhyuk yang berusia lebih muda satu tahun dari namja itu. Dia adalah tipe namja dingin yang cukup tertutup dengan kehidupan pribadinya. Bahkan Eunhyuk hanya pernah bertemu Yeon Hyo dua kali, padahal mereka berada di kota yang sama.

 

“Kyuhyun-ah!” panggil Eunhyuk yang membuat namja itu dan juga Yong Ra seketika menoleh.

 

“Kau mengenalnya?” tanya Yong Ra dengan raut wajah tak percaya.

 

“Aku belum cerita padamu, ne? Hhehehe… Dia Cho Kyuhyun.. Saudara sepupuku.. Ibunya adalah adik dari ayahku…”

 

Jinjja?” tanya Yong Ra sambil mengerjap-ngerjapkan matanya. Gadis itu merasa hal ini tidak mungkin untuk menjadi nyata.

 

“Tentu saja.. Sejak kapan aku berbohong padamu, Yong Ra-ya?” sahut Eunhyuk yang sontak membuat Yong Ra terdiam.

 

Beberapa saat kemudian, terdengar suara langkah kaki mendekat. Membuat Yong Ra dan Eunhyuk menoleh.

 

“Apa yang kau lakukan disini, Hyung? Dan siapa gadis disampingmu itu?” tanya Kyuhyun yang membuat Yong Ra seketika tersentak.

 

“Aku? Apakah kau tidak mengenaliku, Kyuhyun-ah?” tanya Yong Ra yang membuat Kyuhyun mengernyit. Alisnya bertautan. Tampak bingung.

 

Molla.. Aku baru melihatmu hari ini…” ucap Kyuhyun dingin. Eunhyuk mengerutkan kening, tampak bingung.

 

“Kalian saling kenal?” tanya Eunhyuk heran.

 

Aniya, dia mengingatkanku pada seseorang yang ku kenal.. Hhmm.. Mungkin aku salah orang…: jawab Yong Ra berbohong.

 

Tidak, gadis itu tidak ingat pada seseorang yang dikenalnya. Tapi orang itu memang Kyuhyun. Cho Kyuhyun adalah orang yang ia cari selama ini. Pemilik dari sakura itu. Sakura yang dibawa oleh Yong Ra enam tahun yang lalu dari negara asalnya, Jepang.

 

“Darimana kau mendapatkan sakura itu?” tanya Yong Ra parau. Tubuhnya mulai gemetar. Dan ternyata keanehan yang ditunjukkan Yong Ra menarik perhatian Eunhyuk yang sejak tadi merasa ada yang janggal dengan semua kebetulan ini.

 

“Entah lah, seingatku.. Saat aku pulang ke Seoul, aku memang membawa serta sakura itu tanpa tahu alasannya.. Padahal hanya sakura biasa, tapi entah kenapa aku merasa harus membawa sakura itu kemana pun aku pergi… Jadi setelah tiba disini, aku meletakkannya dirumah ini.. Dan baru ingat kalau aku menyimpan sakura itu disini saat melihatnya di balkon itu..” jelas Kyuhyun datar.

 

“Kau kenapa?” tanya Eunhyuk khawatir. Raut wajah Yong Ra berubah menjadi pucat.

 

“Kau…kau adalah—“

 

“Kyuhyun-ah!” teriak seorang gadis dari kejauhan yang membuat mereka bertiga sontak menoleh.

 

Gadis cantik yang baru saja turun dari mobilnya itu menyunggingkan senyumannya yang manis dan berlari ke arah Kyuhyun. Memeluk namja itu serta mencium pipinya sekilas.

 

Bogoshippo-yo… Kau kemana saja, Kyuhyun-ah? Bermaksud menghindariku, huh?! Bahkan untuk mengetahui alamat rumahmu yang satu ini, aku harus menemui eomma-mu!” todong Yeon Hyo yang membuat Kyuhyun mendengus.

 

Yong Ra menatap gadis yang tengah mencium pipi Kyuhyun itu dengan pandangan yang tak bisa dijelaskan. Sorotan mata terluka. Dan Eunhyuk menyadari hal itu.

 

“Aku baru saja ingin menghubungimu, bodoh!!” sahut Kyuhyun dingin. Yeon Hyo terkekeh.

 

“Kau sudah tidak marah lagi padaku? Mianhae… Aku sudah mengatakan hal yang tidak-tidak padamu, Kyuhyun-ah…” ucap Yeon Hyo dengan raut wajah bersalah. Kyuhyun mengangguk dan mengecup puncak kepala gadis itu.

 

“Aahh~ mianhamnida, Yong Ra-ssi… Aku belum mengenalkan calon istriku padamu… Hhmm.. Dia Yeon Hyo… Yoon Yeon Hyo, calon istriku.. Kami akan menikah sebentar lagi..” ujar Kyuhyun yang membuat lutut Yong Ra seketika terasa lemas.

 

Tiba-tiba saja, air mata mulai mengalir membasahi pipi gadis cantik itu. Eunhyuk yang sedari tadi hanya diam mendengarkan, kini mulai bereaksi.

 

Mianhae, Kyuhyun-ah… Sepertinya aku harus mengantar Nona Song pulang… Sampai berjumpa lagi, Yeon Hyo-ya…” sambar Eunhyuk cepat.

 

Namja itu lalu membungkuk, tanda berpamitan. Eunhyuk memegang erat bahu Yong Ra dan menahan gadis itu agar tidak jatuh. Lalu membukakan pintu mobil untuknya.

 

Tak lama kemudian, mobil porche merah yang dikendarai Eunhyuk itu melaju meninggalkan perkarangan rumah Kyuhyun. Membuat Yeon Hyo tersadar dan sontak menoleh ke arah Kyuhyun.

 

“Kenapa dengan gadis itu?” tanya Yeon Hyo yang dibalas oleh gelengan ringan Kyuhyun.

 

Molla… Dia aneh.. Aahh~ ya, kau sudah belajar memasak ramyeon? Aku lapar..” ucap Kyuhyun dengan raut wajah memelas. Yeon Hyo tersenyum.

 

“Tentu saja! Mari masuk! Akan ku buatkan ramyeon yang paling enak untukmu, Kyuhyun-ah!”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Dikala rindu itu datang…

 

Semua kebencian memudar dan hilang dalam sekejap…

 

Lalu bagaimana jika pada kenyataannya aku memang harus berpisah denganmu?

 

Akan kah kebencian itu kembali menghampiriku?”

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

“Kau mengenal Kyuhyun? Dimana?” tanya Eunhyuk begitu namja itu menghentikan laju mobilnya tepat didepan rumah Yong Ra. Gadis itu menoleh dan tersenyum kecut.

 

“London.. Lima tahun yang silam…” sahut Yong Ra yang membuat Eunhyuk mengernyit.

 

“Kau… Dari London?” tanya Eunhyuk lagi. Kali ini nada suaranya terdengar kecewa.

 

Ne.. Aku lahir dan besar disana.. Aku mengenal Kyuhyun sejak kami menjadi teman sebangku disekolah menegah.. Dia—“

 

“Tunggu dulu! Jangan bilang kalau Kyuhyun itu namja chingu-mu?!” seru Eunhyuk panik. Namja itu menutup kedua telinganya menggunakan tangan. Membuat Yong Ra sontak tersenyum dengan tingkah konyol namja itu.

 

“Kau kenapa? Aku bahkan belum selesai bicara…” ucap Yong Ra yang dibalas dengan gelengan ringan Eunhyuk.

 

“Aku tidak mau mendengar kalau itu adalah berita buruk!” sahut Eunhyuk yang membuat Yong Ra tertawa.

 

Aniya, kalau benar dia namja chingu-ku, lalu kenapa dia sama sekali tidak mengenaliku?” tanya Yong Ra yang membuat Eunhyuk terdiam.

 

Jinjja?”

 

“Hhmm.. Boleh kah aku menceritakan kisah ini padamu, Tuan Lee?”

 

“Tentu saja… Aku akan dengan senang hati mendengarnya…”

 

“Tapi aku bingung harus memulainya darimana…” ujar Yong Ra yang sontak membuat Eunhyuk mengacak pelan rambut gadis itu.

 

“Pelan-pelan saja.. Kau bisa menceritakannya dengan santai.. Aku akan mendengarkannya jika itu bukan hal yang buruk..” jawab Eunhyuk yang membuat Yong Ra mengernyit.

 

“Eerr.. maksudku, bukan hal yang bisa membuatmu menangis tersedu-sedu…” ralat Eunhyuk sambil nyengir. Yong Ra tersenyum. Namja yang kini tengah berada dihadapannya itu benar-benar polos dan baik.

 

Arraseo… Mungkin ini terdengar konyol atau sedikit menyakitkan.. Tapi aku berusaha untuk menceritakan kisah ini dengan baik untukmu..”

 

“Aku sudah siap..” sahut Eunhyuk sambil tersenyum.

 

“Aku bingung harus memulainya darimana.. Eerr.. Mungkin dari alasanku mencari sakura itu, ne? Aku mencari sakura itu karena aku adalah pemilik sakura itu yang sebenarnya.. Aku pindah dari London ke Seoul setahun yang lalu karena sepupuku mengatakan kalau dia pernah melihat sakura itu di toko bunga sekitar wilayah Gwangjin.. Ku pikir namja itu dengan sangat tega telah menjualnya.. Tapi setelah aku mencari sakura itu.. Tetap saja tidak ku temukan di toko bunga manapun.. Dan aku mulai kehilangan harapan dan menganggap sakura itu telah dibeli oleh seseorang dengan harga tinggi..” ucap Yong Ra sambil menunduk. Raut wajah gadis itu berubah

 

“Lalu? Namja yang kau maksud itu adalah Kyuhyun?” tanya Eunhyuk pelan. Yong Ra mengangguk.

 

“Dia adalah orang yang paling dekatnya denganku.. Tidak hanya karena kami sama-sama berasal dari Korea.. Kami lebih tampak seperti sepasang kekasih.. Dia begitu memperhatikanku, begitu juga sebaliknya.. Kami memang tidak pernah saling mengungkapkan perasaan masing-masing.. Dia suka sekali menyanyikan sebuah lagu romantis untukku walaupun dia adalah tipe namja  yang dingin dan terkadang tidak berperasaan.. Musim semi tiga tahun yang lalu, aku dan Kyuhyun berjanji untuk bertemu di Tower Bridge yang membentang diatas sungai Thames.. Aku menunggu disana sampai tiga jam lamanya dan Kyuhyun tak kunjung datang.. Aku menyerah dan memutuskan untuk pulang ke apartemenku..”

 

“Kyuhyun tidak datang?”

 

Ne, dia tidak datang dan ponselnya juga tidak aktif.. Sejak saat itu aku tak pernah bertemu lagi dengannya.. Aku mencari Kyuhyun ke apartemen miliknya dan juga menunggunya dikampus.. Ternyata dia benar-benar menghilang tanpa jejak.. Aku tak harus mencarinya kemana lagi.. Aku begitu kehilangan sosoknya..” sahut Yong Ra parau. Setetes kilauan bening mulai mengalir membasahi pipi kanan gadis itu.

 

“Jangan menangis.. Semua ini pasti ada penjelasannya…” ucap Eunhyuk sambil menyeka air mata gadis itu dan tersenyum.

 

“Kyuhyun tidak mungkin mempermainkan perasaanmu, Yong Ra-ya.. Aku sangat mengenalnya..” tambah Eunhyuk dengan suara bergetar. Sebenarnya ada rasa tidak rela saat mengatakan hal ini pada Yong Ra. Eunhyuk tidak dapat membohongi perasaannya sendiri kalau dia mulai menyukai gadis itu. Dan tentu saja bermaksud untuk selalu melindunginya.

 

“Bukan salahnya jika tidak mengingatku.. Bukan salahnya jika melupakan kenangan tentangku..” sahut Yong Ra sambil terisak. Beban pikiran yang selalu menghantuinya selama ini terasa menguap ke udara. Seiring dengan tangisan lirih yang meluncur dari mulut mungil gadis itu.

 

“Lalu karena sepupumu melihat sakura itu disini.. Jadi kau berpikir kalau itu adalah Kyuhyun?” tanya Eunhyuk yang membuat Yong Ra mengangguk.

 

“Aku mencarinya selama dua tahun di London dan ternyata tidak aku tak kunjung menemukannya.. Dan aku mencari Kyuhyun disini setiap hari semampu yang ku bisa… Ada hal yang harus ku ungkapkan padanya.. Walaupun pada kenyataannya, Kyuhyun telah memiliki seorang kekasih disini.. Tapi aku tetap merasa ada sesuatu yang mengganjal pikiranku..”

 

“Aku bisa membantumu jika kau mau, Yong Ra-ya…” ucap Eunhyuk yang membuat Yong Ra terdiam dan menatap namja itu tak mengerti.

 

“Apa itu?”

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Ketika takdir sudah berbicara…

 

Apakah kita masih mampu untuk menentang kehendak-Nya?

 

Atau berdiam diri dan menyesali semua yang telah terjadi tanpa bermaksud memperbaikinya?

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

“Kyuhyun-ssi..” panggil seorang yeoja yang sontak membuat Kyuhyun menoleh. Namja mengernyit.

 

“Kau? Bukankah kau adalah gadis yang kemarin datang bersama Eunhyuk Hyung?” tanya Kyuhyun sambil menatap Yong Ra yang kini telah berdiri tepat dihadapannya. Gadis itu mengangguk.

 

“Boleh aku bicara sebentar denganmu, Kyuhyun-ssi?” tanya Yong Ra yang dijawab anggukan ringan Kyuhyun.

 

Namja itu lantas menepuk bangku kayu kosong yang berada disamping kirinya. Seakan memberi isyarat agar Yong Ra duduk disana.

 

Ne, kamsahamnida Kyuhyun-ssi…” ucap Yong Ra sambil tersenyum tipis. Namja itu mengangguk.

 

“Sebenarnya apa yang ingin kau bicarakan denganku, Yong Ra-ssi?” tanya Kyuhyun yang sontak membuat Yong Ra terdiam. Lidah gadis itu terasa kelu. Sulit rasanya untuk membuka suara apalagi menjelaskan semua yang ingin ia katakan pada Kyuhyun.

 

Aniya… Sepertinya aku salah.. Mianhamnida telah menganggu waktumu, Kyuhyun-ssi..” sahut Yong Ra cepat. Gadis itu buru-buru bangkit dari tempatnya duduk dan membungkuk tanda berpamitan.

 

Chakkaman! Jangan pergi dulu, Nona Song!” seru Kyuhyun sambil menahan pergelangan tangan gadis itu. Yong Ra tersentak. Seketika tubuhnya terasa lemas.

 

“Gerak gerikmu mencurigakan sekali… Sebenarnya ada apa? Jangan membuatku penasaran!”

 

“Aku…aku—“

 

“Dia adalah gadis yang sangat dekat denganmu, Kyuhyun-ah.. Dia adalah gadis yang selama tiga tahun ini mencari keberadaanmu..” ucap seorang namja yang membuat Kyuhyun dan Yong Ra sontak menoleh.

 

Hyung?”

 

“Tiga tahun yang lalu.. Saat kau ingin menemui Yong Ra di Tower Bridge pada saat pertengahan musim semi.. Kau mengalami kecelakaan yang menyebabkan benturan hebat dikepalamu.. Yeon Hyo yang saat itu kebetulan berada disana, menolongmu dan membawamu kerumah sakit dengan keadaanmu yang sudah tak sadarkan diri.. Gadis itu menungguimu sampai sadar dan kemudian menghubungi keluargamu.. Apakah kau ingat, Kyuhyun-ah? Saat itu kau tidak ingat apapun.. Bahkan kau tidak mengenali ibu-mu sendiri.. Dan ternyata Tuhan mempertemukan kau lagi dengan Yeon Hyo secara tidak sengaja saat kau kembali dari London dua tahun yang lalu..” ujar Eunhyuk sambil tersenyum miris.

 

“Eh? Apakah hal itu benar? Kenapa aku tidak ingat sama sekali?” tanya Kyuhyun yang membuat Yong Ra menghela nafas berat.

 

“Namamu Cho Kyuhyun, kau memiliki tinggi 180 cm dengan kulit putih susu kebanggaanmu.. Kau sangat menyukai warna hitam, putih dan biru.. Kau menyukai musim dingin dan tentu saja salju.. Makanan kesukaanmu adalah Bulbogi.. Kau adalah namja maniak game yang pintar matematika.. Kau terkesan pendiam, padahal sebenarnya kau adalah teman mengobrol yang paling baik.. Kau membenci musim semi karena dengan adanya musim semi, maka musim dingin yang kau sukai itu akan segera berakhir.. Kau membenci sayuran dan tidak mau memakannya walaupun kau dipaksa untuk memakan benda yang kau sebut sangat terkutuk itu..” ucap Yong Ra pelan sambil tersenyum kecut.

 

“Kau… Kenapa kau tahu semua tentangku?” tanya Kyuhyun kaget.

 

“Kau masih tidak mengingatku, Kyuhyun-ssi?” sahut Yong Ra balik bertanya. Kyuhyun menggeleng.

 

“Dia mengalami kehilangan ingatan dan dokter mengatakan ingatannya tidak akan kembali walaupun dia berusaha keras untuk mengingat semua masa lalunya…” jelas Eunhyuk yang membuat Kyuhyun mengernyit.

 

“Jadi maksud Hyung.. Aku benar-benar mengenal gadis ini? Tapi kenapa aku sama sekali tidak mempunyai bayangan sedikitpun tentangnya? Saat ingin pindah dari London.. Aku hanya merasa harus membawa pohon sakura unik itu kemana pun aku pergi.. Aku pernah menjualnya pada seorang nenek penjaga toko bunga.. Tapi keesokan harinya, aku merasa bersalah karena telah menjual sakura itu… Entah merasa bersalah dengan siapa, aku juga tidak tahu.. Aku kembali mengambil sakura itu dan membayarnya dua kali lipat dari harga semula pada nenek itu.. Setelah kejadian itu, aku menyimpan sakura itu disini.. Di balkon rumah ini agar bisa selalu ku nikmati saat aku merasa jenuh atau sedang bertengkar hebat dengan Yeon Hyo…” ucap Kyuhyun yang membuat Yong Ra tersenyum.

 

“Sakura itu milikku.. Aku yang menanamnya sendiri saat liburan ke Jepang, mengunjungi ahjumma Shin.. Dan saat kau bilang, kalau kau membenci musim semi… Aku lantas memberikan sakura itu seminggu sebelum kita mengadakan perjanjian untuk bertemu di Tower Bridge.. Aku memintamu untuk selalu menjaga sakura itu dan membawanya kemana pun kau pergi, Kyuhyun-ssi… Kau tahu? Rasanya berat sekali untukku saat mengetahui kau tidak datang.. Aku berusaha untuk menunggumu.. Tapi ternyata kau memang tidak akan datang… Mianhamnida, aku sampai mencarimu kesini.. Aku hanya ingin bertemu denganmu lagi dan memastikan kalau kau baik-baik saja..”

 

“Yong Ra-ssi…” desis Kyuhyun dengan bibir bergetar. Rasanya takdir memang menuntut namja itu untuk menunggu gadis ini datang sebelum pernikahannya dengan Yeon Hyo diselenggarakan.

 

Mianhamnida, Kyuhyun-ssi.. Aku hanya ingin menyampaikan kata-kata yang dulu sempat ku rancang saat ingin bertemu denganmu tiga tahun yang lalu.. Ku harap, kau mau mendengarkannya..” ucap Yong Ra yang membuat Kyuhyun mengangguk. Gadis itu lantas melirik Eunhyuk. Tapi namja itu hanya tersenyum seraya memberi kode agar Yong Ra segera mengatakan semuanya.

 

“Kyuhyun-ah.. Aahh~ mianhamnida aku memanggilmu informal seperti ini..”

 

Gwaenchanayo, lebih baik kau jangan terlalu formal padaku, Yong Ra-ya..” sahut Kyuhyun ringan. Yong Ra mengangguk dan menghela nafas. Tampak tegang.

 

“Tiga tahun yang lalu.. Aku mengajakmu bertemu di Tower Bridge dengan maksud untuk mengungkapkan perasaanku selama ini padamu, Kyuhyun-ah.. Aku mencintaimu… Sangat mencintaimu.. Kau adalah satu-satunya namja yang menarik perhatianku.. Kau baik dan juga selalu bersikap peduli walaupun terkesan cuek dan dingin.. Aku menyukaimu.. Sama seperti kesukaanku terhadap musim semi dan bunga sakura.. Bahkan lebih…” ucap Yong Ra yang membuat Kyuhyun tersenyum tipis.

 

Gomawo… Tapi maaf, karena aku benar-benar lupa tentang masa laluku.. Aku bahkan tidak ingat siapa diriku sendiri.. Aku minta maaf padamu, Yong Ra-ya.. Gara-gara aku, kau jadi kesusahan seperti ini.. Aku tidak bermaksud dan juga aku tidak menginginkan kecelakaan itu terjadi.. Mungkin saat itu, aku menyimpan perasaan yang sama denganmu… Tapi sekarang, aku sudah tidak punya perasaan seperti itu lagi.. Aku memiliki calon istri yang sangat ku cintai.. Dia adalah gadis yang menolongku dalam kecelakaan itu.. Dan suatu keajaiban terjadi, aku bertemu dengannya lagi disini.. Mianhae, aku tak dapat menggantinya dengan kehidupan masa lalu yang tidak bisa ku ingat lagi.. Maafkan aku, Yong Ra-ya.. Maaf karena aku telah membuatmu jadi seperti ini.. Tiga tahun bukan lah waktu yang singkat untuk mencari seseorang..”

 

Yong Ra mengangguk dan tersenyum. Perlahan kilauan bening menetes dari sudut mata gadis itu. Eunhyuk yang menyadari kalau Yong Ra menangis, sontak mengeluarkan sehelai saputangan dan memberikannya pada gadis itu.

 

Yong Ra tidak menerimanya, gadis itu hanya tertegun melihat uluran tangan Eunhyuk yang mengarah padanya. Saputangan itu. Saputangan yang sama dengan yang dipakai Eunhyuk untuk membersihkan tangan Yong Ra saat hampir menabrak gadis itu.

 

“Jangan menangis… Aku benci jika melihatmu menangis.. Bukankah kau sudah berjanji untuk tidak menangis, Nona Song?” ujar Eunhyuk yang membuat Yong Ra mengangkat kedua sudut bibirnya ke atas. Membentuk sebuah senyuman.

 

Gomawo, Kyuhyun-ah.. Setelah mengatakan hal ini, aku merasa lega.. Rasanya aku sangat senang.. Chukkae untuk pernikahan kalian yang akan berlangsung sebentar lagi.. Aku turut berbahagia untukmu, Kyuhyun-ah…” ucap Yong Ra sambil membungkuk.

 

“Kau juga, Yong Ra-ya… Semoga kau mendapatkan seseorang yang bisa melindungimu dengan baik.. Setelah ini, berbahagialah.. Karena aku akan bahagia jika kau merasa bahagia..” sahut Kyuhyun sambil mengacak pelan rambut gadis itu dan tersenyum.

 

“Pasti.. Pasti aku akan mendapatkan kebahagiaan itu, Kyuhyun-ah…”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Aku mencintaimu, seperti bintang yang mencintai malam…

 

Dan aku akan memberi seluruh jiwaku..

 

Aku menginginkanmu, meskipun bumi tak pernah mengizinkan..

 

Bila memang itu yang terjadi… Aku tak perduli…”

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

-EPILOG-

 

 

 

 

“Yong Ra-ya!” pekik Eunhyuk sambil menurunkan kaca samping mobilnya. Namja itu mengamati perkarangan rumah Yong Ra dengan seksama. Tiba-tiba saja, seorang gadis yang memakai gaun formal selutut tampak keluar dari balik pintu besar rumah itu.

 

Gadis itu memakai high heels dan mengikat rambutnya ke atas, memperlihatkan leher jenjangnya yang indah. Eunhyuk terpana tatkala gadis itu mulai melangkah dengan anggun ke arahnya.

 

Namja itu bergegas keluar dari mobil dan membukakan pintu disisi lain mobil itu untuk seorang gadis cantik yang mencuri perhatiannya pagi ini.

 

Kyeopta!” puji Eunhyuk yang membuat Yong Ra tersenyum. Gadis itu kemudian masuk kedalam mobil porche merah kebanggaan Eunhyuk dan menunggu namja itu untuk masuk kedalam.

 

Gomawo…” ucap Yong Ra sesaat setelah Eunhyuk masuk kedalam mobil dan duduk disamping gadis itu.

 

“Bagaimana perasaanmu hari ini?” tanya Eunhyuk yang membuat Yong Ra kembali mengembangkan senyumannya yang manis.

 

“Sangat baik.. Aku tak pernah merasa sebaik ini seumur hidupku..” sahut Yong Ra sambil meraih pergelangan tangan Eunhyuk dan mengenggamnya erat.

 

“Terima kasih…”

 

“Untuk apa?” tanya Eunhyuk tak mengerti.

 

“Terima kasih karena telah menemaniku selama ini, Eunhyuk-ah.. Terima kasih karena telah mau menemaniku untuk menghadiri resepsi pernikahan Kyuhyun dan Yeon Hyo pagi ini.. Terima kasih juga karena telah bersedia menjemputku…” jawab Yong Ra yang membuat Eunhyuk tertawa.

 

“Terima kasih juga karena telah hadir dalam hidupku, Eunhyuk-ah…” sambung Yong Ra yang lagi-lagi membuat namja itu tertawa.

 

“Kau mengucapkan kata ‘terima kasih’ banyak sekali… Lalu bagaimana caraku membalasnya? Hhhmm.. Sepertinya aku harus mengatakan satu hal padamu…”

 

Yong Ra mengernyit. Gadis itu menatap Eunhyuk bingung.

 

“Apa?”

 

“Terima kasih karena telah mengajarkanku tentang cinta.. Kau tahu? Selama ini aku tidak begitu memahami apa makna cinta yang sebenarnya.. Kau mengajarkanku banyak sekali tentang cinta.. Bagaimana cara menyayangi seseorang dengan tulus, berkorban tanpa pamrih untuknya dan tentu saja bagaimana cara untuk mengikhlaskan seseorang demi kebahagiaannya… Kau gadis yang hebat, Yong Ra-ya.. Aku mengagumimu.. Bahkan mungkin mencintaimu…” sahut Eunhyuk sambil menunduk.

 

“Kau?”

 

Ne, mungkin bagimu ini terlalu cepat karena kita baru tiga bulan yang lalu saling mengenal.. Tapi entah kenapa, aku merasa kau adalah gadis yang menjadi takdir yang selama ini ku cari, Yong Ra-ya.. Saranghae.. Aku mencintaimu..” ucap Eunhyuk yang membuat Yong Ra tersenyum lembut.

 

Gadis itu kemudian membelai wajah Eunhyuk dan mencium pipinya sekilas.

 

Saranghae.. Aku juga mencintaimu, Eunhyuk-ah..”

 

 

 

 

 

 

 

-THE END-

 

 

 

 

 

#JEDEEERRR !!!!

 

Aarrgghh ! FF gagal =.=’

 

Maaf buat Lestari saeng kalo ceritanya beneran gaje, aneh dan gak sesuai dengan harapanmu…

 

Huwaaaaaaaa !! *ngacak2 rambut frustasi*

 

Baru kali ini bikin FF dengan CAST UTAMA itu EUNHYUK !!

 

Sumpah.. bikin stress =.=’ *plak #ditabok unyuk

 

GOMAWO buat yang udah baca atau gak sengaja nemu FF ini ditengah jalan(?)

 

Hohohoooo~

 

Saya tidak berbakat bikin FF dengan cast eunhyuk #gigit bantal

 

 

Komment..komment😄

 

Sampai ketemu dengan FF khusus [4 Season Stories] selanjutnya😄

 

= “Summer Desire” (Sungmin – Kyuhyun)

 

= “Autumn Scene” (Donghae – Kyuhyun)

 

= “Winter Tale” (Yesung – Kyuhyun)

 

 

 

 

_Yoon Yeon Hyo_

82 thoughts on “FF [4 Season Stories] “Spring Blossom” -OneShoot-

  1. kyaaaaaa >.<
    main cast nya eunhyukk ..
    gni diblng tdk brbakat?? o.O gmn klo brbakat ny eonnii😄
    tinggl dipoles(?) diasah(?) dn diprtajam(?) eonnii biar semenggelora(?) FF nya kyuuuu *emangpedang-___- #ditabok eonnii #PLAKK haha😄

  2. enggak terlalu mengecewakan kok eonni. . .
    lumayan mengharukan. .
    aku suka sama narasi ato apa itu namanya yg d tulis bold. .

    ceritanya juga mendobrak(?) cerita2 sejenis yg akhirnya kembali pada cewek di masa lalu. .
    kkk~

    • yang ditulis pakek bold ?
      hahahha😄
      itu namanya QOUTES😀
      wkwkkwkwk
      gomawo😀
      hahhahaa.. iyaaa… endingnya memang sengaja dibikin KYUHYUN gak inget sama sekali dan udah cinta sama Yeon Hyo.. jadinya gak balik deh sama Yong Ra😀

  3. Di FF ini Eunhyuk gak ada pikiran yadongnya sama sekali ya*dicubit eunhyuk
    Eonni, ini bukan ff gagal ini bener” keren !
    Wahh ditunggu tuh ff yang lainnya hehehe ^^

  4. _aiqoo,,kau bkin q nangis*wae,,??_coz krain kyuhyun bklan blik ma yong ra,,huaa udah deg2’n bnget tau eon,,
    _btw kyk’a agk gmna g2 eon klo cast utama’a bkan hyokyu,,he
    v daebak koq’,,hwaitinq*next winter,,arraseo eon》he,??

  5. suka suka suka !!
    feel nya dapet banget untuk menggambarkan perasaan yong ra.
    aaiiggoo~~ selingkuhan ku sabar banget ><
    *kisseu eunhyuk ^^
    itu bertengkar cuma gara gara ramen?? gada yang lebih elit apa hyokyu ckckck…
    *jitak
    Semangat berkarya ^^

  6. Yey. Ngk tau ke PD an or emang komen wall aku ke eoni tentang ff 4 musim di kabulin. . Tp sumpah keren eon. .di tunggu ff musim2 selanjutnya🙂

  7. Huaaa….pikiranku ttg si eunhyuk di ff sll sifat dia yg yadong ga ketulungan..tp di sini beda bgt..

    So,ga kok chingu kalo ni ff gagal or gaje…cz memang kereeennn…

  8. kyaaaaa ff si abang kunyuuuuk kekeke
    emg sii oenn rada krg greget ff nya tp over all slalu sukaa ama gaya bhasa oeeni typ bkin crta😀
    aluur romance kunyukny krg banyak oenni hahaa
    dtunggu slalu stories slanjutnya🙂

    • hahhahah😄
      Ryeowook udah ada kok😀
      Judulnya “Hate U, Love U” isinya Sungmin, Ryeowook sama Kyuhyun😀
      iyaaa~~ silahkan ^^
      baca juga 3 kisah musim lainnya >.<
      *nunjuk Autumn Scene, Winter Tale, Summer Desire*

  9. Eonni ini FF udah kereen bgt loh, huh aku bernafas lega Kyuhyun ttep smaa Yeon Hyo kekeke~
    Tp aku rada susah mbayangin Eunhyuk sma karakter disitu #plakk dia bisa sehangat itu sma yeoja, romantis juga wkwk

    FF eonni memang daebakk! semua🙂
    mian eon bru bisa baca + coment, hehe

  10. waaah keren , eh anyeong kak aku reader baru syafira imnida, cerita kak bagus semua maaf baru komen di ff ini selama ini baca lwt hp jadi susah , cerita nya gak ketebak kak , bikin greget

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s