FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 7)

 

“Ya!! Namja Babo!”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast :   Kyuhyun  Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

Sungmin Super Junior a.k.a Lee Sungmin

 

Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Azk Ririn Kiseki-vipelf Kyunnie a.k.a Yoon Rin Rin

 

 

Sub Cast : Kibum Super Junior a.k.a Kim Kibum

 

Yesung Super Junior a.k.a Kim Jong Woon

 

Siwon Super Junior a.k.a Choi Siwon

 

Kim Sky Kyu a.k.a Shim Na Na

 

Tyaas Permana a.k.a Choi Shi Yuan

 

 

 

Genre : AU, Romance, Comfort, Sad, Angst

 

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

 

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

 

 

 

 

 

 

 

“Ya!! Namja Babo!” *PART 7*

 

 

 

 

 

 

Aku berdiri dibalik pintu, berusaha menatap apa yang terjadi di dalam. Kibum sedang mengantar Rin Rin pulang kerumahnya. Dan aku sendirian diluar tanpa tau apa yang harus aku kerjakan.

 

Dari celah-celah pintu, aku melihat Yeon Hyo tertawa riang bersama Kyuhyun. Tampak sangat bahagia. Aku senang melihat Kyuhyun bisa membuat Yeon Hyo ceria seperti itu. Apalagi ekspresi wajahnya saat mendengar Kyuhyun bernyanyi. Aku harap… pilihan ku tak salah kali ini….

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

 

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul

 

Aku baru saja menyelesaikan bait terakhir lagu ‘Hope Is a Dream That Doesn’t Sleep’, saat ku lihat yeoja ini tertidur dengan sangat polosnya. Sepertinya dia sangat menikmati lagu yang baru saja ku nyanyikan. Tangan kanannya tetap memegang pergelangan tanganku dengan erat. Perlahan aku melepaskan gengamannya dan membelai rambut Yeon Hyo yang tergerai diatas bantal putih khas rumah sakit.

 

“Yeon Hyo-ya, cepatlah sembuh.. Kasihan Sungmin hyung, dia begitu menderita.. Tenang saja, aku akan membantu mengembalikan ingatanmu, Ne ? Banyak sekali orang yang menyayangimu disini… Setelah kau mengingat semuanya, aku akan segera pergi meninggalkan Seoul… Yeon Hyo-ya, mianhae… selama ini aku selalu bersikap kasar terhadapmu.. Berbahagialah Yeon Hyo-ya…”

 

Tanpa sadar setetes butiran bening perlahan bergerak membasahi pipiku. Aku tak pernah merasa sesedih ini, apalagi menangis. Hal ini persis sama saat aku akan pindah ke Seoul dulu dan meninggalkan cinta pertamaku. Kini semuanya telah usai. Tak ada alasan lagi untuk membuatku tetap tinggal di Seoul. Setelah mengembalikan ingatan Yeon Hyo, aku akan segera pergi dari kota ini.

 

“Kyunnie ?” tegur seseorang yang tiba-tiba saja sudah berdiri dibelakang tubuhku. Aku berbalik dan melihat Sungmin hyung menatapku aneh. Raut wajahnya tampak sedih.

 

“Hyung ? Wae ?” tanyaku pelan.

 

“Aniya, hanya saja jangan berkata seperti itu lagi Kyunnie.. Kau akan membuat Yeon Hyo sedih… walaupun ia tak mendengarnya sekarang..” sahut Sungmin hyung sambil menatap wajah polos Yeon Hyo.

 

Aku bisa merasakan rasa cinta yang begitu besar dari Sungmin hyung untuk Yeon Hyo dengan hanya memperhatikan tatapannya pada yeoja itu.

 

“Aku memang akan segera pergi Hyung.. Tak ada alasan lagi untuk ku tinggal disini, aku akan kembali ke Paris.. Dan menemukan kenanganku dulu..” sahutku membuat Sungmin Hyung terdiam.

 

“Dia begitu menyukai lagumu, Kyuhyun-ah.. Begitu juga suaramu.. Yeon Hyo tak pernah memintaku bernyanyi untuknya.. Aku yakin sekali, kau dapat membantu mengembalikan ingatannya yang hilang Kyunnie.. Mianhae telah merepotkanmu..” Sambung Sungmin hyung seraya membungkuk.

 

“Ne hyung, aku akan berusaha. .Jangan terlalu khawatir..”

 

Sungmin hyung tersenyum mendengar jawabanku. Sepertinya ia cukup puas dengan ucapanku barusan.

“Kyuhyun-ah, kita keluar sebentar.. ada yang mau aku berikan..”

 

Aku mengangguk dan mengikuti langkah Sungmin hyung menuju keluar ruangan. Kami kemudian duduk dikursi panjang didepan ruangan ICU tempat Yeon Hyo dirawat.

 

“Gomawo Kyunnie, ini daftar kenangan Yeon Hyo bersamaku selama setahun ini.. Semoga dapat membantumu Kyu…”

 

Sungmin hyung memberikan sebuah catatan kecil berisi berbagai peristiwa yang pernah ia lakukan bersama Yeon Hyo. Aku merasa aneh, bagaimana bisa namja ini menuliskan semua hal yang pernah ia lakukan bersama yeoja menyebalkan macam Yeon Hyo itu dan mengingatnya se-detail mungkin ?

 

“Makan malam direstoran terkenal di wilayah Incheon – Seoul, hyung memberikan seribu bunga mawar pink untuknya ?” tanyaku saat membaca catatan yang Sungmin hyung berikan padaku.

 

“Ne, Kyuhyun-ah… Dia sangat menyukai warna pink.. Saat itu aku menyatakan cintaku dan memberinya hadiah seribu bunga mawar berwarna pink untuk Yeon Hyo..” sahutnya membuatku cukup terkejut.

 

“Tapi hyung, haruskah aku melakukan hal ini ?” tanyaku lagi.

 

Aigoo ! Aku tak pernah bersikap seromantis itu pada yeoja manapun. Dan sekarang aku harus bersikap romantis dihadapan yeoja pabbo ini untuk membantu Sungmin hyung ? Aaiish… Seandainya saja Sungmin hyung tidak memintanya, aku tidak akan pernah bertindak konyol seperti itu.

 

“Ne, itu hal pertama yang harus kau lakukan.. Hal kedua, kau harus menemaninya bermain game.. Dia sangat suka bermain game, aku selalu kalah saat melawannya..” Kata-kata Sungmin hyung membuatku kembali bersemangat.

 

“Game ? Hahaha ! Itu keahlianku Hyung ! Pasti dia akan merasa kesal sekali saat aku mengalahkannya !” sahutku sambil tertawa senang.

 

“Ne, bukankah sangat menyenangkan Kyunnie ? Karena itu, tolong lakukan semua hal yang tertulis dicatatan itu.. Gomawo Kyunnie..” Kata Sungmin hyung sambil tersenyum.

 

Tunggu dulu ! kalimat pada baris ketiga ini membuatku ciut.

 

“Hyung, disini tertulis kalau Hyung memasak makanan kesukaan Yeon Hyo.. Berarti aku juga harus memasak makanan kesukaan Yeon Hyo juga ? Shireo ! Aku tak bisa memasak !” pekik ku histeris. Sungmin hyung hanya tertawa melihat wajahku yang mungkin sangat konyol dihadapannya.

 

“Ya! Jangan tertawa Hyung!”

 

“Kenapa ribut sekali ?”

 

Aku menoleh dan mendapati Jong Woon hyung datang bersama Shim Na Na. Tampak serasi.

 

“Hyung ! Selamatkan aku !” pekik ku sambil menarik ujung baju Jong Woon hyung.

 

“Ya!! Cho Kyuhyun ! Jangan sentuh namja chingu-ku !!” teriak Shim Na Na sambil berusaha melepaskan cengkraman tanganku.

 

“Shireo ! Dia hyung-ku !!” pekik ku lebih keras sambil melotot ke arah Shim Na Na.

 

Sungmin dan Jong Woon hyung hanya tertawa melihat tingkah aneh kami.

 

“Kyu ? Wae ?” tanya Jong Woon hyung.

 

Melihat wajah Jong Woon hyung, aku langsung teringat saat dia menari tarian octopus. Kekeekee~ aneh sekali.

 

Aku tertawa mengejek sambil memperhatikan Jong Woon hyung dari atas ke bawah, begitu seterusnya.

 

“Ya!! Kau pasti menertawakanku !” teriak Jong Woon hyung sambil menjitak kepala ku.

 

Dia sering sekali menjitak kepalaku. Padahal aku tak bersalah sama sekali =,=’

 

“Ya!! Sakit hyung !” pekik ku sambil memasang wajah polos tak bersalah.

 

“Kyunnie, kau pantas mendapatkannya. Kekekekee~” Jong Woon hyung tertawa seram.

 

Aku hanya bergidik ngeri melihatnya, benar-benar aura yang aneh. Aku kembali terkikik geli saat ingat Jong Woon yang suka berjalan dalam tidurnya.

 

“Ya!! Apa yang kau pikirkan kyu ?!” teriak yeoja chingu-nya Jong Woon hyung, si Shim Na Na itu. Aaiish… Mereka sangat serasi. Sama-sama aneh.

 

Aku hanya tertawa sedangkan Sungmin hyung melirik ku dan tak lama kemudian menggelengkan kepalanya.

 

“Sungmin-ah, ternyata kau ada disini..” Kata-kata Jong Woon hyung membuatku kaget.

 

Heeii ! Sungmin hyung sudah bersamaku sejak tadi. Dan Jong Woon hyung baru menyadari kehadirannya ? Aigoo ! Benar-benar namja yang aneh. Dan tampaknya Shim Na Na juga baru menyadari kehadiran Sungmin hyung. Sangat terlihat dari ekspresinya yang menatap Sungmin hyung seakan melihat hantu.

 

“Ya!! Mengobrol tanpa mengajak kami !” teriak seorang yeoja yang seumuran dengan Sungmin hyung. Dia menghampiri kami bersama suaminya, Choi Siwon.

 

“Siwon hyung !” teriak ku senang. Aku mengenalinya, kami pernah mendapat tawaran menyanyi sepanggung. Tentunya bersama Jong Woon hyung juga. Jadi tak salah jika kami sudah akrab satu sama lain.

 

“Kyuhyun-ah ? Apa yang kau lakukan disini ? Kau kenal Lee Sungmin ?” tanya Siwon hyung dengan mimik wajah bingung.

 

“Ne, dia sahabatku sejak pertama kali aku pindah ke Seoul, sudah seperti hyung-ku sendiri..” Jawabku diiringi anggukan ringan Sungmin hyung.

 

“Seoul mulai sempit ternyata.. Hhahaha.. Lee Sungmin adalah adik iparku..” Siwon hyung tertawa.

 

“Ne, Siwon hyung adalah suaminya Yuan noona kan? Yuan noona adalah kembarannya Sungmin hyung.. Sungmin hyung adalah namja chingu Yeon Hyo.. Jong Woon hyung merupakan namja chingunya Shim Na Na. Dan Shim Na Na sahabat dekat Yeon Hyo.. Sedangkan aku, sepupu Jong Woon hyung, sahabat Sungmin hyung dan rekan kerja Siwon hyung.. Kekekkee~” sahutku sambil tertawa renyah.

 

Aku menerangkan hubungan yang terjadi diantara kami. Sebenarnya tanpa ku jelaskan, mereka sudah tahu.

 

“Kyunnie, kau tetap evil seperti biasanya.. Hhahaa..” sahut Sungmin hyung sambil menggeleng. Kami tertawa bersama. Namun aku tetap bisa merasakan kesedihan di raut wajah Sungmin hyung. Aku tahu sebenarnya dia menahan perasaannya demi kesembuhan yeoja chingunya.

 

Aku bisa merasakan perasaan Sungmin hyung, karena aku merasakan hal itu.

 

Yoon Rin Rin, mianhae telah menyakiti perasaanmu. Kini aku rela jika kau mendapatkan pengganti yang tentu saja lebih baik dariku. Kibum hyung adalah namja yang baik. Dia pasti tidak akan membuatmu menangis. Aku akan berusaha menyembuhkan eonni kesayanganmu. Ini semua demi kau dan Sungmin hyung. Kalian orang-orang yang berharga didalam hidupku.

 

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Rin Rin PoV*

 

Semua kejadian dirumah sakit tadi membuatku tak berkonsentrasi. Sebenarnya siapa yang Cho Kyuhyun cintai ? Aku atau Yeon Hyo eonni ?

 

Aku hanya bisa menatap lurus ke arah jalanan kota Seoul yang terbentang dihadapanku. Sudah dua puluh menit yang lalu aku meninggalkan rumah sakit, Sungmin oppa menyuruhku beristirahat dirumah saja. Dan Kibum oppa dengan baik hati mengantarkan ku pulang.

 

“Rin-ah, waeyo ? Kau melamun saja dari tadi..” ucap namja nampan yang sedang menyetir disebelahku.

 

“Ani…hanya kelelahan..” jawabku lemah sambil tersenyum.

 

“Sebentar lagi kita sampai..” sahutnya masih fokus ke arah jalanan yang mulai macet.

 

Tiba-tiba ponselku berbunyi. Dengan cepat aku merogoh ponselku yang sedari tadi berada didalam tas shappire blue kesayanganku.

“Yeoboseyo ? Aahh~ eomma ! Aniya, aku sedang dalam perjalanan pulang kerumah.. Tenang saja, banyak yang menjaga eonni dirumah sakit..”

 

“Jinjja ? Baguslah kalau begitu.. Siapa yang mengantarmu pulang ? Lee Sungmin ?”

 

“Aniya, aku tidak diantar oleh Sungmin oppa, tapi oleh Kibum oppa. Dia sepupunya Sungmin oppa yang baru tiba di Seoul kemarin…”

 

“Arraseo… Hati-hati dijalan… Eomma sekarang dibandara bersama Appa-mu… Kami baru tiba lima menit yang lalu di Seoul…”

 

“Wae ? Eomma dan appa sekarang berada di bandara Incheon ? Apa perlu ku jemput ?”

 

“Jika tidak merepotkanmu, chagi… Lagipula tidak ada yang bisa menjemput kami…”

 

“Aahh~ kalau begitu, tunggu sekitar lima belas menit lagi, eomma… Aku segera kesana..”

 

Aku memutuskan sambungan telepon dan sedetik kemudian menatap Kibum oppa. Sepertinya dia mengerti maksudku.

 

“Menjemput eomma dan appa-mu dibandara ? Ne, kita kesana sekarang..” Katanya sambil tersenyum.

 

Aigoo ! Senyuman nya itu benar-benar membuatku meleleh. Aku hanya mengangguk cepat dan kembali menatap jalanan kota Seoul.

 

 

*Rin Rin PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

 

Aku tersenyum senang saat melihat Yuan eonni dan Siwon oppa memasuki ruangan tempatku dirawat. Tampaknya mereka sudah lama berada disini.

 

“Yeon Hyo-ya, kau sudah makan ?” nada suara Yuan eonni terdengar khawatir.

 

“Ne eonni, tadi Kyuhyun oppa yang menyuapiku bubur.” Sahutku lemah.

 

“Yeon Hyo-ya, dibagian mana saja yang terasa sakit ?” tanya Siwon oppa sambil menatap ngeri pada alat-alat yang terpasang disekujur tubuhku. Sepertinya Siwon oppa sama khawatirnya seperti Yuan eonni.

 

“Ani, hanya kepala saja yang masih terasa sakit..” Jawabku sambil meraba perban putih yang membalut kepalaku.

 

“Istirahat yang cukup Yeon Hyo-ya… Jangan terlalu memaksakan diri..” Kata-kata Yuan eonni membuatku tersenyum.

 

“Jam kunjungan sudah hampir habis, kami pamit dulu.. Sebentar lagi  ada yang mau melihat keadaanmu juga, Yeon Hyo-ya..” Ujar Siwon oppa. Aku mengangguk.

 

“Yoon Yeon Hyo Fighting !!” aku tertawa saat Yuan eonni memberiku semangat.

 

“Kami pulang Yeon Hyo-ya, Cepat sembuh…”  ujar Siwon oppa lagi. Aku melambaikan tanganku saat Yuan eonni dan Siwon oppa mulai meninggalkan ruanganku.

 

“Yeon Hyo-ya !”

 

Aku menoleh kaget ke arah yeoja yang berteriak memanggil namaku.

 

“Na Na-ya ?” sahutku heran.

 

“Aahh~ Kau selamat !” teriak Na Na sambil memelukku. Aku terkekeh melihat tingkahnya.

 

“Yeon Hyo-ya, bagaimana keadaanmu ? Sudah sehat ?” tanya seorang namja yang membuatku tersentak kaget. Ternyata Jong Woon oppa. Aaiish.. Pasangan ini suka sekali muncul secara tiba-tiba dan mengagetkan orang yang melihatnya.

 

“Sudah lebih baik..” sahutku tersenyum.

 

“Nona Yoon Yeon Hyo ?” tiba-tiba Uisa masuk kedalam ruanganku. Aku tersenyum pada Uisa tersebut.

 

“Kau sudah mulai stabil sekarang, tak ada luka serius.. Hanya lecet sedikit dibagian siku tanganmu.. Hanya saja, kau mengalami gegar otak ringan.. Jadi harus check up setiap minggu dirumah sakit.. Dan besok pagi kau sudah boleh pulang..” Perkataan Uisa barusan membuatku sangat senang.

 

“Benarkah ?” tanya Na Na pada Uisa itu dengan mata berkaca-kaca. Aku hanya terkikik geli.

 

“Ne, Nona Yeon Hyo sudah boleh pulang besok..” Sahut Uisa itu membenarkan perkataannya dan segera pamit keluar dari ruanganku.

 

“Yiippiiiee !!!” teriak Na Na sambil memeluk Ddangkoma. Heeii ! Sejak kapan kura-kura itu berada disini ?

 

“Ya ! Chagiya…Kau selalu memeluk ddangko.. Tapi namja chingu-mu ini tak pernah mendapat pelukan darimu..” cibir Jong Woon oppa sambil memasang raut wajah sedih.

 

Aku kembali tertawa melihat pasangan aneh ini.

 

“Ne, chagiya !” teriak Na Na sambil memeluk Jong Woon oppa.

 

Dan heeii !! mereka berciuman persis didepan mataku.

 

“Ya!! Jangan bermesraan disini !” pekik ku sambil berpura-pura mengusir mereka. Mereka membuatku envy.

 

Jong Woon oppa hanya tersenyum malu sedangkan Na Na tertawa melihat reaksi ku.

 

“Yeon Hyo-ya, kau dengar tadi ? Kau besok sudah boleh pulang ! Itu artinya, kau bisa datang ke pesta pernikahanku hari minggu nanti !!” pekik Na Na senang.

 

“Pernikahan ? Bukankah pernikahanmu itu tahun depan ? Kau mengatakannya ditelepon saat aku berada di Jepang bersama eomma..” sahutku dengan penuh keheranan. Bagaimana bisa pernikahan Na Na dan Jong Woon lebih cepat daripada sebelumnya. Ini aneh.

 

“Ya!! Kau itu mengalami amnesia Yeon Hyo-ya.. Mana mungkin kau ingat kalau pernikahanku tinggal tiga hari lagi..” Jawab Na Na enteng.

 

“Mwo ? Aku amnesia ?” tanyaku lagi. Amnesia ? benarkah ? Ini tidak mungkin. Aku benar-benar tidak bisa mengingat apapun.

 

“Ne, kau melupakan seluruh kejadian yang terjadi selama setahun terakhir ini, Yeon Hyo-ya… Apakah tak ada yang memberitahumu ?” jawaban Na Na membuatku bingung.

 

“Ani, tak ada yang memberitahuku.” jawabku lemah. Ku lihat Jong Woon oppa dan Na Na saling menatap tak percaya.

 

Aku amnesia ? Dan tidak bisa mengingat kejadian yang terjadi selama satu tahun terakhir ini ? Sebenarnya kejadian penting apa yang tak bisa ku ingat ? Aniya, pasti tidak ada yang penting. Hidupku pasti berjalan seperti biasa. Tapi kenapa Sungmin oppa sangat sedih saat melihatku terbaring disini ? Pasti dia menyukaiku. Ya, benar. Dia pasti menyukaiku. Dia benar-benar pangeran aegyo yang sempurna. Aahh~ aku terlalu berkhayal.

 

Yang penting sekarang Cho Kyuhyun ada disampingku. Entah bagaimana caranya dia bisa menemukanku disini. 16 tahun sudah aku lalui tanpanya. Aku tak bisa mencintai namja lain, hanya Cho Kyuhyun yang selalu ada didalam pikiranku.

 

Dan heeii ! Cincin apa ini ? Cincin ini sangat cantik, pasti Kyuhyun oppa yang memberikannya padaku. Dia pasti masih ingat kalau aku sangat menyukai bintang. Dan bintangku yang paling berharga hanyalah dia, Cho Kyuhyun.

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Rin Rin PoV*

 

 

“Eomma!!” teriak ku sambil berlari diruang tunggu bandara incheon. Wanita paruh baya yang masih kelihatan cantik itu menoleh dan tersenyum melihatku. Aku langsung memeluk eomma. Rindu sekali padanya.

 

“Rin-ah, kenapa menangis ? Wae ?” tanya eomma saat aku terisak dipelukannya.

 

“Aniya, hanya saja aku gagal menjaga eonni.. Aku gagal eomma…” sahutku terbata-bata.

 

“Jangan menangis lagi Rin-ah.. Itu bukan kesalahanmu..” jawab eomma dengan bijaksana.

 

“Aku tak bisa menjaga eonni-ku sendiri dengan baik.. Eomma tahu sendiri kalau eonni punya penyakit yang sampai sekarang belum bisa disembuhkan.. Aku takut sekali eomma… Aku takut hal yang sama terjadi kembali… Aku takut kehilangan eonni..” desisku sambil menangis.

 

Eomma meneteskan air matanya, ku lihat appa hanya terdiam melihatku menangis. Sedangkan Kibum oppa menundukkan kepalanya.

 

 

 

~Flashback~

 

 

@Paris. Desember, 2008.

 

 

“Eonni !! Bertahanlah eonni !!” pekik ku dari luar kaca saat Uisa itu memasang kabel-kabel yang mengerikan ditubuh Yeon Hyo eonni.

 

Eonni hanya diam tak bergerak. Aku semakin histeris. Ku lihat eomma menangis sesegukan dalam pelukan appa. Appa tampak begitu tegar menghadapi kenyataan ini. Penyakit kelainan jantung eonni kambuh lagi.

 

Aku terkejut saat menemukannya pingsan diruang makan rumah kami. Ternyata penyakit yang eonni derita sejak kecil itu semakin parah.

“Keluarga Nona Yoon, bisa ikut saya sebentar ?” ujar Uisa tersebut saat keluar dari ruangan kaca tempat eonni-ku berada. Aku pergi ke ruangan Uisa tersebut bersama eomma dan appa. Kami mendengarkan penjelasan Uisa mengenai keadaan eonni-ku. Dan ini sungguh diluar dugaan kami.

 

“Mianhae, semua usaha sudah kami lakukan semaksimal mungkin. Hanya saja, operasi yang dilakukan pada jantungnya minggu lalu tak membawa perubahan yang berarti.. Menurut tafsiran saya, Nona Yeon Hyo hanya bisa bertahan sampai beberapa tahun lagi.. Singkat kata, umurnya tinggal tiga tahun lagi..”

 

Eomma menangis keras. Aku hanya menatap Uisa itu seakan ini tak pernah terjadi.

 

“Lalu bagaimana cara menyelamatkan nyawa putri-ku ?” sahut appa terbata-bata.

 

“Operasi transplantasi jantung.. Itu satu-satunya cara untuk membuatnya sembuh.. Nona Yeon Hyo harus menemukan donor jantung yang cocok untuk melakukan operasi tersebut.. Hanya saja, menemukan donor seperti itu sangat sulit.. Saya sudah mencocokkan jantung Nona Yeon Hyo dengan beberapa pendonor.. Namun tak ada satu pun yang cocok.. Dia harus mendapatkan donor jantung secepat mungkin..” Kata-kata Uisa semakin membuatku histeris.

 

Aku segera berlari keluar menuju koridor rumah sakit dan segera mendatangi ruangan kaca tempat eonni dirawat intensif.

 

“Eonni !! Bangun eonni !!” aku mengguncang-guncangkan tubuh lemah eonni sambil menangis histeris. Tapi tetap saja tak ada reaksi. Beberapa petugas medis berusaha menenangkanku.

 

Tuhan… andai kan aku mendapatkan suatu pilihan… Jangan ambil nyawa eonni… Jangan ambil eonni dari sisi ku… Aku akan melakukan apa saja untuk membahagiakannya… Apa saja… Termasuk mengorbankan kebahagiaan ku untuknya…

 

 

~Flashback END~

 

 

 

 

 

 

 

-To Be Continued-

 

 

 

 

 
Yang baca WAJIB komment !! *maksa*

 

#dicekek readers -_____-

 

Happy reading😄

 

44 thoughts on “FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 7)

  1. Kerennnn … Walaupun sebenernya aku udah baca dari pertama sampe abis di BFEI… Kekeke~ lumayannn…. Gak ada kerjaan

  2. huweehh,, kasian MING oppa.. Ikh,, kyuhyun oppa dasar maniak game denger game langsung melotot,, adik yeon hyo baik yahh,, salut..
    FF.n makin seru pertahankan dan naikan hahahaha,,,
    selanjutnya ku tunggu kka.. =))))

  3. Omo! Kelainan jantung? 3 tahun?
    Apalagi coba…. Cobaan yeon hyo banyak bgt
    seru eonni, pliss di lanjutkan ya, dan jgn terlalu lama..
    Krn semakin penasaran bgt aku….

    • tenang ajaaa…update FF yg satu ini gak bakalan lama kok😀
      kekkekekke

      iyaaaa,… di FF ini bakalan ada yg meninggal..
      tebak aja siapa :p
      wkwkkw
      apakah Yeon Hyo yg bakal meninggal ? kekkekek

  4. No..no.. Tebakanku sungmin oppa yg meninggal #digorok pumkins,
    dan dia mendonorkan jantungnya untk yeon hyo, dan yeon hyo ttep bakalan sm kyu deh
    #sok tau keke, br kali ini kyknya koment aku dibales eonni, huah senangnya…….
    ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s