FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 6)

 

“Ya!! Namja Babo!”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast :   Kyuhyun  Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

Sungmin Super Junior a.k.a Lee Sungmin

 

Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Azk Ririn Kiseki-vipelf Kyunnie a.k.a Yoon Rin Rin

 

 

Sub Cast : Kibum Super Junior a.k.a Kim Kibum

 

Yesung Super Junior a.k.a Kim Jong Woon

 

Siwon Super Junior a.k.a Choi Siwon

 

Kim Sky Kyu a.k.a Shim Na Na

 

Tyaas Permana a.k.a Choi Shi Yuan

 

 

 

Genre : AU, Romance, Comfort, Sad, Angst

 

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

 

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

 

 

 

 

 

 

 

“Ya!! Namja Babo!” *PART 6*

 

 

 

 

 

“Oppa..apakah kau berjanji akan selalu mencintaiku ?” pertanyaanku membuatnya terdiam. Raut wajahnya berubah. Terlihat sekali ada beban berat yang sedang dirasakannya.

 

“Ne, Yeon Hyo-ya… Saranghae~” jawabnya sambil tersenyum.

 

“Oppa !!” tiba-tiba aku mendengar suara yeoja yang sangat ku kenal.

 

Aku dan Kyuhyun oppa menoleh kearah pintu.

 

Dongsaengku, Yoon Rin Rin sedang berdiri disana dengan air mata menetes di pipinya. Tapi kenapa dia menangis seperti itu ? Ada apa dengannya ?

 

“Rin-ah !” Kyuhyun oppa memanggil Rin Rin saat yeoja itu berlari meninggalkan ruangan tempatku dirawat. Aku sama sekali tak mengerti.

 

Ku lihat Kyuhyun oppa mulai beranjak dari kursi tempatnya duduk. Refleks aku memegang pergelangan tangannya saat dia mulai melangkah meninggalkan tempat tidurku.

 

“Oppa…wae ? Mau kemana ? Tetap lah disini… Ku mohon…” ujarku memelas.

 

Kyuhyun oppa hanya mengangguk dan duduk dikursinya kembali. Aku melihat wajahnya yang sangat tertekan.

 

“Oppa… waeyo ?” tanyaku lagi.

 

“Ani, gwaenchana Yeon Hyo-ya… Tenanglah…Oppa akan menemanimu disini..” sahutnya sambil menghela nafas berat.

 

“Ne..gomawo oppa..” jawabku sambil tersenyum kembali. Ada rasa senang yang tiba-tiba saja mencuat dari dalam hatiku. Tapi sepertinya ada sesuatu yang janggal. Tapi apa ?

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Oppa..apakah kau berjanji akan selalu mencintaiku?” pertanyaan Yeon Hyo membuatku terdiam.

 

Rasanya sulit sekali untuk menjawab pertanyaan yeoja yang sedang terbaring di hadapanku ini.

 

Lidahku kelu, tak mampu mengucapkan satu patah kata pun. Aku memandangi wajahnya yang polos. Aku tak ingin mengecewakannya. Ini demi Sungmin hyung, dan juga demi Yoon Rin Rin.

 

Rin Rin pasti senang kalau eonni-nya bisa sembuh seperti sedia kala. Aku juga ingin Yeon Hyo dapat mengingat namja chingu-nya, Lee Sungmin. Dan tentu saja, aku tak sanggup melihat Rin Rin menangis lagi.

 

“Ne.. Yeon Hyo-ya.. Saranghae~” jawab ku sambil tersenyum.

 

“Oppa!!” tiba-tiba aku mendengar suara yeoja yang sangat ku kenali.

 

Tanpa aba-aba, Aku dan Yeon Hyo sontak menoleh ke arah pintu. Hal yang paling membuatku takut pun terjadi. Aku melihat Rin Rin terdiam sambil menangis sesengukan. Sepertinya dia mendengar pembicaraanku dengan Yeon Hyo barusan.

 

Satu hal yang aku tahu.

 

Aku melukai hatinya.

 

“Rin-ah !” teriak ku saat melihat yeoja itu pergi sambil menangis.

 

Aku beranjak dari kursi tempat ku duduk. Tiba-tiba Yeon Hyo memegang pergelangan tanganku. Menahan ku agar tidak pergi mengejar Rin Rin.

 

“Oppa…wae ? Mau kemana ? Tetap lah disini… Aku mohon…” ujar Yeon Hyo dengan raut wajah memelas.

 

Aku tak tega melihat keadaan Yeon Hyo seperti ini, tapi bagaimana dengan Rin Rin ?

 

Aku menghela nafas. Jujur, aku tak kuasa menolak permintaan Yeon Hyo. Dia lebih membutuhkanku sekarang.

 

Aku mengangguk dan pada akhirnya duduk dikursi ku kembali.

 

“Oppa…wae ?”

 

“Ani, gwaenchana Yeon Hyo-ya… Tenanglah…Oppa akan menemanimu disini..” sahutku sambil menghela nafas berat.

 

“Ne..gomawo oppa..”

 

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Rin Rin PoV*

 

 

            Aku baru saja hendak masuk kedalam ruangan eonni. Saat ku lihat Kyuhyun oppa sedang memeluk eonni-ku. Namja chingu-ku memeluk eonni-ku sendiri ! Ku rasakan nafasku tercekat di tenggorokan. Aku tak tahu bagaimana perasaanku sekarang. Sesak sekali.

 

Aku tetap berdiri diambang pintu sampai pada akhirnya Yeon Hyo eonni menanyakan sesuatu yang sama sekali tak ku duga sebelumnya.

 

“Oppa..apakah kau berjanji akan selalu mencintaiku ?”

 

Aku tersentak. Kenapa eonni menanyakan hal itu pada namja chingu-ku ?

 

Kyuhyun oppa hanya terdiam. Dan bisa ku lihat saat Kyuhyun oppa menatap wajah eonni-ku dengan sangat lembut. Tatapan yang membuatku semakin tidak karuan. Tiba-tiba aku mendengar jawaban dari seorang Cho Kyuhyun yang sangat melukai perasaanku.

 

“Ne.. Yeon Hyo-ya… Saranghae~”

 

Apa ? Apa yang sebenarnya terjadi disini ? Kenapa… Kenapa air mataku bisa mengalir dengan begitu mudahnya ? Kenapa rasanya sakit sekali ?

 

“Oppa !!” akhirnya aku berteriak ke arah namja dan yeoja yang kelihatan sangat serasi itu.

 

Aku menangis, tak sanggup menerima kenyataan kalau namja chingu-ku baru saja menyatakan cintanya pada eonni-ku sendiri.

 

“Rin-ah !” aku mendengar Kyuhyun oppa berteriak memanggil namaku.

 

Tapi aku tak peduli dan terus berlari menuju parkiran rumah sakit. Aku tak sanggup menerima kenyataan ini.

 

Terlalu sakit.

 

Terlalu menyedihkan.

 

Aku terus berlari tanpa menghiraukan tatapan orang-orang yang tampak memperhatikanku.

 

Rasanya ingin menghilang saja dari dunia ini. Ini terlalu berat. Aku tak sanggup !

 

“Aaaww !!” teriak ku saat jatuh terduduk karna menabrak seseorang.

 

Aku meringis dan berusaha bangkit berdiri.

 

“Mianhae, aku tak sengaja…”

 

Aku mengangkat wajahku. Ternyata yang menabrak ku ini adalah seorang namja.

 

Namja itu tersenyum sambil mengulurkan tangan dengan maksud membantuku berdiri.

 

“Gwaenchana…” sahutku sambil menyeka air mataku dengan punggung tangan.

 

Namja itu menatapku heran. Tampak tak yakin. Mungkin dia takut kalau aku terluka dan menangis karna nya. Tapi bukan itu yang membuatku menangis. Bukan salahnya.

 

“Kau yakin ?” tanya nya lagi.

 

“Ne, aku baik-baik saja…” Jawabku tertunduk.

 

“Kau menangis ? Wae ? Ikut aku saja… Kajja !!”

 

Namja itu menarik pergelangan tangan kanan ku. Menuntun ku kearah kantin rumah sakit. Aah~ tidak, aku salah. Namja ini mengajak ku duduk dibawah pohon ek tua yang rindang di pelataran rumah sakit.

 

Eh ? Sepertinya aku mengenal namja ini, tapi dimana ?

 

“Kau mau es krim ?” tanya nya. Aku menggeleng.

 

“Tak perlu sungkan… Tunggu sebentar disini, ne ?”

 

Namja itu berlari kecil, meninggalkan ku. Tampaknya dia membeli sesuatu di kantin. Aku duduk menunggu dan berusaha meredakan emosiku yang membuat aku menangis tadi.

 

Tak lama kemudian, namja itu datang lagi. Tapi kali ini dengan dua cup es krim ditangannya.

 

“Coba lah.. Perasaanmu akan menjadi sangat baik kalau habis memakan sesuatu yang manis-manis…”

 

“Jinjja ?” tanyaku yang hanya dijawab anggukan ringan olehnya.

 

Aku menatap cup es krim itu dan kemudian memutuskan untuk mulai memakannya. Tapi baru tiga suapan, aku sudah menyerah.

 

“Tidak suka ?” tanya nya mengagetkanku.

 

“Aniya, bukan seperti itu… Ini sangat enak, tapi aku kurang suka makan makanan manis…” Sahutku sambil berusaha menghabiskan es krim vanilla chocolate yang masih bersisa setengah.

 

“Jangan memaksakan diri…” sahutnya sambil tersenyum.

 

Aigoo…namja ini tampan sekali ! Senyumannya itu benar-benar membiusku. Lebih tepatnya senyuman pembunuh. Aku berusaha mengingat dimana aku pernah melihat namja ini.

 

Aaah~ Jinjja ?! Bukan kah dia Kim Kibum ? Seorang aktor yang sedang populer saat ini ! Aku sering menonton film yang dibintanginya. Aaiish..  Yoon Rin Rin, kenapa kau menjadi sangat pabbo !

 

Aku menatap wajahnya tak berkedip. Berusaha meneliti lebih detail lagi.

 

“Kim Kibum ?” desisku tak sadar.

 

“Ne, kau mengenaliku rupanya… Hhahaa.. apakah penyamaranku begitu buruk hingga kau masih bisa mengenaliku ?” Sahutnya sambil tersenyum.

 

“Yoon Rin Rin imnida..”

 

“Aahh~ Ne, Nona Yoon ? Rin Rin ? Bagaimana cara aku memanggil nama mu ?” tanya nya, lagi-lagi sambil tersenyum membunuhku.

 

“Rin Rin saja… Itu lebih baik..” Dia mengangguk.

 

“Rin Rin-sshi, kenapa kau tadi menangis ?” tanyanya lagi.

 

“Eonni-ku kecelakaan dan sekarang hilang ingatan, bahkan dia tak ingat dengan namja chingunya sendiri…” Sahutku tertunduk.

 

“Mwoo ? Benarkah ? Sekarang eonni-mu dirawat disini ?” dia menatap wajahku. Raut wajahnya terlihat merasakan kesedihan yang menyelimutiku. Tampaknya dia namja yang baik.

 

“Ne.. sekarang masih diruangan ICU.. Tapi mungkin akan pindah kamar setelah keadaannya membaik.. Dia sudah sadar sekarang..” sahutku lagi.

 

“Mianhae, aku turut sedih..”

 

“Gomawo Kibum-sshi..” aku tersenyum padanya.

 

“Kibum-sshi ? Hhaha.. panggil oppa saja, ne ? Sepertinya umurku berada sekitar satu atau dua tahun diatasmu.. Dan boleh kah aku memanggilmu Rin-ah ? Rin Rin-sshi terlalu formal..”

 

Aku mengangguk dan tersenyum.

 

“Tentu saja..”

 

“Eerr.. Rin-ah, bolehkah aku cerita sesuatu padamu ?” tanya Kibum oppa sambil kembali menyuapkan es krim kedalam mulutnya. Manis sekali.

 

“Ne, apa itu ?” sahutku penasaran.

 

“Rin-ah, kau mirip sekali dengan seseorang yang ku kenal. Dia yeoja yang baik sekali. Dia pernah berkata akan mengenalkan dongsaeng kesayangannya padaku. Dan aku menyetujuinya. Tapi tadi pagi aku berusaha menghubungi ponselnya untuk mengabarkan kalau aku berada di Seoul  sekarang. Namun sampai sekarang ponselnya tidak aktif. Saat aku melihat wajahmu, aku berpikir kalau kau itu adalah dia. Tapi senyuman kalian sangat berbeda. Padahal aku sangat berharap bisa bertemu dengan dongsaengnya yang ia ceritakan itu…”

 

Aku bisa melihat ekspresi kekecewaan di wajah namja ini.

 

“Oppa, Siapa nama yeoja itu ?”

 

“Yoon Yeon Hyo, yeoja chingu-nya sepupuku Lee Sungmin…” Jawabnya membuatku tersentak kaget.

 

“Dia eonni-ku !!” teriak ku cepat.

 

“Yeon Hyo itu eonni-mu ? Jinjja ?” sahutnya seakan tak percaya.

 

“Ne, dan aku dongsaengnya.. Yoon Rin Rin…” Kata ku sambil tersenyum.

 

“Aigoo… Kau sangat mirip dengannya Rin-ah ! Pantas saja aku menyangka kalau kau itu Yeon Hyo…” Jawabnya sambil tertawa.

 

“Hahhhaaa…Oppa, kau telah bertemu dengan orang yang akan dikenalkan oleh eonni padamu secara tidak langsung !” aku tertawa lepas.

 

Mengobrol dengan namja ini benar-benar mengikis kesedihanku. Dia ceria dan juga mampu membuat topik pembicaraan menjadi seru.

 

“Aku beruntung bertemu dongsaengnya Yeon Hyo secara langsung… Ternyata kau sangat cantik, mirip sekali dengan eonni-mu…” Kata-kata nya membuatku teringat kejadian diruangan eonni tadi.

 

“Eonni sakit…” jawabku menghentikan tawanya.

 

“Ne, kau sudah bilang hal itu padaku tadi. Sekarang ikut aku melihat keadaan eonni-mu… Kajja !!”

 

 

*Rin Rin PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

 

Aku senang sekali bisa melihat Cho Kyuhyun-ku lagi. Sekarang ia ada disampingku tengah menyuapi bubur hangat untuk ku. Senyumannya masih sama seperti yang dulu. Benar-benar sangat tampan dan manis.

 

“Ya!! Yeon Hyo-ya, Jangan melamun ! Cepat buka mulutmu !” teriaknya membuatku tertawa.

 

“Jangan tertawa !” gerutunya sambil mengepalkan tangan, pura-pura akan memukulku.

 

Aku kembali tertawa dengan keras sambil menunjuk-nunjuk wajahnya yang terlihat bodoh itu.

 

“Ya!! Dasar yeoja pabbo ! Berhenti meledek ku !” pekiknya lagi sambil menutup mulutku.

 

“Gyahhahhahahaaaa !!!” tawaku makin keras. Namja itu mendengus. Tampak kesal sekali.

 

“Kau mau diberi pelajaran rupanya, Yeon Hyo-ya !!” teriaknya sambil membungkam mulutku dengan ciumannya.

 

Kami sama-sama terdiam. Aku merasakan bibirnya yang lembut itu menempel pada bibirku. Matanya tak berkedip saat melihatku. Aku pernah merasakan hal ini, tapi kapan dan dimana ?

 

Kenapa rasanya ada ‘sesuatu’ yang terlewatkan ? Ada tabir hitam yang menghalangi ingatanku.

 

Tiba-tiba saja kepalaku terasa sakit. Samar-samar yang ku ingat hanya mobil mercedes hitam, aku dan Cho Kyuhyun berada didalamnya.

 

Dia menciumku saat itu. Begitu lembut dan sedikit memaksa. Malam itu… Apa yang sebenarnya terjadi malam itu ?

 

Kepalaku semakin sakit tak tertahankan.

 

“Oppa, sakiit ! Kepalaku sakiit !!” teriak ku sambil melepaskan ciumannya.

 

“Yeon Hyo-ya ! Kau kenapa ?!” teriaknya panik. Aku meringis.

 

Kyuhyun oppa berusaha menenangkanku, tapi kepalaku semakin sakit. Sakit yang benar-benar menyiksa.

 

“Bertahanlah Yeon Hyo-ya ! Aku akan memanggil dokter sekarang !”

 

Kyuhyun oppa berlari ke luar ruangan. Aku hanya menatapnya pergi sambil memegangi kepalaku yang sakit.

 

“Yeon Hyo-ya !! Kau kenapa ?!” teriak Sungmin oppa saat membuka pintu dan menemukanku sedang merintih kesakitan. Raut wajahnya terlihat begitu panik.

 

“Oppa, kepalaku sakit !! Aku tak tahan lagi !!” sahutku sambil menangis.

 

“Yeon Hyo-ya, tenanglah… Kyunnie sedang memanggil Uisa… Aku mohon tahan sedikit Yeon Hyo-ya !” Sungmin oppa mulai meneteskan air mata saat melihat hidungku mulai mengeluarkan darah segar.

 

“Oppa, kenapa hidungku berdarah ?” seruku panik.

 

“Tenanglah Yeon Hyo-ya ! Tenanglah ! Aku mohon.. Tenang lah..” Sungmin oppa tak kuasa menahan tangisannya. Aku tak pernah melihat pangeran aegyo menangis seperti ini. Kepalaku sakit, aku tak tahan lagi.

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

 

“Uisa ! Dimana uisa berada ?!!” aku berteriak sepanjang koridor rumah sakit. Berusaha mencari Uisa yang merawat Yeon Hyo.

 

Tanpa sengaja, ekor mataku menemukan sosok yang sangat ku kenali.

 

“Rin-ah..” desisku tanpa sadar saat melihat Rin Rin sedang tertawa riang bersama seorang namja.

 

Aku mematung ditempatku berdiri. Hatiku benar-benar sakit saat melihat cinta pertamaku sedang bersama namja lain. Mereka kelihatan akrab, Rin Rin masih saja memakai kalung itu. Kalung bintang dengan mutiara tepat ditengahnya yang ku berikan pada cinta pertamaku 16 tahun yang lalu. Kalau dia cinta pertamaku, lalu kenapa dia tega terhadapku ?

 

Aahh~ sudahlah, aku juga telah menyakiti hatinya dengan membantu Sungmin hyung untuk mengembalikan ingatan Yeon Hyo, dan aku telah melakukan kesalahan untuk kedua kalinya. Aku mencium Yeon Hyo, eonni-nya sendiri. Itu sama saja menyakiti hati Sungmin hyung dan Rin Rin.

 

Mungkin ini balasan untuk ku. Memang tidak ada satu pun yeoja yang tepat untuk ku. Bahkan cinta pertamaku pun tak bisa ku jaga dengan baik.

 

Aku harus mengembalikan ingatan Yeon Hyo secepatnya, dan segera meninggalkan Seoul untuk melupakan semua yang terjadi disini. Melupakan cinta pertamaku.

 

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Lee Sungmin PoV*

 

 

Aku tak tahan lagi dan menangis dihadapannya. Tak ada yang bisa ku lakukan kecuali memeluknya.

 

“Yeon Hyo-ya, Kuatkan dirimu…” Sahutku dengan bibir bergetar.

 

Tuhan…apa lagi yang terjadi sekarang ? Aku tak mau keadaan Yeon Hyo semakin parah dari ini. Aku ingin dia sembuh. Aku ingin dia bisa kembali seperti biasanya. Apapun resikonya.

 

“Hyung ! Kita tunggu diluar !” teriak Kyuhyun sambil menarik ujung bajuku. Aku menoleh dan menemukan Uisa datang bersama Kyuhyun dan mulai memeriksa keadaan Yeon Hyo. Aku mengangguk dan meninggalkan ruangan itu.

 

Aku dan Kyuhyun menunggu dikoridor rumah sakit. Ku lihat raut wajah Kyuhyun yang tampak begitu sedih.

 

“Kau kenapa Kyunnie ?” tanyaku pada sahabat yang sudah ku anggap sebagai dongsaengku sendiri.

 

“Hyung, kau tahu ? Saat mencari dokter, secara tidak sengaja aku melihat Rin Rin sedang bersama namja lain…” Sahutnya tertunduk.

 

“Jinjja ?” tanyaku tak percaya.

 

“Ne hyung… Aku telah berjanji pada diriku sendiri, akan melupakan Rin Rin dan pergi meninggalkan Seoul begitu Yeon Hyo sembuh dan mengingat semuanya…” Jawabnya membuatku tersentak.

 

“Apakah keputusanmu itu tidak terburu-buru Kyunnie ?” tanyaku lagi.

 

“Aniya, keputusanku sudah bulat, Hyung… Lagipula Rin Rin tampak lebih bahagia bersamanya… Aku tak pernah melihatnya tertawa lepas seperti itu..”

“Oppa !!” Aku menoleh.

 

“Rin-ah ?” sahutku kaget dan menemukan sesosok namja disampingnya yang sangat ku kenali.

 

“Hyung !!” teriak namja itu sambil memeluk ku.

 

“Kibum-ah, kapan kau pulang ? Bukan kah kau berada di LA sekarang ?” tanya ku terburu-buru.

 

Kyuhyun hanya terdiam menatap kami.

 

“Semalam aku tiba di Seoul. Sengaja ingin membuat kejutan hari ini.. Tapi saat aku menghubungi Yuan noona, katanya hyung ada disini. Jadi aku datang dan tidak sengaja bertemu yeoja cantik ini… Ternyata dia dongsaengnya Yeon Hyo ! Huuaa…aku beruntung sekali !” jawabnya senang.

 

Kibum memang sangat periang.

 

“Ne, Kibum-ah ! Kenalkan, ini Cho Kyuhyun. Sahabatku yang sudah seperti dongsaengku sendiri…” Aku memperkenalkan Kibum dengan Kyuhyun.

 

“Cho Kyuhyun imnida..” sahut Kyuhyun sambil tersenyum samar.

 

“Kim Kibum imnida..” balas Kibum.

 

Mereka berjabat tangan sambil tersenyum. Ku lirik Rin Rin hanya menatap kedua namja dihadapanku ini.

 

“Uisa, bagaimana keadaan Yeon Hyo ?” seruku begitu melihat Uisa keluar dari ruangan Yeon Hyo.

 

“Gwaenchana, dia hanya kelelahan.. Dan butuh istirahat.. Aku harap kalian bisa bersabar dengan keadaannya sekarang.. Besok sudah boleh pulang kerumah..” Jawaban Uisa barusan membuatku senang. Aku juga melihat kelegaan diwajah Kyuhyun.

 

“Benarkah ? Boleh kami masuk kedalam ?” tanyaku lagi

 

“Ani…dari tadi dia hanya menyebut nama Cho Kyuhyun saja..” Jawaban Uisa sontak  membuatku tersentak.

 

“Tuan Cho, silahkan masuk kedalam… Nona Yoon sudah menunggu mu…” kata Uisa itu lagi yang hanya dijawab dengan anggukan ringan Kyuhyun.

 

Kyuhyun berjalan meninggalkan kami untuk masuk kedalam ruangan Yeon Hyo. Aku hanya bisa tersenyum menahan kesedihanku. Semoga Kyuhyun bisa mengembalikan ingatan Yeon Hyo…..

 

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

 

“Yeon Hyo-ya… Ireona ! Aku si pangeran aegyo menemanimu disini. Cepatlah bangun Yeon Hyo-ya ! Kalau tidak, aku akan menjitak kepalamu !” samar-samar aku mendengar suara Cho Kyuhyun.

 

“Ya!! Nona Yoon pemalas ! cepat bangun !” teriaknya lagi.

 

“Oppa, Jangan menjitak ku!” teriak ku kesal saat kepalaku benar-benar di jitak olehnya. Kyuhyun oppa tersenyum evil. Membuatku semakin kesal.

 

“Ya!! Jangan tersenyum seperti itu ! Dan siapa juga yang mau memanggilmu dengan sebutan pangeran aegyo ? Itu salah besar ! Kau itu pangeran iblis !” teriak ku sambil mencibir kearahnya.

 

“Aku senang kau bisa memaki ku seperti ini lagi Yeon Hyo-ya… Kau benar-benar Nona Yoon si yeoja pabbo ! Hhahaa..” dia tertawa. Aku menatapnya sadis.

 

“Ya!! Jangan panggil aku seperti itu !” teriak ku lagi.

 

“Hahahhaa…Ne, tapi syaratnya kau harus memanggilku Cho Kyuhyun si pangeran aegyo. Cepat katakan !!” ujarnya sedikit memaksaku.

 

“Shireo !” teriak ku sambil menggeleng tegas.

 

“Ne, berarti kau Yoon Yeon Hyo si yeoja pabbo !” jawabnya enteng. Aaiish.. namja ini !

 

“Ne..Ne..Baiklah Tuan Cho… Kau pangeran aegyo ! Pangeran aegyo yang pabbo~ hahahaa” seruku sambil terkikik geli.

 

“Ya!! Kau ini !” namja itu menjitak kepalaku lagi. Aku meringis.

 

“Oppa jelek ! Berhenti menjitak ku!” dia hanya tertawa evil. Dasar Cho Kyuhyun menyebalkan !

 

“Oppa, aku ingin kau bernyanyi…” pintaku tiba-tiba yang membuat matanya melotot.

 

“Shireo ! Kau harus memanggilku pangeran aegyo secara baik dan benar, baru aku mau melakukannya…” Jawabnya sambil menunjukkan evil smile-nya lagi. Licik sekali.

 

“Ne, ne… Tuan Cho. Cho Kyuhyun si pangeran aegyo yang tampan !!” sahutku setengah terpaksa. Bagaimana bisa dengan wajah seperti iblis tampan seperti itu, dia memintaku untuk memanggilnya dengan sebutan pangeran aegyo ? Dasar aneh.

 

Namja itu tertawa senang mendengar perkataanku barusan.

 

“Ya!! Cepat bernyanyi !” Seru ku sambil menatap matanya tajam. Dia tersenyum dan menyanyikan lagu yang sangat ku sukai. Kenangan lama kami….

 

 

Na oerowododoe neol saenggakhalddaen
misoga naui eolgule beonjyeo
na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen
sarangi nae mam gadeukhi chaewo

oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman
himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun
ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli
naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

neul naui gyeoteseo geurimjacheoreom
joyonghi neoneun naegero waseo
na apahaneunji maeil oerounji
geuriumeuro neoneun naege danyeoga

sesangi nal ulge haedo naneun gwaenchana
hangsang niga naui gyeote isseunigga
meonjicheoreom chueoki byeonhaeseo ddeonalgga
geujeo useumyeo maeumeul dalraeeo bwado

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
naneun ireohgeseo itjana
nae mam hanabbuninde
himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
neoreul hyanghae yeongwonhi

ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
ijeneun apeuji ana

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Lee Sungmin PoV*

 

Aku berdiri dibalik pintu, berusaha menatap apa yang terjadi di dalam. Kibum sedang mengantar Rin Rin pulang kerumahnya. Dan aku sendirian diluar tanpa tau apa yang harus aku kerjakan.

 

Dari celah-celah pintu, aku melihat Yeon Hyo tertawa riang bersama Kyuhyun. Tampak sangat bahagia. Aku senang melihat Kyuhyun bisa membuat Yeon Hyo ceria seperti itu. Apalagi ekspresi wajahnya saat mendengar Kyuhyun bernyanyi. Aku harap… pilihan ku tak salah kali ini….

 

 

 

 

-To Be Continued-

 

 

 

 
Yang baca WAJIB komment !! *maksa*

 

#plaakk

 

35 thoughts on “FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 6)

  1. Kyu?!? Mau pergi kemana… Ini mkin complicated bgt y konflik nya plis kyu sadar dun cinta pertamanya nona yoon *gregetan -__- , ljutkn ya onnie cemungudddd🙂

  2. ehhhh dikit kali,,, gpp lah
    tp,penasaran ni sama yg lanjutannya…
    hmmmm cepat ya,, di tunggu ni, jgn lama2 ya
    kasian ya.. oppa sungmin..😦 sama aku ja lahh oppa,,,, hahhaha
    ee… cepatlah tau kyuhyun tu bahwa pemilik kalung tu sebenarnya, yeon hyo.. soal nya geram dehh liatnya ,,
    ngapa lahh rin rin tu pake kalung itu… hmmmm😦
    min…. cepat ya terbitin namja babo (part 7)
    please…

    # maaf yaa aku sedikit cerewet (soalnya ceritanya ni kerenn abissssss dehhh

  3. Ahh seruuuuu
    tp tumben bgt,,lebih pendek ceritanya
    tp gpp,,yg penting seruuu^^
    kasian rinrin,,tp aku kasian jg sm yeon hyo
    mereka sm2 sakit hati tuh gara2 si Tuan Cho
    ckckck
    part selanjutnya aku tunggu ya eonni
    gumawo^^

  4. kok pendek, eon? T___T
    tp gomawo buat lanjutannya >w<//
    part berikutnya sgera release ya eon😀
    lama kunanti nii..
    kyu harus sm yeon hyo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s