FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 5)

 

“Ya!! Namja Babo!”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast :   Kyuhyun  Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

Sungmin Super Junior a.k.a Lee Sungmin

 

Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Azk Ririn Kiseki-vipelf Kyunnie a.k.a Yoon Rin Rin

 

 

Sub Cast : Kibum Super Junior a.k.a Kim Kibum

 

Yesung Super Junior a.k.a Kim Jong Woon

 

Siwon Super Junior a.k.a Choi Siwon

 

Kim Sky Kyu a.k.a Shim Na Na

 

Tyaas Permana a.k.a Choi Shi Yuan

 

 

 

Genre : AU, Romance, Comfort, Sad, Angst

 

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

 

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

 

 

 

 

 

 

 

“Ya!! Namja Babo!” *PART 5*

 

 

 

 

 

 

 

Aku benci keadaan ini ! Benci sekali ! Aku benci padamu, Cho Kyuhyun !

 

Dari kejauhan, aku melihat sebuah mobil mercedes hitam terparkir didepan sebuah resto, itu mobil Cho Kyuhyun.

 

Dan didepan mobil itu ada mobil shappire blue milik Rin Rin.

 

Aku menambah laju kecepatan sepeda motor balapku. Tanpa sadar, ekor mataku menangkap sosok Rin Rin sedang tertawa bersama orang yang sangat ku rindukan, Cho Kyuhyun.

 

Aku begitu kecewa. Sampai-sampai aku tidak sadar kalau ada sebuah bis besar tepat di depan motorku.

 

“CHO KYUHYUUNN !!!” teriak ku ke arah namja tampan itu.

 

Namja itu menoleh. Namun terlambat, motor balapku menghantam bis besar yang terparkir disebelah kiri jalan. Semuanya menjadi gelap seketika….

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“CHO KYUHYUUNN !!!” teriak seorang yeoja dari sisi kiri tempatku duduk.

 

Aku menoleh cepat. Dan tanpa ku duga, aku malah melihat hal yang paling mengerikan seumur hidupku.

 

Sangat mengerikan.

 

Yeoja itu menabrak sebuah bis besar tepat di depan mataku. Rin Rin yang sedari tadi duduk disampingku langsung bereaksi.

 

“Eonni !!!” pekiknya histeris.

 

Rin Rin menarik lenganku dan kami berlari menuju ke arah yeoja yang terlempar menghantam bagian belakang bis. Orang-orang sudah berkumpul disekitar tabrakan maut itu.

 

“Eonni !! Bangun eonni !! Jangan tinggalkan aku !!” pekik Rin Rin sambil melepaskan helm yang dikenakan yeoja itu.

 

Aku tertegun, tak bisa berkata-kata lagi. Yoon Yeon Hyo, yeoja bodoh yang selalu bertengkar denganku ini tergeletak lemas tak berdaya dengan darah segar disekujur tubuhnya.

 

Rin Rin semakin menjerit histeris.

 

Tanpa sadar, aku refleks memeluk yeoja yang tak sadarkan diri dihadapanku.

 

“Yeon Hyo-ya ! Aku disini, kuatkan dirimu ! Aku mohon bertahanlah !!” aku mengeratkan pelukanku, seperti enggan melepaskannya pergi.

 

Rin Rin hanya bisa menangis disampingku. Tak lama kemudian, ambulance datang.

 

Aku segera mengangkat tubuh Yeon Hyo kedalam ambulance. Diikuti oleh Rin Rin yang tak henti-hentinya berteriak dan menjerit, menangis.

 

Aku menatap Yeon Hyo yang bersimbah darah, lututku terasa lemas. Walaupun dia begitu menyebalkan, tapi aku tak ingin sesuatu terjadi padanya.

 

Tuhan… Aku tidak mau kehilangan yeoja ini. Aku tidak tau apakah aku mencintainya atau tidak. Tapi aku mohon, selamatkan dia….

 

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Rin Rin PoV*

 

“Eonni, bertahanlah !!” teriak ku saat melihat berbagai alat-alat mengerikan dipasang ditubuh eonni.

 

Selang oksigen mulai dipasangkan pada hidungnya, eonni tampak kesulitan bernafas. Kedua tangannya dipasangi selang infus, cairan RL (Ringer Laktat) dan transfusi darah kian membuatku merasa miris.

 

Eonni masih dalam perawatan intensif diruang gawat darurat rumah sakit ini.

 

Tak lama kemudian, aku melihat Uisa (dokter) memberikan suntikan melalui intravena ditangan kanan eonni. Eonni masih tak bergerak. Tangisku kian pecah saat Uisa itu bilang akan memindahkan eonni keruang ICU.

 

Kyuhyun oppa yang sedari tadi hanya diam kini berusaha meredakan tangisku. Aku tidak mau kehilangan eonni. Tidak mau….

 

“Yeoboseyo ? Hyung !”

 

“………”

 

“Segera kerumah sakit sekarang. Yeon Hyo kecelakaan dan sekarang ada dirumah sakit..”

 

“………”

 

“Ne, hyung. Segera beri tahu eomma dan appa-nya Yeon Hyo..”

 

“……….”

 

“Aniya…aku tidak tahu bagaimana keadaannya sekarang.. Tapi ku harap dia baik-baik saja…”

 

“……….”

 

“Ne hyung, Rin Rin sekarang bersamaku..”

 

Kyuhyun oppa baru saja menelepon Sungmin oppa. Pasti Sungmin oppa sangat panik. Aku harap eomma dan appa cepat pulang ke Seoul hari ini. Aku tak bisa menahan beban ini sendirian. Aku begitu menyayangi eonni. Apapun akan ku lakukan untuk membahagiakannya.

 

Satu jam kemudian, Uisa memberitahuku kalau aku bisa melihat keadaan eonni sekarang. Sudah ada Sungmin oppa dan Yuan eonni disini. Eomma dan appa masih berada di bandara Jepang, mereka langsung memesan tiket ke Seoul begitu mendengar kabar mengejutkan ini dari Sungmin oppa. Tapi hanya satu orang yang diperbolehkan masuk ke dalam ruangan tempat eonni dirawat.

 

Sungmin oppa menyuruhku masuk duluan kedalam ruangan yang serba steril ini. Sedangkan Sungmin oppa, Kyuhyun oppa dan Yuan eonni menunggu diluar. Kami akan melihat keadaan eonni secara bergantian.

 

Aku membuka pintu ruang ICU secara perlahan. Dan yang ku lihat seorang yeoja cantik tengah tertidur dengan kabel-kabel terpasang disebagian besar tubuhnya. Eonni belum sadar rupanya.

 

Aku berjalan mendekati tempat tidur eonni ku satu-satunya. Tanpa sadar, air mataku menetes diatas tangan kanan eonni yang dipasangi selang infus. Jari tengah eonni tampak bergerak perlahan.

 

“Cho Kyuhyun…..” desisnya tak sadar. Aku tersentak kaget. Kenapa eonni malah menggumamkan nama Kyuhyun oppa ?

 

“Kyu…..Cho Kyuhyun…..” suara eonni kembali terdengar seperti bisikan saja. Eonni terus memanggil Kyuhyun oppa. Eh ? Apa yang sebenarnya terjadi ? Aku benar-benar tidak mengerti.

 

“Eonni ?” aku memanggilnya pelan. Berusaha menyadarkannya. Kedua kelopak mata eonni perlahan-lahan tampak bergerak samar…

 

 

*Rin Rin PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Eonni ?” sayup-sayup aku mendengar suara yang sangat familiar ditelingaku. Seperti suara Rin Rin.

 

Aahh~ aku dimana ? Kepalaku pusing. Rasanya sulit sekali membuka mata ini.

 

Aku berusaha sekuat tenaga membuka mataku yang terasa berat. Samar-samar aku melihat sosok yang sangat ku kenali.

 

“Rin~ah ?” bisik ku pelan.

 

“Eonni sudah bangun ?” tanya Rin Rin sambil menyeka air mata yang menetes dipipi kirinya.

 

“Aku dimana ? Kenapa kau menangis ?” tanyaku yang membuatnya terkejut.

 

“Eonni tadi kecelakaan. Aku yang membawa eonni kerumah sakit ini..” Jawab Rin Rin sambil menggeser kursi disebelah tempat tidur ku.

 

“Kecelakaan ?” tanyaku heran. Eh ? Apa aku pernah kecelakaan ? Aku benar-benar tidak bisa mengingat kecelakaan itu.

 

“Ne, eonni tidak ingat ?” tanya nya dengan raut wajah terkejut.

 

“Ani… Bukankah aku sedang makan malam bersama eomma di Jepang ?” sahutku tak mengerti.

 

“Ya!! Eonni… jangan bercanda ! Kau liburan ke Jepang satu tahun yang lalu. Kau sekarang berada di Seoul. Dan kau kecelakaan tadi pagi bersama motor balapmu…”

 

Penjelasan Rin Rin barusan semakin membuatku tak mengerti. Aku tak bisa mengingat kapan aku pulang ke Seoul. Aku yakin sekali kalau aku sedang makan malam menikmati sushi di Jepang bersama eomma.

 

“Aku tidak bisa mengingatnya…”

 

Rin Rin terdiam.

 

“Apakah eonni ingat namja tampan bernama Lee Sungmin ?” tanya nya lagi.

 

“Ne, dia itu pangeran aegyo di Kyunghee university. Eonni menyukainya. Sekarang dia sedang konser di Seoul. Apakah kau dapat tiket konsernya ?”

 

Rin Rin menatap lurus kearahku, keningnya tampak berkerut. Seperti ada beban besar yang menimpanya saat ini.

 

“Apakah eonni tidak ingat kalau dia namja chingu-nya eonni ?” sahutnya sambil terisak.

 

“Namja chingu-ku ? Ani…aku tak punya namja chingu. Pertanyaanmu aneh sekali Rin-ah…”

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Rin Rin PoV*

 

 

“Apakah eonni tidak ingat kalau dia namja chingu-nya eonni ?” tanyaku lagi sambil terisak. Aku mulai menangis.

 

“Namja chingu ku ? Ani…aku tak punya namja chingu. Pertanyaan mu aneh sekali Rin-ah…”

 

Eonni tidak ingat Sungmin oppa ? Wae ? Apa yang terjadi pada eonni ?

 

Aku segera pamit meninggalkan ruangan eonni. Dan menemui Sungmin oppa, menjelaskan apa yang terjadi di dalam.

 

Dan ternyata sahabat dekat Yeon Hyo eonni, Shim Na Na juga telah datang dan duduk disamping Yuan eonni. Raut wajah Shim Na Na juga tak jauh berbeda daripada yang lainnya. Tampak kusut.

 

“Wae ? Yeon Hyo tak bisa mengingatku ?” tanya Sungmin oppa dengan raut wajah kecewa.  Aku mengangguk.

 

Yuan eonni mulai menangis. Na Na eonni hanya bisa terdiam sambil menatap ponsel bermotif kura-kura miliknya.

 

“Dia tidak ingat apapun ?” tanya Kyuhyun oppa membuatku kaget. Dia khawatir sekali pada eonni. Reaksinya hampir sama dengan Sungmin oppa. Aku sedikit merasa cemburu saat ini.

 

“Aniya…yang dia ingat hanya sebatas kejadian setahun yang lalu. Dia tahu namja bernama Lee Sungmin. Tapi dia tidak ingat kalau Sungmin oppa itu namja chingunya…” jawabku terbata-bata.

 

“Jadi dia juga tak ingat padaku ?” tanya Kyuhyun oppa tampak kecewa.

 

“Ani…aku belum menanyakannya, oppa..” aku semakin tak mengerti. Kenapa Kyuhyun oppa ikut-ikutan merasa kecewa seperti Sungmin oppa ?

 

Seharusnya dia senang, karna eonni tidak ingat pernah bertengkar dengannya waktu itu.

 

“Uisa….bagaimana keadaan Yeon Hyo ?” tanya Sungmin oppa membuyarkan lamunanku. Kini aku berusaha untuk fokus pada dokter yang baru saja keluar dari ruangan eonni.

 

“Kecelakaan tadi membuatnya banyak kehilangan darah, tapi kami sudah atasi dengan transfusi darah secepat mungkin. Keadaannya sekarang cukup stabil. Namun, saat kecelakaan kepalanya terbentur benda keras. Sehingga terdapat penyumbatan pembuluh darah di otak. Dan yang paling parah, dia mengalami gegar otak ringan. Mungkin dia akan kehilangan ingatannya sebagian. Singkat kata, dia mengalami amnesia sementara…” Kata-kata Uisa barusan membuatku terkejut.

 

Jadi eonni mengalami amnesia ? Pantas saja yang dia tidak ingat kalau Sungmin oppa itu adalah namja chingu-nya.

 

“Apakah dia bisa disembuhkan ?” tanya Sungmin oppa lagi. Dia tampak sangat tertekan dengan penjelasan Uisa tadi.

 

“Ne, tapi tergantung dengan orang-orang yang membantunya mengingat. Selama nona Yoon tak sadar, dia selalu menyebut nama seseorang berulang kali. Orang yang namanya disebut dibawah alam sadarnya itu kemungkinan mempunyai ikatan batin yang sangat erat dengannya. Mungkin orang itu dapat membantu mengembalikan ingatannya yang hilang…” Jelas Uisa itu panjang lebar.

“Siapa nama orang yang selalu disebutnya itu ? Apakah dongsaengku, Lee Sungmin ?” tanya Yuan eonni pada Uisa yang mengenakan jas putih itu.

 

“Ani…bukan Lee Sungmin…tapi dia selalu menyebut nama Cho Kyuhyun. Ya, benar. Dia menyebut nama Cho Kyuhyun berulang kali..”

 

Sungmin Oppa dan Yuan eonni tampak kaget.

 

“Menyebut namaku ?” tanya Kyuhyun oppa keheranan.

 

“Jadi anda yang bernama Cho Kyuhyun ? Ne, aku meminta anda untuk menemaninya. Juga membantunya untuk mengingat sesuatu. Dia akan mengingat semuanya cepat atau lambat. Tapi jangan pernah memaksanya untuk mengingat sesuatu, cukup membantunya saja. Jika kalian memaksanya, hal itu akan membuat kepalanya sakit..” Jelas Usia itu.

 

Aku melihat Yuan eonni kembali menangis. Dan Sungmin oppa terduduk lemas di kursi panjang di depan ruangan ICU. Sedangkan Kyuhyun oppa hanya bisa memandang Uisa itu seakan tak percaya…

 

 

*Rin Rin PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Kenapa dia menyebut namaku ? Bukan Sungmin hyung ? Ani…aku tidak ada hubungan apapun dengannya. Sedangkan Sungmin hyung adalah namja chingu-nya. Mungkin Uisa salah…” Bantah ku cepat.

 

Aku tak ingin melihat Sungmin hyung terluka hanya karna kejadian ini.

 

Dan kenapa juga yeoja babbo itu malah menyebut namaku, bukan Sungmin hyung ? Aaiish…

 

“Ani…tanyakan saja pada yeoja ini.” Jawab Uisa itu sambil mengisyaratkan agar aku menanyakan hal ini pada Rin Rin.

 

“Rin-ah, benarkah itu ?” tanya ku terbata-bata.

 

Ini tidak mungkin. Aku pasti bermimpi !

 

“Ne, oppa. Tadi eonni menyebut namamu… Bukan Lee Sungmin, tapi Cho Kyuhyun…”

 

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Lee Sungmin PoV*

 

Kata-kata Uisa barusan membuatku tertekan. Kenapa Yeon Hyo malah memanggil nama Cho Kyuhyun ? Bukan aku ? Aku adalahn namja chingu-nya.

 

Dan ia tak ingat sedikitpun tentang kenangan kami selama setahun ini ? Kenapa harus Cho Kyuhyunc? Ada apa ini sebenarnya ?

 

Aku benar-benar semakin tak mengerti. Ada hubungan apa diantara Cho Kyuhyun dan Yoon Yeon Hyo ? Kenapa dadaku menjadi sesak begini ?

 

Aku cemburu. Sangat cemburu. Ini sangat menyiksa batinku.

 

“Sungmin oppa, masuk lah… sekarang giliran mu.” Kata-kata Rin Rin membuyarkan lamunanku.

 

“Ne, gomawo Rin-ah.” Aku melangkahkan kaki ku dengan berat menuju ruangan ICU yang tampak didepan mataku.

 

Aku membuka pintu ruangan steril ini secara perlahan. Tampak yeoja yang sangat ku cintai kini terbaring dengan balutan perban putih dikepalanya.

 

Kabel-kabel mengerikan terpasang disebagian besar tubuhnya. Yeoja ini tetap cantik walaupun sedang dalam keadaan seperti ini. Aku duduk dikursi berwarna biru di samping tempat tidurnya.

 

“Lee Sungmin ?” ucapnya tampak terkejut.

 

Dia mengenali ku sebagai Lee Sungmin, pangeran aegyo di Kyunghee University. Bukan sebagai Lee Sungmin, namja chingu-nya.

 

Aku tersenyum melihat wajahnya yang begitu polos. Berusaha menyembunyikan kesedihanku.

 

“Ne, kau sudah sadar Yeon Hyo-ya ?” tanyaku yang dijawab dengan anggukan ringan kepalanya.

 

“Bagaimana keadaanmu ?” tanyaku lagi.

 

“Sudah jauh lebih baik. Hanya saja kepalaku sedikit pusing. Dan bagaimana aku bisa sampai di Seoul ?”

 

aku tak bisa menjawab pertanyaannya. Ini benar-benar membuatku tersiksa.

 

“Ani…aku tidak tahu..” Sahutku sambil tersenyum.

 

“Oppa…kenapa ada disini ? Bukankah oppa sedang konser sekarang ? Mana eomma ? Kenapa aku ada disini ?” tanya nya bertubi-tubi.

 

Aku hanya tersenyum seraya menatap kedua bola mata cokelat kehitamannya yang bening.

 

“Oppa..wae ?” dia terkejut saat aku mulai meneteskan air mataku.

 

Aku tak pernah meneteskan air mata seperti ini. Tapi kenyataan ini terlalu berat untuk ku.

 

“Konserku sudah selesai Yeon Hyo-ya… Aku datang hanya untuk melihat keadaan mu… Cepatlah sembuh… Arraseo ?” Jawabku yang dibalas dengan senyuman olehnya.

 

Lagi-lagi aku melihat senyuman ini. Senyuman yang juga dimiliki oleh Cho Kyuhyun.

 

“Ne, gomawo oppa…” Suaranya terdengar senang. Sepertinya dia menyukaiku. Persis seperti satu tahun yang lalu. Aku akan mencobanya.

 

“Yeon Hyo-ya… Mau kah kau bertunangan ku ?” aku mengucapkan kata-kata yang sama dengan yang aku lontarkan padanya semalam. Dia terdiam dan mulai memegangi kepalanya.

 

“Sakiit ! Sakiit sekali !!” pekiknya sambil merintih kesakitan.

 

“Yeon Hyo-ya ! Gwaenchana ?” tanyaku panik.

 

“Oppa… sakit ! Kepalaku sakit sekali !” rintihnya yang membuatku kelimpungan.

 

Aku merasa bersalah karna mencoba untuk membuatnya mengingatku. Aku mundur perlahan dari tempat tidur Yeon Hyo, membuka pintu kemudian keluar ruangan sambil berlari mencari Uisa.

 

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Konserku sudah selesai Yeon Hyo-ya… Aku datang hanya untuk melihat keadaan mu… Cepatlah sembuh.. Arraseo ?” Jawab Sungmin oppa yang ku balas dengan senyuman.

 

Aigoo!! Dia tampan sekali. Benar-benar pangeran aegyo yang sangat ku kagumi.

 

“Ne, gomawo oppa…” Jawabku senang. Sepertinya dia menyukaiku. Aku senang sekali kalau Sungmin oppa perhatian terhadapku.

 

“Yeon Hyo-ya… Mau kah kau bertunangan ku ?” Kata-katanya membiusku. Aku teringat sesuatu dengan samar, rumah itu. Rumah mewah dengan halaman yang cukup luas, anak tangga dan gaun pengantin. Ada Yuan eonni disana.

 

“Sakiit! Sakiit sekali !!” pekik ku sambil merintih kesakitan.

 

“Yeon Hyo-ya ! Gwaenchana ?”

 

“Oppa….sakit ! kepalaku sakit sekali !”

 

Kepalaku benar-benar sakit. Samar-samar aku melihat pangeran aegyo itu berlari meninggalkan ruangan yang serba putih ini. Tak lama kemudian, kepalaku terasa berat, tak bisa ku tahan. Pandanganku berubah menjadi sangat gelap….

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

Aku melihat Sungmin hyung keluar ruangan itu dengan tergesa-gesa. Dia berlari mencari Uisa.

 

Yuan noona dan Na Na pergi ke kantin rumah sakit, begitu juga Rin Rin. Dia kelihatan lelah menangis. Yuan noona berinisiatif untuk menghiburnya. Walaupun raut wajah Yuan noona juga tampak tertekan.

 

Tak lama kemudian, Uisa dan Sungmin hyung masuk ke ruangan Yeon Hyo. Tampaknya terjadi sesuatu yang tidak beres. Aku semakin tak tenang. Jangan sampai terjadi sesuatu padanya.

 

“Kyuhyun-ah !” kata-kata Sungmin hyung membuyarkan lamunanku.

 

“Wae ?” jawabku cepat.

 

Sepertinya Sungmin hyung baru saja keluar dari ruangan itu. Tak lama kemudian Uisa juga keluar dari ruangan itu sambil melambai kearah kami. Aku tersenyum ramah.

 

“Aku menyebabkan kepala Yeon Hyo sakit saat mencoba membantunya mengingat..” Lirih Sungmin hyung yang membuatku tak mengerti.

 

“Uisa itu benar, hanya kau yang bisa mengembalikan ingatan Yeon Hyo. Aku mohon padamu Kyunnie, bantu aku..” Sungmin hyung melanjutkan kata-katanya yang membuatku tak percaya.

 

“Tapi Hyung….dia yeoja chingu-mu…” jawabku terbata-bata.

 

“Ne, tapi kali ini aku serahkan dia padamu Kyunnie… Demi Yeon Hyo… Demi kesembuhannya..” Sungmin hyung tampak sangat tertekan saat ini.

 

“Tapi Hyung….”

 

“Kau boleh membantah ucapanku kapan pun kau mau… Tapi aku mohon, jangan membantah ucapanku kali ini, Kyu…”

 

Aku tertegun. Sebegitu besar kah cinta yang dimiliki Sungmin hyung untuk Yeon Hyo hingga mau melakukan semuanya demi yeoja itu ? Aku tak boleh mengecewakannya.

 

“Ne hyung, aku akan berusaha sebisa mungkin.” Jawabku sambil tersenyum.

 

“Gomawo Kyunnie, kau memang dongsaengku yang paling baik… Cepatlah masuk kedalam..”

 

Aku melangkahkan kaki menuju ruangan steril itu. Tampak seorang yeoja cantik yang tertidur dengan polosnya saat aku membuka pintu ruangan. Secara perlahan, aku menarik kursi untuk duduk disamping tempat tidurnya.

 

“Yeon Hyo-ya… bangun lah.. Aku disini…” aku membelai rambutnya lembut.

 

Perlahan ia membuka kedua kelopak matanya. Yeoja itu mengerjap-ngerjapkan kedua kelopak matanya, berusaha menatap wajahku.

 

“Cho Kyuhyun ?” tanya nya sambil berusaha menyentuh wajahku dengan tangan kanannya.

 

“Ne, aku disini, Yeon Hyo-ya… Cepatlah sembuh…” kata ku sambil tersenyum.

 

“Ne…gomawo sudah mengkhawatirkan ku.. Aku tak apa-apa.. Kau sangat tampan Oppa…” jawabnya membuatku kaget.

 

Dia tak pernah seperti ini. Dan apa yang dia bilang barusan ? ‘Oppa’ ? Yeoja keras kepala macam Yeon Hyo tak pernah memanggilku ‘oppa’ dan tiba-tiba kali ini dia memanggilku seperti itu ? ada apa dengannya ?

 

“Ne…aku memang sangat tampan… Kau baru menyadarinya ? Kkekeke” Jawabku sambil tersenyum evil.

 

Dia membalas senyumanku seperti biasanya. Senyumannya itu benar-benar mirip cinta pertamaku dulu.

 

Aaiish… Aku mulai merasa bingung, Yeon Hyo wajahnya memang mirip sekali dengan cinta pertamaku 16 tahun yang lalu. Tapi mengapa dia tidak memiliki kalung yang ku berikan dulu ? Dan malah dongsaengnya Yoon Rin Rin yang memakai kalung tersebut.

 

Apakah aku salah orang ? Aku benar-benar tak mengerti. Aaarrgghh.. pabbo-ya !

 

“Cho Kyuhyun, saranghae….” ujarnya lagi membuatku terkejut.

 

Entah apa yang merasuki otak ku, saat mendengarnya bicara seperti itu aku langsung memeluknya erat. Aku benar-benar tidak tahu apa yang terjadi. Tubuhku seakan bergerak sendiri.

 

“Aku tak mau kehilanganmu… Jangan pernah bertindak seperti ini lagi… Yoon Yeon Hyo saranghae~”

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Aku tak mau kehilanganmu… Jangan pernah bertindak seperti ini lagi… Yoon Yeon Hyo saranghae~”

Aku tersenyum mendengar perkataannya barusan. Dia memang menepati janjinya 16 tahun yang lalu. Berjanji untuk selalu mencintaiku. Kini dia ada di hadapanku, memeluk ku dengan hangat. Aku rindu saat-saat kami bersama. Aku terbayang kenangan kami saat Kyuhyun oppa mengukir namaku di pohon.

 

“Aku akan selalu mencintaimu Hyo~ah.

Yoon Yeon Hyo…Saranghae~”

-Cho Kyuhyun. July, 1995-

“Yeon Hyo-ya…wae ? kenapa melamun ?” suara Kyuhyun oppa mengagetkan ku.

 

“Ani…hanya berusaha mengingat sesuatu…” jawabku lemah.

 

“Jangan memaksakan diri, Yeon Hyo-ya…”

 

Aigoo… Dia benar-benar perhatian padaku.

 

“Oppa..apakah kau berjanji akan selalu mencintaiku ?” pertanyaanku membuatnya terdiam. Raut wajahnya berubah. Terlihat sekali ada beban berat yang sedang dirasakannya.

 

“Ne, Yeon Hyo-ya… Saranghae~” jawabnya sambil tersenyum.

 

“Oppa !!” tiba-tiba aku mendengar suara yeoja yang sangat ku kenal.

 

Aku dan Kyuhyun oppa menoleh kearah pintu.

 

Dongsaengku, Yoon Rin Rin sedang berdiri disana dengan air mata menetes di pipinya. Tapi kenapa dia menangis seperti itu ? Ada apa dengannya ?

 

“Rin-ah !” Kyuhyun oppa memanggil Rin Rin saat yeoja itu berlari meninggalkan ruangan tempatku dirawat. Aku sama sekali tak mengerti.

 

Ku lihat Kyuhyun oppa mulai beranjak dari kursi tempatnya duduk. Refleks aku memegang pergelangan tangannya saat dia mulai melangkah meninggalkan tempat tidurku.

 

“Oppa…wae ? Mau kemana ? Tetap lah disini… Ku mohon…” ujarku memelas.

 

Kyuhyun oppa hanya mengangguk dan duduk dikursinya kembali. Aku melihat wajahnya yang sangat tertekan.

 

“Oppa… waeyo ?” tanyaku lagi.

 

“Ani, gwaenchana Yeon Hyo-ya… Tenanglah…Oppa akan menemanimu disini..” sahutnya sambil menghela nafas berat.

 

“Ne..gomawo oppa..” jawabku sambil tersenyum kembali. Ada rasa senang yang tiba-tiba saja mencuat dari dalam hatiku. Tapi sepertinya ada sesuatu yang janggal. Tapi apa ?

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

-To Be Continued-

 

 

 
Yang baca WAJIB komment !! *maksa*

#plaaakk

 

 

 

44 thoughts on “FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 5)

  1. makin lama makin sru…
    makin bikin penasar…
    pokok’y d tunggu terus kelanjutany…
    ow ea yg my love my kiss my heart part 22ny mna????

  2. eonnie…keren abis ffmu yg ne…daebak deh..kyu udah tau endingnya dr fb..hehe…bwt ku nangis sejadi jadinya.untung byk stok airmata..huhuhuhu,,,kesian sungmin oppa….tapi tetep u’re the best..kyu ampe’ males baca ff yg laen selain pnya eonnie…hehehehe…lanjutkan eonnie….

  3. kereen bngeet eon .. !!
    aku udah bca dari part satu, tpii bru skrng ninggalin jejak .. !!
    hhehehee …
    lanjutannya jgn lama2 yaa eon …
    I like this .. !!

  4. Ini di luar dugaan thor ..
    Mudah”an hilang ingatan ny hyo bs bwt rin rin mengakui klo dy yg ambil kalung pemberian kyu,biar kyu tau cnt pertama ny itu hyo bkn rin rin ^^

  5. kasian liat yeon hyo, tpi gak tega lagi liat rin rin. sungmin oppa yg sabar😦
    masih belum sadar juga kah kyuhyun oppa??

  6. arrgh part ini bikin sedih + seneng, seneng karena hyo sama kyu tapi sedih karena hyo amnesia kasian juga sama sungmin + rin rin yg patah hati😦, daebak deh part ini semua feel muncul ^^

  7. Duhhh jadi bingung mau komentar apa.. sebenernya sih nyesek banget kalau jadi sungmin sama rinrin.. tapi kan emang hyo-kyu udah saling suka pas mereka kecil :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s