FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 4)

 

“Ya!! Namja Babo!”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast :   Kyuhyun  Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

Sungmin Super Junior a.k.a Lee Sungmin

 

Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Azk Ririn Kiseki-vipelf Kyunnie a.k.a Yoon Rin Rin

 

 

Sub Cast : Kibum Super Junior a.k.a Kim Kibum

 

Yesung Super Junior a.k.a Kim Jong Woon

 

Siwon Super Junior a.k.a Choi Siwon

 

Kim Sky Kyu a.k.a Shim Na Na

 

Tyaas Permana a.k.a Choi Shi Yuan

 

 

 

Genre : AU, Romance, Comfort, Sad, Angst

 

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

 

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

 

 

 

 

 

 

 

 

“Ya!! Namja Babo!” *PART 4*

 

 

 

 

 

 

“Aahh~ Ani…pasti sangat cocok ! Ikut eonni ke kamar. Kajja !!” Sahut Yuan noona sambil mengajak Yeon Hyo naik ke lantai dua.

 

Aku menunggu mereka di bawah dengan sabar.

 

15 menit kemudian….

 

Aku melihat seorang yeoja yang hampir tidak ku kenali.

 

“Yeon Hyo-ya…kau cantik sekali..” desis ku kagum saat melihat yeoja itu memakai gaun pengantin putih yang sangat panjang.

 

Wajahnya yang polos di olesi dengan make up minimalis. Rambutnya yang tergerai panjang, kini di satukan dengan tiara yang menyilaukan mataku. Yeoja ini tampak cantik sekali.

 

Aku terkesima, dan berjalan tanpa sadar ke arahnya. Dia benar-benar persis seorang tuan putri.

 

Aku merogoh saku celanaku. Dan mengeluarkan sebuah kotak berisi cincin berlian dengan permata shappire blue di tengahnya.

 

“Yeon Hyo-ya… Mau kah kau bertunangan denganku ?”

 

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Yuan eonni mendandaniku layaknya seorang pengantin saja.

 

Dia menyuruhku atau lebih tepatnya ‘memaksaku’ untuk mencoba gaun pengantinnya yang begitu indah. Warna seputih salju dan ada manik-manik kecil seperti mutiara yang berkilauan menghiasi bagian pinggangnya. Tak dapat ku jelaskan secara rinci bagaimana indahnya gaun ini, yang jelas gaun ini sangat panjang ! Ujungnya menyentuh lantai dan itu berarti aku harus berhati-hati saat berjalan agar tidak jatuh.

 

“Tutup matamu, Yeon Hyo-ya…” perintah Yuan eonni lagi.

 

“Tapi eonni…”

 

“Tinggal sedikit lagi dan semuanya beres…”

 

Aku menghela nafas dan pada akhirnya menutup kedua kelopak mataku dengan pasrah. Aku tidak suka berdandan. Dan hari ini aku harus melakukannya karna menghormati Yuan eonni. Aaiish…

 

“Yaakk! Selesai !”

 

Aku mengerjap-ngerjapkan mataku dan berusaha fokus menatap sesosok bayangan yeoja yang terpantul di cermin. Aigoo… Benarkah ? Aahh~ cantik sekali. Bahkan aku seperti tidak mengenali diriku sendiri.

 

Aku menoleh ke arah Yuan eonni yang membereskan peralatan make up yang satu pun tidak ku ketahui fungsinya untuk apa.

 

“Kita turun sekarang, ne ? Aku yakin kalau Sungmin akan terpana melihatmu, Yeon Hyo-ya.. Kkekkee~”

 

“Sekarang ?”

 

“Ne, tunggu apa lagi ? Kajja !”

 

“Tapi eonn, aku malu..”

 

“Malu ? Hhaha.. Kenapa kau malu, Yeon Hyo-ya ?”

 

“Aku tak pantas memakai gaun ini eonn.. Terlihat aneh…” ucapku sambil kembali memperhatikan pantulan diriku di cermin.

 

“Aniya, kau cantik sekali ! Kita turun ke bawah, ne ? Sungmin pasti sudah tak sabar lagi melihatmu..”

 

“Jinjja ?”

 

“Aaiish.. kau ini tidak percaya diri sekali, Yeon Hyo-ya… Palli !”

 

Oke, aku menyerah. Kali ini aku tidak bisa mengelak lagi, bagaimanapun juga Yuan eonni sudah bersusah payah mendandani ku. Tidak mungkin aku kabur dan menolak permintaannya.

 

Aku menuruni anak tangga satu demi satu secara perlahan. Ekor mataku tertuju kebawah, ku lihat Sungmin oppa tampak berdiri dari tempatnya duduk.

 

Dia menatapku tak berkedip. Aku menghela nafas. Berusaha tenang dan menghilangkan rasa gugup yang menghantui pikiranku.

 

Tak lama kemudian, Sungmin oppa merogoh saku celananya. Entah benda apa yang akan di keluarkannya. Aku terkejut saat sungmin oppa mengeluarkan sebuah kotak berisi cincin berlian dengan permata shappire blue di tengahnya.

 

“Yeon Hyo-ya… Maukah kau bertunangan denganku ?” kata-katanya membiusku. Aku terkesima. Tak mampu menjawab apapun.

 

Sungmin oppa kini berlutut dihadapanku sambil menyodorkan sebuah cincin berlian yang cantik sekali. Aigoo…Dia benar-benar pantas di sebut pangeran aegyo ! Aku tertegun. Tak sanggup mengeluarkan kata-kata.

 

Aku menyukainya. Tapi aku tidak tahu apakah aku mencintainya atau tidak. Nama Cho Kyuhyun selalu ada didalam hatiku yang paling dalam. Tapi aku tidak akan mengecewakan namja dihadapanku ini. Dia begitu tulus mencintaiku.

“Ne, oppa…saranghae~” jawabku sambil mengambil kotak yang berisi cincin itu dari tangannya. Sungmin oppa tersenyum seraya bangkit dan berdiri tegak dihadapanku.

 

Beberapa detik kemudian, aku mendengar sorakan gembira dari Yuan eonni tepat di belakang ku…

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

 

*Lee Sungmin PoV*

 

 

Aku mengamati wajah Yeon Hyo saat kami berada dalam perjalanan pulang menuju rumahnya. Dia tersenyum manis sekali. Aku benar-benar sangat bahagia saat ia menerima permintaan pertunanganku.

 

Hanya saja, ia meminta pertunangan itu dilakukan saat eomma dan appa-nya pulang ke Seoul. Itu berarti tinggal 2 minggu lagi waktu yang tersisa untuk menyiapkan segala sesuatu yang harus dipersiapkan untuk pesta pertunanganku dengan Yeon Hyo nanti.

 

Aku memacu mobilku dengan cepat. Karna besok Yeon Hyo kuliah pagi, aku tidak ingin dia kurang tidur gara-gara aku.

 

Pasti Rin Rin sudah tidur saat ini. Ini sudah jam 9 malam. Dan terlihat kalau Yeon Hyo juga mengantuk.

 

“Oppa…gomawo sudah mengantarku pulan…” ucapnyaa sambil menguap.

 

Aigoo…Wajahnya polos sekali. Dia benar-benar manis.

 

“Ne, chagiya…sekarang masuklah dan lekas tidur..” Sahutku sambil mengantarkannya masuk kedalam rumah.

 

“Hehhee…gomawo atas hari yang indah ini oppa..” lagi-lagi dia menunjukan senyuman itu. Kenapa aku kembali teringat Cho Kyuhyun ?

 

“Ne…oppa pulang, besok hati-hati saat berangkat ke kampus.. arraseo ?” jawabku sambil berjalan menuju kedalam mobil.

 

Yeon Hyo mengangguk dan melambaikan tangannya sambil tersenyum manis.

 

Aku segera meninggalkan rumah itu begitu Yeon Hyo menghilang dari pandangan mataku.

 

 

*Lee Sungmin PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Aigoo…Lelah sekali.

 

Aku merebahkan tubuhku ke tempat tidur empuk bernuanaa pink milik ku.

 

Tidak ada suara Rin Rin sama sekali. Biasanya dia berisik dan menanyaiku macam-macam. Aahh~ pasti sekarang dia sudah tidur dan tidak menyadari kalau aku sudah pulang.

 

Dan itu pasti karna jendela kamarnya menghadap ke kolam renang belakang rumah, bukan seperti jendela kamarku yang menghadap ke halaman depan rumahku. Kalau saja Rin Rin tidur disini, pasti dia terbangun karena suara mesin mobil.

 

PLETAAKK !

 

Suara apa itu ? Aku merasa kalau jendela kamarku dilempar batu.

 

Aku menguap perlahan dan mencari-cari sendal kamar. Dan jendela kamarku kembali dilempari sesuatu. Nuguya ?

 

Aku bergegas menuju jendela kamarku. Dan membuka tirai dengan warna pink lembut.

 

Eh ? Apa penglihatanku tidak salah ? Aku melihat seorang namja tengah berdiri di halaman rumahku !

 

Aigoo… Siapa dia ?

 

Aku membuka kaca jendela kamarku secara perlahan. Tapi aku tidak dapat melihat dengan jelas wajah namja tersebut. Apakah dia sungmin oppa ? Aahh~ bukan ! Sungmin oppa tidak bisa bermain piano.

 

Namja itu melihat kearahku sebentar dan ada akhirnya duduk dibangku yang entah sudah berada disana. Namja itu mulai memainkan pianonya.

 

Dentingan piano yang indah…

 

Aku mulai terhanyut dalam permainan pianonya. Dan sekarang dia mulai membiusku dengan suaranya yang begitu merdu. Dia mulai bernyanyi.

 

Suara ini sepertinya aku mengenalinya. Sangat indah…

 

 

 Na oerowododoe neol saenggakhalddaen
misoga naui eolgule beonjyeo
na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen
sarangi nae mam gadeukhi chaewo

oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman
himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun
ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli
naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

neul naui gyeoteseo geurimjacheoreom
joyonghi neoneun naegero waseo
na apahaneunji maeil oerounji
geuriumeuro neoneun naege danyeoga

sesangi nal ulge haedo naneun gwaenchana
hangsang niga naui gyeote isseunigga
meonjicheoreom chueoki byeonhaeseo ddeonalgga
geujeo useumyeo maeumeul dalraeeo bwado

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
naneun ireohgeseo itjana
nae mam hanabbuninde
himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
neoreul hyanghae yeongwonhi

ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
ijeneun apeuji ana

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul

 

Aigoo…aku tahu lagu ini. Hope is a Dream That Doesn’t Sleep ! Dan aku tahu siapa yang menyanyikannya.

 

Kenapa dia tak beranjak dari sana ? Padahal lagunya telah selesai ia nyanyikan dengan sangat baik.

 

Jinjja ? Dia mengulang lagu ini sekali lagi. Ya!! Aku tau siapa namja itu !

 

 

 

Tidak masalah jika aku kesepian. Setiap kali aku teringat padamu
Senyum menyebar di wajahku
Tidak masalah jika aku lelah. Setiap kali Kau senang
Hatiku penuh dengan cinta

Hari ini saya bisa hidup di dunia yang sangat keras
Bahkan jika aku lelah, ketika ku menutup mata, aku hanya melihat wajah Mu
Mimpi yang masih terngiang di telinga ku
Apakah meninggalkan sisi ku terhadap Mu?

Setiap hari hidup Ku seperti mimpi
Jika kita dapat melihat satu sama lain dan saling mencintai
Aku akan berdiri lagi

Bagi ku, kebahagiaan dan kenangan berharga
Akan lebih hangat selama masa-masa sulit
Bagi ku, harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur

Seperti bayangan di sisiku Kau selalu
Diam-diam datang kepada ku
Untuk melihat apakah aku sakit?, untuk melihat apakah aku kesepian setiap hari
Dengan perasaan kerinduan, Kau datang kepada ku

Bahkan jika dunia ini membuat ku menangis, aku baik-baik saja
Karena Kau selalu di sisiku
Seperti debu, akan mereka berubah dan meninggalkan kenangan?
Aku akan tetap tersenyum untuk memudahkan hatiku

Setiap hari hidup ku seperti mimpi
Jika kita dapat melihat satu sama lain dan saling mencintai
Aku akan berdiri lagi

Bagi ku, kebahagiaan dan kenangan berharga
Akan lebih hangat selama masa-masa sulit
Bagi ku, harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur

Tidak peduli berapa kali aku tersandung dan jatuh
Aku masih berdiri seperti ini
Aku hanya memiliki satu hati
Saat aku lelah Kau menjadi kekuatanku
Hati Ku terhadap Mu selamanya

Jadi Aku menelan sakit dan kesedihan
Aku hanya akan menunjukkan kepada Mu Senyuman Indah
SAMPAI AKU MATI KAU SELALU ADA DI HATIKU

ku akan selalu berpegang pada mimpi ku ingin memenuhi dengan Mu
Aku akan mencoba untuk memanggil Nama Mu di tempat Aku tak dapat lagi mencapainya
AKU MENCINTAI MU SEPENUH HATI KU

 

 

 

Aku kembali terkesima saat namja itu menyanyikan lagu ini sekali lagi. Makna dari lagu ini benar-benar menyentuh hatiku. Tanpa sadar kaki ku berjalan sendiri menuruni anak tangga, makin lama makin cepat. Sampai akhirnya aku berlari.

 

Ya ! Aku berlari menuju namja tersebut. Aku tak bisa menahan perasaan ini. Aku tak bisa menahan gejolak dari tubuhku sendiri. Aku tak bisa berhenti berlari.

 

“CHO KYUHYUN !!” teriak ku sekeras mungkin. Namja itu menoleh ke arahku.

 

Tanpa bisa ku tahan lagi, aku langsung memeluknya. Memeluk Cho Kyuhyun-ku. Entah kenapa, aku merasa saat ini dia adalah Cho Kyuhyun-ku yang lama hilang.

“Oppa…kau kemana saja ? Aku lelah mencarimu… Lelah sekali..” mulutku bicara tanpa bisa ku kontrol.

 

“Oppa…Saranghae… Jeongmal Saranghaeyo…” aku semakin memeluknya erat.

 

Dia memakaikan sebuah cincin berlian berukiran bintang disisi kiri dan kanannya di jari manis kiriku. Aku semakin terisak. Aku tidak ingin kehilangan Cho Kyuhyun-ku lagi.

 

“Cho Kyuhyun…saranghae..”

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

Aaiish… Kemana Rin Rin ?

 

Aku dari tadi melempari jendelanya dengan batu. Tapi jendela kamarnya tidak kunjung dibuka.

 

Heii ! Akhirnya dia membuka jendela kamarnya. Aku melirik yeoja itu sekilas dan mulai berjalan menghampiri piano yang sengaja ku bawa dari rumah. Dia harus tahu bagaimana perjuanganku membawa piano ini hingga sampai disini. Yaahh, walaupun aku harus menyewa beberapa orang dan juga mobil pengangkut barang untuk membawanya. Tapi ini semua demi Rin Rin.

 

Aku mulai memainkan piano putih itu. Mencoba bernyanyi sepenuh hati. Aku ingin sekali Rin Rin ingat kenangan kami dulu.

 

Aku akan selalu mencintainya. Itu yang pernah ku ucapkan dulu. Semoga setelah mendengar aku bernyanyi, Rin Rin akan sadar. Dan ingat kenangan 16 tahun yang lalu. Aku mulai menyanyikan lagu kenanganku bersama cinta pertamaku dulu.

 

Aku menciptakan lagu ini saat aku masih kecil.

 


eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul…

 

Aku baru saja menyelesaikan bait terakhir laguku. Saat ku lihat seorang yeoja mengenakan piyama berwarna pink berlari menghampiriku. Dan langsung memeluk ku dengan erat.

 

“Oppa…kau kemana saja ? Aku lelah mencarimu… Lelah sekali..” yeoja itu bicara dengan tergesa-gesa.

 

“Oppa…Saranghae…Jeongmal Saranghaeyo…”

 

aku merasakan pelukan nya semakin erat menyelimuti tubuhku. Dia sepertinya menangis. Dengan segera aku memakaikan cincin yang ku beli pada jari manis kirinya. Ternyata ukuran cincin itu pas sekali dengan jarinya.

 

“Cho Kyuhyun…saranghae…” ucapnya terisak.

 

Aku benar-benar tertegun mendengar ucapan yeoja ini barusan. Dia menangis dipelukanku.

 

“Yoon Rin Rin…saranghae….” balasku sambil tersenyum.

 

Yeoja itu melepaskan pelukannya. Dan langsung menatapku dengan pandangan terluka.

 

“Aku Yoon Yeon Hyo….bukan Yoon Rin Rin…mianhae, kau salah orang…”

 

Eh ? Yeon Hyo ?

 

Yeoja itu menghapus air matanya sekilas dan berlari memasuki rumahnya kembali. Aku mengejarnya namun pintu rumah itu dikunci rapat oleh Yeon Hyo, sebenarnya aku tak tau apa yang terjadi.

 

Aku datang kemari hanya bernyanyi untuk Rin Rin. Kenapa malah Yeon Hyo yang datang dan memeluk ku ? Ada apa ini sebenarnya ?

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Aku bangun kesiangan hari ini.

 

Mata ku bengkak.

 

Aku menangis semalaman hanya karna namja babbo bernama Cho Kyuhyun yang tidak mengenali ku sebagai cinta pertamanya.

 

Rin Rin memanggilku berulang kali dari luar kamar.

 

“Eonni.. wae ? Eonni sakit ? Cepat buka pintunya..”

 

Aku hanya diam ditempat tidurku dengan pikiran kusut.

 

“Eonni ? Wae ? Jawab aku, eonni !” suaranya terdengar panik.

 

“Ani…hanya flu.. Cepat lah kau pergi ke kampus, Rin-ah… Bilang pada Na Na kalau aku sakit dan tidak akan masuk hari ini…” Jawabku berbohong.

“Ne..eonni.. Cepat sembuh !” teriak Rin Rin dari luar.

 

Aku hanya diam seperti patung dibalik selimutku. Berusaha menahan tangisku yang hampir pecah saat melihat kembali cincin yang bersemayam di jari manisku kini. Aku tak tahan lagi. Saat ku lihat mobil Rin Rin meninggalkan halaman rumahku. Aku pun dengan segera turun ke lantai dasar. Dan meraih kunci motor balapku.

 

Aku mengendarai motor balap kesayanganku dengan kecepatan tinggi. Aku pergi dari rumah tanpa berganti baju. Masih mengenakan piyama pink-ku semalam yang kian lusuh karna air mataku yang tak berhenti menetes.

 

Aku benci keadaan ini ! Benci sekali ! Aku benci padamu, Cho Kyuhyun !

 

Dari kejauhan, aku melihat sebuah mobil mercedes hitam terparkir didepan sebuah resto, itu mobil Cho Kyuhyun.

 

Dan didepan mobil itu ada mobil shappire blue milik Rin Rin.

 

Aku menambah laju kecepatan sepeda motor balapku. Tanpa sadar, ekor mataku menangkap sosok Rin Rin sedang tertawa bersama orang yang sangat ku rindukan, Cho Kyuhyun.

 

Aku begitu kecewa. Sampai-sampai aku tidak sadar kalau ada sebuah bis besar tepat di depan motorku.

 

“CHO KYUHYUUNN !!!” teriak ku ke arah namja tampan itu.

 

Namja itu menoleh. Namun terlambat, motor balapku menghantam bis besar yang terparkir disebelah kiri jalan. Semuanya menjadi gelap seketika….

 

 

 

 

 

-To Be Continued-

 

 
Yang baca WAJIB komment !! *maksa*

 

 

 

 

 

42 thoughts on “FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 4)

  1. ihh sedih kaliii ceritanya… tapii,,tetapp keerrraaaaaaaaaaaannnnnnnnnnnnnnnnn
    sebenarnya siapa sihh ygn di cinta si yeon yoon?? oppa sungmin atau oppa kyuhyun…
    lanjutin ya min,, yang FF “Ya!! Namja Babo!” (PART 5),,, di tunggu min..
    ok ^_^ min

  2. omo!! yeon hyo kecelakaan !
    Kyu babo! kasian yeon hyo udah meluk2 bilang saranghae yg disebut malah nama.a rin rin..
    sakit hati tuh adik sendiri senang2 ma orang yg dicintai.
    rin rin jg gak coba jelasin ke kyuhyun gtu klo cinta pertama kyu itu kakaknya yeon hyo… cinta emang buta.
    kyu terlalu babo!! g bisa bedain aigoo greget aku…

  3. Wah FF nya keren eonni
    nah lo??
    Yeon hyo ampe kecelakaan krn cinta gtu,,,cemburu dia
    xixixi
    ku tunggu kelanjutan FF part 5 nya eonni
    gumawo

  4. Eeee .. Yeonhyo menerima lamaran sungmin? Apa krn yeonhyo dah nyerah..Ga ßišª bertemu kyuhyun – nya? (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ!

    MWO .. Krn kyuhyun nyanyi in sebuah lagu .. Yeonhyo lsg tau dia kyuhyun – nya .. Trus meluk kyuhyun .. Sayangnya kyuhyun nyebut Nama rinrin .. Huaaaaaaaahhh kasihan .. Yeonhyo nangis kyuhyun Ga mengenali nya .. Apalagi pas melihat kyuhyun mesra sama rinrin .. Huaaaaaa kyuhyun babooo

    ANDWE … Yeonhyo kecelakaan ?
    ANDWE ….

  5. Saat hyo Ʊϑaђ mulai menyadari kyu itu cnt pertama ny tp knp hyo malahan kecelakaan ^^ aiiigooo kyu kau bagaiman cc .. Sebenernya kau mencintai syapa >_<

  6. ahhhh
    andweee.. di sini ceritanya Yeon Hyo udh ngenalin Kyuhyun sebagai cinta pertamanyaa? tp kenapa Kyuhyun gak sadar jugaaa.. gregetann

  7. akhirnya yeon hyo sadar klo kyuhyun first lovenya ^^ dan ending part ini tragis bgt hyo-nya kcelakaan yah, penasaran lanjut baca.

  8. KYAAA~…!
    Dramatis bgt ya.. ><"
    Rada nyesek pas si kyuhyun main piano u/ rin rin tp mlh yeon hyo yg dtg dan kyu nyebut dia sbgai adiknya, rin rin.
    Terlbh pas trakhirnya itu lho, thor. Yeon hyo pasti tertekan bgt sm kejadian malem itu ya?

    Ff bkinan author emg T.O.P B.G.T dehh.. DAEBAK!

    Lanjuuuuutttt~..
    Hwaiting thooorr!😀

  9. Dramatis ya.. ><" Rada nyesek pas si kyuhyun main piano u/ rin rin tp mlh yeon hyo yg dtg dan kyu nyebut dia sbgai adiknya, rin rin.
    Terlbh pas trakhirnya itu lho, thor. Yeon hyo pasti tertekan bgt sm kejadian malem itu ya?

    Ff bkinan author emg T.O.P B.G.T dehh.. DAEBAK!

    Lanjuuuuutttt~..
    Hwaiting thooorr!😀

  10. Yeon hyo kecelakaan?? Makin seru nih ceritanya.. sebenernya kyuhyun itu sadar apa ga coba kalau yeon hyo itu cinta pertamanya dan bukan rinrin T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s