FF “Winter’s Memories” [OneShot]

[Hyo-Kyu couple] “Winter’s Memories

 

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

Main Cast : Kyuhyun Super Junior a.k.a Cho Kyuhyun

 

                        Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Sub Cast : Kim Tae Hee

           

                        Kim Hyun Joong

 

 

Genre : AU, Romance, Comfort

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu

                        Super Junior milik ELF, tapi Kyuhyun dan Fanfiction ini hanya milik Yeon Hyo😄

 

 

Lenght : 4.796 words

 

 

Credit pict : Hilda Tamuu (Cho Hyu Ri)

 

 

 

 

 

~[Hyo-Kyu quotes]~

 

“Bagiku dirinya itu seperti api. Sering meledak-ledak, tak bisa dihentikan. Tapi aku selalu membutuhkan api itu untuk membuatku tetap bertahan hidup. Tanpanya disisiku, seperti memakan makanan mentah setiap hari.”

–Cho Kyuhyun-

 

“Dia itu seperti musik. Hidup akan terasa sepi tanpa teriakannya di telingaku.”

–Yoon Yeon Hyo-

 

 

 

 

 

 

Recommended Song :: Super Junior – All My Heart

 

Super Junior – Hate U, Love U

 

 

 

 

 

 

 

FF “Winter’s Memories” –OneShot-

 

 

 

 

 

 

 

“Kau percaya takdir ?”

 

“Takdir ? Hah ! Tentu saja tidak !”

 

“Lalu bagaimana menurutmu tentang pertemuan kita ini ? Kau pikir itu bukan takdir ? Aaiish…”

 

“Yeoja bodoh ! Aku menganggapnya itu bukan lah suatu takdir ! Tapi ‘ketentuan’ ! Kita memang ditentukan untuk bertemu, saling mengenal dan pada akhirnya bersama.. Bagaimana menurutmu ?”

 

“Pendapatmu aneh… Tetap saja disebut takdir atau mungkin kutukan ?”

 

“Kutukan ? Kau masih percaya dengan kutukan itu ? hhahaha…”

 

“Tentu saja ! Itu sebabnya kau masih ada disini kan ? Kalau tidak….”

 

“Ya!! Jangan bahas soal itu lagi, yeoja pabbo !”

 

“Aaiish…”

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

 

-Kyunghee University, Seoul. 12 Februari 2012-

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

 

 

“Yeoja bodoh ! Kau taruh dimana matamu ?!”

Aku tidak menghiraukan jeritan namja itu dan sibuk membereskan beberapa buku tebal milik ku yang berserakan di lantai. Buku ini lebih penting dari apapun. Mereka adalah nyawa ku untuk semester ini !

“Ya!! Kau ini tidak bisa bicara ? Cepat minta maaf !” pekiknya lagi.

Aku menghela nafas dan pada akhirnya berdiri setelah ‘nyawa-ku’ itu kembali berada dalam pelukan ku.

Dengan malas aku menatap wajah namja yang sepertinya sangat murka terhadapku. Eh ? Namja ini ? Hah ! Dia ini musuh bebuyutan ku ! Aigoo… ada apa dengan mata ku ? Kenapa dia terlihat tampan sekali ? Hiyaaaaaa… dia tampan ! Bahkan Kim Hyun Joong yang ku taksir sejak dua tahun yang lalu itu pun kalah darinya !

“Kenapa malah menatapku seperti itu ? Kau terpesona ? Aaiish… Cepat minta maaf !” bentaknya yang membuatku tersadar.

Namja ini ! Ku akui dia memang tampan, tapi sifatnya itu ! Kasar sekali ! Aaish.. Aku tidak suka dengan tipe namja seperti dia !

“Mianhaeyo…” ucapku setengah tidak ikhlas.  Aku tidak sengaja menabraknya, sungguh ! Lagipula aku buru-buru sekali, tapi kenapa dia malah terlihat menyalahkan ku seperti itu ? Namja itu menatapku dengan tajam. Wajahnya sedingin es. Dengan mantel hitam berbulu seperti itu, membuatnya benar-benar mirip dengan pangeran kegelapan !

“Ulangi.. Aku mau mendengarnya secara jelas…” sahutnya angkuh.

“Ya!! Aku sudah minta maaf ! Apa perlu ku ulangi lagi ? Aahh~ sudahlah, aku buru-buru !” balasku kesal. Aku berjalan cepat meninggalkan namja itu, tiba-tiba saja pergelangan tangan kanan ku di tahan seseorang. Membuatku kembali menoleh dan berbalik. Aaiish.. Namja menyebalkan itu lagi rupanya !

“Wae ?” tanya ku dingin.

“Kau tanya kenapa ?! Ya!! Aku belum puas jika kau belum mengulangi permintaan maaf mu !”

“Shireo !”

“Cepat katakan, Nona Yoon !!”

“Shireo !!”

“Kau tak mau minta maaf ? Aahh~ baik lah.. Akan ku laporkan kelakuan burukmu pada Hyung-ku.. Hhahhaa.. Kau ini selalu membuntuti hyung-ku selama dua tahun ini kan ? Mengaku saja lah…”

“Hyung-mu ? Nuguya ?” aku menggaruk kepala ku yang tidak gatal. Baru saja namja itu bilang kalau aku membuntuti Hyung-nya selama dua tahun terakhir ini ? Mwoya ?! Jangan bilang kalau Kim Hyun Joong itu Hyung-nya !!

Namja itu tersenyum mengejek dan tampak meneliti wajahku yang mungkin terlihat sangat konyol saat ini.

“Kim Hyun Joong… Dia itu Hyung-ku ! Lebih tepatnya saudara sepupu ku.. Kau jangan coba-coba mendekatinya, arraseo ?!”

“Ya!! Apa alasanmu melarangku ? Ciihh.. Shireo !”

“Kau tanya kenapa ? Hhahaha.. Nanti kau juga tau alasannya, Nona Yoon… Aahh~ sudahlah, nanti saat jam istirahat kau harus menemui ku untuk kembali meminta maaf ! Kalau tidak, akan ku beritahu Hyun Joong hyung kalau kau itu yeoja yang sangat tidak sopan.. Hahhahaa..”

Namja itu kembali tersenyum mengejek dan kemudian berjalan mendahului ku. Kenapa dia menyuruhku menjauhi Hyun Joong oppa ? Dasar namja gila ! Aaarrgghh ! Cho Kyuhyun bodoh ! Awas saja dia !

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Eonni.. Eottohke ? Haruskah aku menemui namja menyebalkan itu ?” tanya ku sambil menatap ke arah jendela dengan malas. Di luar masih turun salju. Cuaca sangat dingin, membuat beberapa mahasiswa memilih untuk tetap bertahan di kelas ketimbang menikmati jam istirahat di luar sana.

“Hhmm ? Maksudmu menemui Tuan muda Cho ?” sahut Kim Tae Hee eonni balik bertanya. Aku mengangguk dan menghela nafas berat.

Kenapa aku harus menemui orang menyebalkan itu di saat-saat jam istirahat yang teramat singkat ini ? Otak ku sudah penuh dengan materi yang di berikan oleh Han songsaenim tadi. Belum lagi tugas-tugas yang bertumpuk itu ! Aaarrgghh !

“Hhahaa.. Temui saja dia.. Lagipula kau punya tugas perhitungan statistika itu kan ? Tuan muda Cho itu pintar sekali, dia juara olympiade matematika se-Korea sewaktu masih sekolah dulu ! Pasti tugas itu sangat mudah baginya !”

“Mwo ?! Jadi eonni menyuruhku untuk meminta bantuannya ?” tanya ku tak percaya. Aku menatap Tae Hee eonni yang tersenyum lebar. Apa pendengaran ku mengalami gangguan ? Menemuinya saja aku tak sudi ! Apalagi meminta tolong pada namja jutek itu !

“Yaakk!! Shireo ! Sampai mati pun aku tak kan meminta bantuannya !”

“Kau yakin ? Aahh~ Padahal sayang sekali, dia itu sangat tampan menurutku… Hhaha.. Jangan terlalu membencinya, Hyo-ah.. Nanti kau bisa jatuh cinta padanya…”

“Mwoya ?! Andwae ! Aku tak kan mungkin jatuh cinta padanya, eonni ! Kalau aku sampai jatuh cinta padanya, itu berarti aku terkena kutukan !”

“Kutukan ? Hahhaa.. Kau ini aneh sekali Hyo-ah.. Kau masih percaya kutukan keluarga mu itu ?”

Aku mengangguk cepat. Kim Tae Hee eonni tertawa.

Kutukan. Memang tidak ada seorang pun yang percaya padaku tentang cerita kutukan keluarga Cho itu.

Dulu ada seorang Tuan muda dari keluarga bermarga Cho yang jatuh cinta mati-matian pada salah satu keluarga Yoon, keluarga kami lebih tepatnya.

Tapi gadis itu menolaknya, mengabaikannya, bahkan membencinya. Hingga akhirnya gadis itu menikah dengan orang lain. Ternyata Tuan muda dari keluarga Cho itu merasa sakit hati dan mengutuk suatu hari akan ada keturunan keluarga Yoon yang bertemu dengan salah satu keturunan keluarga Cho.

Gadis keluarga Yoon yang mewarisi kutukan itu akan jatuh cinta pada keturunan keluarga Cho ia temukan dalam hidupnya secara tidak sengaja. Dan apabila keturunan keluarga Yoon itu jatuh cinta, tapi dia tidak mendapatkan cinta dari namja keturunan keluarga Cho itu. Maka gadis yang mewarisi kutukan itu akan melajang seumur hidupnya. Kecuali gadis itu berhasil bertemu dengan namja yang benar-benar mencintainya sepenuh hati sebelum bertemu dengan namja keturunan keluarga Cho itu.

Kutukan yang mengerikan.

Dan parahnya, karna aku anak tunggal. Jadi aku lah gadis satu-satunya dari keluarga Yoon yang mewarisi kutukan itu.

Pandangan ku menerawang jauh. Aku sudah sering bertemu dengan namja bermarga yang sama. Marga Cho itu bertebaran disana sini. Tapi aku tak tahu yang mana keturunan keluarga Cho yang memberikan kutukan itu. Oleh sebab itu, aku selalu membenci setiap namja yang bermarga Cho. Berusaha untuk tidak jatuh cinta pada namja yang mempunyai marga ‘Cho’ bagaimana pun keadaannya.

Aku menghela nafas dan buru-buru mengalihkan wajahku saat pandangan mataku tidak sengaja bertemu dengan namja yang menyita perhatian ku selama dua tahun terakhir ini. Kim Hyun Joong oppa !

“Hhahaha… Jinjja ? Ku kira kau menyukai Tuan muda Cho.. Lihat saja, wajahmu memerah karna membahasnya !”

“Ya!! Eonni.. ini bukan karna Tuan muda Cho yang menyebalkan itu ! Tapi karna….” Ucapan ku terputus saat namja yang diam-diam ku kagumi itu tiba-tiba saja berada tepat di hadapan ku ! Aahh~ senyumannya….. Jantungku ! Jantungku !

Namja itu tersenyum dan mengacak pelan rambutku. Membuat ku terpana untuk sepersekian detik ! Aigoo… tampan sekali ! Kenapa dia begitu tampan ? Sentuhannya juga begitu lembut. Tidak ! Tidak ! Yoon Yeon Hyo sadarlah ! Kau harus bernafas agar kau tidak mati konyol di hadapannya !

“Hyo-ah ? Wae ? Wajahmu pucat ?”

Aigoo…suaranya merdu ! Aahh~ sampai kapan aku bisa menghentikan isi otak ku agar tidak begitu menanggapi perhatiannya ?

“Tae Hee-ya, kalian tidak makan ?” tanya nya lagi. Tapi kali ini pada Kim Tae Hee eonni yang duduk tenang disampingku. Kim Tae Hee eonni adalah seorang yeoja yang sangat cantik. Umurnya setahun di atasku. Aku dekat dengannya, itu sebabnya aku selalu memanggilnya dengan sebutan ‘eonni’ walaupun kami satu kelas.

“Aniya… Cuaca di luar dingin sekali.. Mmm.. Oppa, kau bisa mengantarkan Yeon Hyo menemui Tuan muda Cho ? Yeon Hyo akan mendapatkan masalah besar jika tidak menemui namja itu..” ujar Tae Hee eonni yang membuatku tersentak kaget dan sontak berdiri dari tempat ku duduk.

“Aku ? Kenapa aku harus kesana ? Shireo !” tolak ku cepat. Namja itu bermarga Cho. Aku tak ingin berdekatan dengan namja bermarga seperti itu. Sangat membahayakan !

“Hhahaa.. Waeyo ? Memang kau punya masalah dengannya, Hyo-ah ?” tanya Hyun Joong oppa yang ku jawab dengan anggukan ringan.

“Jinjja ? Aaiish.. Memangnya kau berbuat salah apa ?”

“Aniya.. Aku hanya tak sengaja menabraknya oppa… Tapi dia sepertinya memang mencari masalah denganku.. Eottohke ?” sahutku dengan tampang memelas. Aku benar-benar tak ingin bertemu dengan namja itu. Mungkin saja dia itu keturunan keluarga Cho yang memberikan kutukan itu ! Aaiish.. Bagaimanapun juga aku tak boleh bertemu dengannya lagi !

 

 

 

~XXX~

 

 

 

“Hyung !” pekik seorang namja sambil menghentikan permainan PSP-nya. Tampangnya saat ini begitu polos. Aku bahkan hampir tidak mengenalinya ! Kim Hyun Joong oppa kembali menarik pergelangan tangan ku saat menyadari langkah ku terhenti tiba-tiba begitu melihat namja tampan itu bereaksi terhadap kedatangan kami.

“Hyung ?” desis ku tak percaya. Jangan-jangan apa yang dikatakan namja menyebalkan tadi pagi itu benar ! Kim Hyun Joong oppa yang selama ini ku kagumi itu adalah Hyung-nya ! Aahh~ andwae ! Tidak mungkin Hyun Joong oppa yang baik hati, tampan dan manis ini adalah Hyung dari seorang Cho Kyuhyun, si namja menyebalkan ! Kenyataan macam apa ini ?!

“Hyo-ah ?” tegur Hyun Joong oppa saat aku hanya bisa menatap mereka berdua secara bergantian. Aku masih belum percaya kalau mereka masih ada hubungan keluarga.

“Jadi kalian benar-benar saudara sepupu ?”

“Hhahhaa.. Wae ? Kau terkejut ?” sambar namja yang bernama Cho Kyuhyun itu sambil tersenyum mengejek. Aaiish.. Awas saja dia !

“Kau belum tahu, Hyo-ah ? Kyuhyun adalah anak dari dongsaeng eomma… Marga kami memang berbeda karna appa-ku bermarga Kim…”

“Aahh~ ne…” jawabku seadanya. Aku tak mungkin memancing keributan dengan namja menyebalkan ini di depan Hyun Joong oppa. Bagaimanapun juga aku harus membuat Hyun Joong oppa tertarik padaku untuk melepaskan kutukan itu ! Harus !

“Kyunnie, kau punya masalah dengan yeoja ini ?”

Kyuhyun menggeleng.

“Aniya, aku bahkan tidak menyuruhnya kemari…”

Jawaban yang meluncur dari bibir Kyuhyun membuatku sontak melotot ke arahnya. Wae ?! Dia bilang tak menyuruhku kemari ?! Aaiish.. Dasar namja menyebalkan !

“Jinjja ? Hhmm.. Kalau begitu aku pamit…” ucapku cepat.

“AWAS !!!”

Baru saja aku membungkuk tanda berpamitan. Tiba-tiba saja tubuhku di tarik, atau lebih tepatnya dipeluk oleh seseorang. Gerakan yang tiba-tiba itu sontak membuat aku kehilangan keseimbangan dan jatuh bersamaan dengan tubuh yang menarik ku tadi.

“Kyaaaaaa !!” pekik ku kesakitan saat menyadari punggung ku lebih dulu menyentuh tanah dengan cukup keras. Dinginnya salju seakan merasuk ke dalam tulang-tulang ku. Sakit sekali rasanya. Tubuhku juga seperti tertimpa sesuatu yang berat. Aku berusaha membuka mataku yang sejak tadi terpejam. Mencoba mencerna apa yang sedang terjadi.

Mwo ? Aku ini mimpi atau apa ? Kenapa wajah yang sedang memeluk ku ini tampak seperti…..

“CHO KYUHYUN ??!!” pekik ku histeris sambil mendorong tubuhnya agar segera bangkit. Posisi tubuhnya berada di atas ku.

Tapi namja itu tak bergerak, matanya terpejam. Lalu hidungnya… Kenapa hidungnya berdarah ?

“Kyuhyun-sshi ! Bangun ! Aku mohon bangun lah, Kyuhyun-sshi !”

Aku mencoba menepuk-nepuk pelan wajah tampannya. Tapi namja ini sama sekali tidak bereaksi. Eottohke ? Aku harus bagaimana ?

“Hyun Joong oppa ! Oppa !!” pekik ku sambil mencari sosok namja yang aku yakin tak berada jauh dari sini. Tapi hasilnya nihil. Kemana dia sebenarnya ? Apa pergi mencari bantuan ?

Aku berusaha bangkit dan menoleh ke samping kiri ku. Mwoya ?! Jadi ini alasan namja ini mendorong ku sekeras itu ?

Aku menatap tumpukan salju dengan ranting-ranting pohon besar itu dengan ngeri. Kalau saja namja ini tidak mendorongku, tentu aku akan mati secara mengenaskan karna ranting-ranting tajam itu.

Aku terpana. Kenapa namja ini menolong ku ? Kenapa ?

“Hyo-ah !!”

Aku sontak menoleh dan menemukan Hyun Joong oppa tengah berlari menuju ke arah kami dengan beberapa orang namja yang tampak mengekornya dari belakang.

“Kyunnie ?! Bangun ! Ya!! Cepat bawa dia ke klinik !” seru Hyun Joong oppa tampak panik.

Namja-namja itu mengangkat tubuh Kyuhyun yang sedang dalam posisi tidak sadarkan diri. Sedangkan Hyun Joong oppa membantuku berdiri.

“Gwaenchana ?” tanya Hyun Joong oppa tampak khawatir.

Aku mengangguk cepat dan kembali menatap ke arah Kyuhyun yang kini akan di bawa ke klinik kampus kami. Aku yakin dia terkena dahan pohon yang ambruk itu saat melindungi ku tadi. Aigoo.. Eottohke ?  Ku harap dia baik-baik saja. Walaupun dia menyebalkan dan selalu membuatku kesal. Bagaimanapun juga aku berhutang nyawa padanya.

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Kenapa kau menyelamatkan ku ?” tanya ku pelan.

Namja itu tak menjawab, hanya menatap lurus ke arah ku dengan tatapan yang tak bisa ku jelaskan.

“Sakit ? Katakan padaku, mana bagian yang sakit..”

Aku beranjak dari tempat ku duduk, tangan kanan ku terulur menyentuh dahinya. Tapi tiba-tiba namja itu menepisnya dengan kasar.

“Ya!! Kau ini kenapa ?!” seru ku terkejut. Aku baru saja ingin berbaik hati padanya karna sudah menyelamatkan nyawaku, tapi dia malah kasar seperti ini ! Aaiish !

“Jangan sentuh aku…” desisnya tajam.

Aku menatap namja itu dengan pandangan aneh. Namja ini, benar-benar tidak bisa ditebak ! Kalau saja aku tidak berhutang nyawa padanya, tentu aku tak kan sudi duduk berlama-lama disini untuk menunggunya sadar !

“Kau tidak terluka kan ?” tanya nya tiba-tiba. Aku melongo.

Namja ini menanyakan keadaan ku ? Apa dia mengkhawatirkan ku ? Dasar namja aneh.

“Aniya.. Aku baik-baik saja.. Gomawo sudah menyelamatkan ku…” sahutku sambil tersenyum tulus.

Namja itu lagi-lagi tidak menjawab dan kembali menatap ku tajam. Aku balas menatapnya. Keadaan hening. Entah kenapa, aku selalu kehilangan kata-kata saat berdekatan dengannya. Walaupun aku membencinya, tapi aku suka sekali memandangi wajahnya yang jutek itu. Dia tetap terlihat tampan bagaimanapun juga keadaannya.

“Hari sudah sore, pulang lah… Besok aku akan membantu mu mengerjakan tugas…”

“Mwoya ??!! Darimana kau…….”

“Tak perlu tahu.. Pulanglah sebelum aku berubah pikiran..” ucapnya dingin.

Namja itu mengalihkan pandangannya dari wajahku. Kini matanya tertuju pada kaca jendela yang berembun. Entah apa yang ia pikirkan sekarang. Tapi menurutku dia tak seburuk kelihatannya. Dia namja yang baik di saat-saat tertentu.

Aku mengangguk dan segera menyambar mantel putih berbulu ku. Kembali mengucapkan terima kasih walaupun ku yakin namja itu tidak akan menjawabnya.

Kim Tae Hee eonni sudah menunggu ku di luar sejak tadi. Mungkin ia sudah mati bosan karna aku berada didalam sejak satu jam yang lalu.

Tapi baru saja aku meraih gagang pintu dan hendak membukanya, tiba-tiba aku mendengar percakapan yang sebenarnya tak boleh ku dengar. Bukan tidak boleh, tapi tidak seharusnya !

Aku hanya mampu berdiri dalam diam. Tangan ku gemetar. Air mataku hampir saja tumpah kalau saja aku tidak cepat-cepat menahannya.

“Eottohke ? Aku harus bagaimana, oppa ? Aku bahkan tidak mampu menyembunyikannya… Aku mencintaimu, jauh sebelum aku mengetahui kenyataan kalau Yeon Hyo juga menyukaimu…”

Yeoja itu berdiri tak jauh dariku. Itu Kim Tae Hee eonni. Yeoja cantik itu tengah berbicara atau lebih tepatnya mengutarakan perasaannya pada seorang namja yang sangat sempurna dimataku. Kim Hyun Joong oppa.

Mereka…

Mereka berpelukan ?

Kenapa hati ini rasanya sakit sekali ?

Tanpa ku sadari, kaki ku perlahan bergerak mundur. Tubuhku berbalik dengan sendirinya. Dan kemudian aku berlari. Lari ke arah seseorang yang baru saja mencoba berdiri dengan sempoyongan.

Cho Kyuhyun.

Tubuhku bergerak sendiri. Aku tak sadar ! Ya, aku sudah tak sadar dan tidak peduli lagi siapa yang ku peluk saat ini. Yang ku tahu, aku membutuhkan tempat untuk menjadi kekuatan ku agar berhenti menangis.

“Ya! Ya!! Waeyo ?! Kau kenapa ?!” tanya Kyuhyun setengah protes.

Aku menggeleng dan kembali membenamkan wajahku di dadanya. Memeluknya erat. Rasanya sakit. Sakit yang tak tertahankan lagi. Aku tak menyangka kalau Kim Tae Hee eonni dan aku mencintai namja yang sama. Kenapa kenyataan begitu menyakitkan ?

“Diam lah, jangan menangis…”

Aku tahu Kyuhyun pasti bingung kenapa aku tiba-tiba menangis seperti ini. Apalagi menangis di hadapannya. Aku sama sekali tidak pernah melakukan hal itu. Tapi hari ini aku tak tahan lagi, tak ada tempat yang bisa ku tuju selain dia.

Kyuhyun hanya berdiri tanpa reaksi apapun. Tiba-tiba saja tangannya membelai rambutku. Namja itu pada akhirnya balas memeluk ku.

“Kau tahu ? Saat menangis, kau tampak jelek sekali… Oleh karna itu, jangan menangis lagi.. Aku benci melihatnya.. Aku tak mengenal nona Yoon yang lemah seperti ini.. Arraseo ?”

Aku mengangguk dan melepaskan pelukan namja itu. Menyeka air mataku dengan cepat. Namja itu tersenyum. Bukan senyuman mengejek, tapi senyuman paling tulus yang baru pertama kali ku lihat tampak di wajahnya.

“Kyuhyun-sshi… Gomawo…”

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

-Star City Apartement, Tower C, 14th floor. Gwangjin, Seoul-

 

-13 Februari 2012-

 

 

 

 

 

“Yaakk!! Bodoh ! Soal begini mudah saja tidak bisa !” pekik Kyuhyun yang membuatku sontak menutup buku dan melemparkannya ke sudut ruangan.

Aku dan Kyuhyun tengah membahas soal-soal perhitungan statistika yang menjadi tugasku minggu ini di apartemennya.

Aku baru tahu kalau Kyuhyun hanya tinggal sendiri disini. Dia memilih untuk tinggal di apartemen ketimbang dirumah nya yang ku pastikan sangat mewah itu.

“Wae ??!! Kau bilang aku bodoh ?!” jeritku tak terima. Aku menggeram. Kami berdiri berhadapan dengan nafas sama-sama memburu. Kemarin namja ini tampak seperti malaikat, begitu baik. Kenapa hari ini aura setan nya muncul lagi ? Aarrgghh… kesal !

“Ne, kau itu yeoja pabbo ! Sudah hampir dua jam aku mengajarimu, tapi tetap saja tidak mengerti ! Bagaimana kau bisa lulus dengan nilai yang baik, hah ?!”

“Berhenti mengejek ku, Cho Kyuhyun !!!”

“Wae ? Kau tidak suka ? Cepat ambil kembali buku mu itu ! Kita mulai lagi !”

“Shireo !!”

“Ya!! Kenapa tidak mau ?” tanya nya tajam. Namja itu mendekatkan wajahnya ke arahku. Membuatku bisa merasakan aroma nafas segarnya yang tengah menari-nari di permukaan wajahku. Aigoo… Kenapa lagi-lagi ia terlihat tampan ? Aku lebih menyukai ekspresinya saat marah seperti ini. Terlihat menarik di mataku.

“Wae ?” tanya nya lagi. Kali ini wajahnya lebih dekat. Aku bisa menatap bola mata cokelat kehitaman miliknya dari jarak yang amat dekat. Jantung ku ! Kenapa jantungku berdetak lebih cepat seperti ini ? Aarrgghh… Cho Kyuhyun bodoh ! Jangan lebih dekat dari ini !

“A..a.. aniya…” sahutku terbata-bata.

Kenapa sulit sekali mengeluarkan suaraku ? Biasanya aku bisa dengan mudah balas meneriaki nya. Kenapa kali ini terasa lain ? Apa yang sebenarnya terjadi pada diriku ? Otak bodoh ! Kenapa sekarang aku malah mencium namja menyebalkan ini ? Aku benar-benar sudah gila !

Kenyataan kalau bibirku tengah melumat bibirnya dengan lembut, membuatku sesak dan merasakan desiran aneh yang membuat jantungku terasa bekerja lebih cepat dari sebelumnya. Entah kenapa, aku menikmati sentuhan bibirnya yang lembut. Membuat otak ku seakan tidak berfungsi untuk mencerna apa yang sedang terjadi.

Namja itu tiba-tiba membuka matanya. Pandangan mata kami bertemu. Aku seperti tersihir sesuatu. Yang terlintas dalam pikiran ku adalah, matanya indah dan teduh. Membuatku merasa ‘betah’ untuk berlama-lama menatapnya.

Kyuhyun melepaskan ciuman kami yang terasa cukup lama. Namja itu menatap wajahku. Entah apa yang ada di pikirannya, tiba-tiba saja dia kembali menciumku. Kali ini aku hanya mampu berdiri mematung tanpa tahu apa yang harus ku lakukan.

“Eottohke ? Kau menyukainya ?” tanya namja itu sesaat setelah melepaskan ciumannya. Aku tak menjawab. Kenapa kinerja otak ku jadi lamban seperti ini ? Kenapa juga tadi aku mencium namja ini duluan ? Aarrgghh.. Yoon Yeon Hyo, kau benar-benar sudah gila !

“Eerrr… Sudah malam, lebih baik aku pulang…” ujarku sambil cepat-cepat membereskan buku-buku ku.

Kyuhyun hanya diam. Tiba-tiba saja suasana jadi kaku. Aaiish… Kenapa juga aku melakukan hal memalukan seperti itu ?

“Mianhae soal tadi.. Ku harap kau tidak terlalu memikirkannya…” tambahku sambil meraih mantel putih berbulu kesayanganku dan sepasang sarung tangan hitam yang tergeletak di atas sofa.

“Gwaenchana.. Lagipula aku menikmatinya..” sahutnya enteng. Namja itu memamerkan evil smile-nya yang menurutku sangat menjengkelkan.

Aku melotot.

“Ya!! Lupakan soal itu ! Anggap tidak pernah terjadi !” pekik ku sambil berjalan menuju pintu keluar dengan sedikit tergesa.

“Chakkaman !” seru namja itu yang membuatku sontak menoleh dan berbalik.

“Wae ?”

“Kau mau ku antar ?” tawarnya dengan senyuman mengejek. Hah ! Dasar namja gila !

“Tidak perlu !” sahutku cepat.

BRAAAKK !!

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

-Kyunghee University, Seoul. 14 Februari 2012-

 

 

 

*Author PoV*

 

 

“Yeon Hyo-ah !!” panggil seorang yeoja cantik sambil melambaikan tangannya ke arah Yeon Hyo.

Yeon Hyo menoleh dan kemudian menghampiri yeoja itu dengan senyum yang sedikit dipaksakan. Hatinya masih sakit. Kenyataan kalau Kim Hyun Joong kini telah menjadi namja chingu Kim Tae Hee membuat yeoja itu harus menyembunyikan kesedihannya sebaik mungkin.

“Kau mau kemana ?” tanya Tae Hee saat Yeon Hyo berdiri persis di hadapannya.

“Aniya… Aku baru saja  memberikan hadiah kecil untuk Kyuhyun…”

“Kyuhyun ? Maksudmu Cho Kyuhyun ?” tanya Tae Hee dengan pandangan tak percaya.

Yeon Hyo mengangguk.

“Jinjja ? Apa yang kau hadiahkan padanya ?”

“Hhmm.. Cokelat hasil buatan ku sendiri… Aku membuatnya semalaman untuk sedikit membuatnya senang.. Ku rasa dia suka cokelat, jadi ku berikan saja.. Lagipula aku sudah berhutang nyawa padanya…”

“Mwo ? Cokelat buatan sendiri ?”

Tae Hee terkejut. Yeoja itu ingat kalau ini tanggal 14 Februari. Dan sudah menjadi tradisi jika seorang yeoja memberikan cokelat buatan sendiri pada namja yang disukainya.

“Ne… Waeyo ?” tanya Yeon Hyo polos. Tae Hee tertawa. Yeoja itu tak dapat menahan tawanya saat melihat perubahan sikap Yeon Hyo yang tiba-tiba menjadi baik pada Kyuhyun.

“Hhahaha..aniya.. Bukankah kalau memberikan cokelat buatan sendiri itu pada seorang namja, itu artinya ada sesuatu yang ingin di sampaikan… Lagipula apakah kau lupa kalau ini tanggal 14 Februari ? Hhmm.. Yeon Hyo-ah, kau menyukainya ?”

“Mwo ??” Yeon Hyo tersentak kaget. Dia baru ingat kalau hari ini tanggal 14 Februari ! Yeoja itu menggerutu dalam hati saat mengetahui kenyataan kalau memberikan cokelat buatan sendiri pada hari ini, akan menimbulkan anggapan kalau dia menyukai Kyuhyun.

“Kau tak ingat ? Hhahaa.. Kau lucu sekali, Hyo-ah…” Tae Hee kembali tertawa keras. Membuat Yeon Hyo menunduk dan menyumpah dalam hati akan membuang cokelat itu secepatnya sebelum Kyuhyun menemukannya didalam loker pribadi namja itu !

“Eonni-ya, mianhae.. Tolong katakan pada Park songsaenim, Aku tak dapat mengikuti pelajarannya karna sakit perut.. Aku pergi dulu, ada urusan !” ucap Yeon Hyo cepat. Yeoja itu kemudian berlari meninggalkan Tae Hee yang berdiri dengan pandangan tak mengerti.

“Ya! Ya!! Kau mau kemana lagi, Hyo-ah ! kembali !!

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

 

“Kyaaaaa ! Dimana cokelat itu ?! Aku meletakkan nya disini ! Kenapa malah hilang ? Aiish… jangan-jangan…..”

“Kau mencari ini ?” tegur seorang namja yang membuat Yeon Hyo sontak menoleh dan berbalik. Mata nya membulat saat melihat bingkisan kotak berbentuk hati dengan pita putih itu berada didalam genggaman tangan Kyuhyun !

“Itu…itu…..” desis Yeon Hyo terbata-bata.

“Cokelatnya enak sekali… Hahha.. Gomawo.. Ternyata dugaan ku benar.. Aku tak menyangka jika kau…..”

“Ya!! Jangan salah paham !” elak Yeon Hyo cepat. Yeoja itu melangkah mendekati Kyuhyun dan merebut kotak yang masih berisi cokelat itu dari tangan Kyuhyun.

“Kyaakk!! Itu sudah jadi milik ku ! Kenapa kau malah mengambilnya ? Kembalikan !” protes Kyuhyun sambil merebut kembali kotak itu dari tangan Yeon Hyo.

“Ini bukan untuk mu, bodoh !”

“Kalau bukan untuk ku, kenapa kau diam-diam menaruhnya didalam loker pribadiku ?” tanya Kyuhyun sambil tersenyum evil. Yeon Hyo mendengus. Dia ketahuan.

“Aiish…” desis Yeon Hyo kesal. Yeoja itu sudah tidak bisa mengelak lagi.

“Cokelat buatan sendiri, tanggal 14 Februari.. Hhmm.. Kau menyukai ku ?”

“Mwo ??!”

“Hhahaa… mengaku saja.. Aku tak keberatan..”

“Andwae !! Aku tak mungkin menyukaimu, Cho Kyuhyun bodoh !”

Kyuhyun tersenyum evil lalu dengan satu sentakan, namja itu berhasil menarik Yeon Hyo kedalam pelukannya.

“Jangan bohong, nona Yoon.. Kau itu bukan pembohong yang baik, kau tak bisa menutupi perasaan mu.. Aku bisa merasakannya..”

“Sejak kapan kau…..”

“Diam lah… Kau tak perlu bertanya karna aku yang akan menjelaskannya sendiri…”

“Huh ?”

“Entah kenapa sejak melihat dahan itu hampir jatuh menimpamu, tiba-tiba saja aku merasakan sesuatu yang aneh dengan dirimu.. Seperti menemukan benda yang ku cari..”

“Maksudmu ?”

“Aku tak tahu kenapa, yang ku tahu selama ini aku tak menyimpan perasaan apapun terhadapmu… Dan menurutku kau itu yeoja menyebalkan, tidak menarik sama sekali… Bahkan Kim Tae Hee jauh lebih cantik darimu… Hahhahaa..”

“Aaiish… berhenti mengejek ku…”

“Hhahaa… aniya, kau cantik… Menurutku, Kau lebih cantik dari siapapun… Aku suka sifatmu yang keras kepala dan juga otak mu yang bodoh itu.. Kau menarik dimataku.. Entah sejak kapan aku merasakan hal ini.. Tapi perasaan itu makin mencuat ke atas saat melihat maut hampir merebutmu dari ku… ”

“Cho Kyuhyun ? ini benar-benar kau kan ?” tanya Yeon Hyo sambil melepaskan pelukan Kyuhyun.

Yeon Hyo meneliti wajah Kyuhyun dengan serius. Dia masih tidak yakin kalau namja yang mengucapkan kata-kata romantis itu adalah Cho Kyuhyun, musuh bebuyutannya.

Kyuhyun tertawa, namja itu mengacak pelan rambut kecokelatan milik Yeon Hyo.

“Ku rasa, aku kini terjebak dalam kutukan sialan itu…” desis Yeon Hyo sambil terkekeh.

“Kutukan ?”

“Ne… Kutukan sialan dari keluarga Cho itu !”

“Ya!! Itu keluarga ku ! Pabbo-ya !”

“Mwo  ??! Kau pernah mendengar tentang kutukan itu ?”

“Ne… Dari eomma-ku.. Waeyo ?”

“Jinjja ?! Berarti kau itu namja yang di takdirkan untuk ku ?”

“Eh ? Aku tak mengerti… Eomma memang pernah menceritakan hal itu padaku.. Tapi aku sama sekali tidak percaya.. Hhahahaa”

 

Yeon Hyo mendengus kesal. Dia benar-benar tak menyangka kalau namja yang ada dihadapannya itu begitu tidak peduli dengan kutukan yang nyaris membuat Yeon Hyo melajang seumur hidup !

“Kau percaya takdir ?”

“Takdir ? Hah ! Tentu saja tidak !”

“Lalu bagaimana menurutmu tentang pertemuan kita ini ? Kau pikir itu bukan takdir ? Aaiish…”

“Yeoja bodoh ! Aku menganggapnya itu bukan lah suatu takdir ! Tapi ‘ketentuan’ ! Kita memang ditentukan untuk bertemu, saling mengenal dan pada akhirnya bersama.. Bagaimana menurutmu ?”

“Pendapatmu aneh… Tetap saja disebut takdir atau mungkin kutukan ?”

“Kutukan ? Kau masih percaya dengan kutukan itu ? hhahaha…”

“Tentu saja ! Itu sebabnya kau masih ada disini kan ? Kalau tidak….”

“Ya!! Jangan bahas soal itu lagi, yeoja pabbo !”

“Aaiish…”

“Kutukan atau bukan, aku tidak peduli… Yang ku tahu, kau itu milik ku sekarang… dan jangan pikirkan Hyun Joong hyung lagi.. Tapi pikirkan Cho Kyuhyun ! Hanya Cho Kyuhyun !! Arraseo ?” seru Kyuhyun dengan nada memerintah.

Yeon Hyo mencibir, namun pada akhirnya yeoja itu tersenyum dan menjitak keras kepala Kyuhyun.

“Yaakk!! Kenapa kau malah memukulku ?!”

“Hhahaaa.. Sudah lama aku ingin melakukannya.. Aku pernah berjanji akan menjitak namja keturunan keluarga Cho yang memberikan kutukan sialan itu padaku… Karna kutukan itu, nyaris saja aku jadi perawan tua, pabbo !”

“Aaiish…”

“Cho Kyuhyun, saranghae….”

“Eehh ? Kau yakin ?”

Yeon Hyo melotot dan kembali menjitak kepala Kyuhyun. Membuat namja itu kembali meringis.

“Cepat katakan kalau kau mencintai ku ! Aku bisa jadi perawan tua jika kau tidak mengatakan mantra pemecah kutukan itu !”

“Mantra ? Hhahhaa…. shireo !”

“CHO KYUHYUN !!!”

“Aahh~ baik lah… tapi kau harus berjanji satu hal padaku…”

“Katakan saja !”

“Hhhmm… Kau harus mau menjadi yeoja chingu-ku, hahaha… cepat tutup matamu..”

“Aaiish… Dasar kau ini… Baiklah…” sahut Yeon Hyo sambil tersenyum. Yeoja itu menutup matanya dan berkonsentrasi.

Kyuhyun membelai wajah yeoja itu dengan lembut. Mendekatkan wajahnya dan mengecup bibir Yeon Hyo sekilas.

“Saranghae… Jeongmal saranghae… Yoon Yeon Hyo… Aku mencintaimu… mencintai keterbatasanmu, sifatmu dan semua yang ada dalam dirimu… Jadilah milik ku untuk selamanya, cintailah aku di sepanjang kehidupanmu, berbahagialah jika nanti hidup bersama dengan ku.. Menemukanmu, membebaskanmu, dan menjadikan mu sebagai milik ku sepenuhnya…”

“Nado saranghaeyo, Cho Kyuhyun… Aku mencintaimu… Mencintai apapun yang dapat ku temukan dalam dirimu… Jadilah pelindungku untuk selamanya, cintailah aku sampai titik darah terakhir hidupmu, berbahagialah jika nanti menghabiskan hari tua mu bersamaku… Menemukanmu, membebaskanmu, dan menjadikan mu sebagai milik ku sepenuhnya…”

Yeon Hyo membuka matanya. Bersamaan dengan berakhirnya kutukan itu, yeoja itu menemukan takdir atau lebih tepatnya seseorang yang memang harus dipertemukan dengannya.

“Kau sudah berhutang nyawa padaku dan kali ini kau berhutang mantra kutukan padaku, Nona Yoon… Hahahhaa..”

“Yaakk!! Kau ini ! Perhitungan sekali ! Bagaimana caraku membalasnya ?”

“Membalasnya ? Hhhmm… Bagaimana kalau kau membuatkan ku cokelat setiap hari ? Kkekekkee~”

“Cokelat ? Ya!! Aku saja butuh waktu semalaman untuk membuat sekotak cokelat itu, pabbo !”

“Mwo ? Hanya cokelat sedikit itu, kau butuh waktu semalaman ? Kau ini benar-benar payah…”

“Ya!! Berhenti mengejek ku !”

“Yeoja pabbo !”

“CHO KYUHYUN !!!!”

 

 

 

-THE END-

 

 

 

 

JEDEERR !!! Eottohke ? Aneh ? gaje ? alurnya kecepetan ?

Hahhahaa..namanya aja kutukan😄

Author gak jelas =.=’

#digorok readers

Mian..mian..kalo FF ini beneran gaje dan aneh..

Author lagi buntu(?) ide gara-gara WGM sialan itu =.=’

Waktu bikin FF ini, author galau dan selalu terbesit pikiran kalau CHO KYUHYUN-ku di grepe2 ahjumma T.T

Huweeeeee…

RCL..RCL nya di tunggu😄

Jangan bosan baca FF Hyo-Kyu couple yaa #ditabok

Hyo-Kyu shipper atau yang gak sengaja nemu FF ini dan memaksakan diri untuk membacanya… jangan lupa tinggalkan jejak😄

Arraseo ?

Gomawo😄

_Yoon Yeon Hyo_

63 thoughts on “FF “Winter’s Memories” [OneShot]

  1. wahh”’… ini full scene cho kyuhyun di FF L.O.V.E😀

    jujur .. pas baca L.O.V.E nyari’in trus cho kyuhyun scene’a kangen sama Hyo-Kyu’a😄 .. tp jarang bgt munculnya -.- ..

    ehh ternyata di share juga .. yg full scene’a . jadi berasa pas bacanya😄 ..

  2. critanya asik. tp bgian pmbuka kya nya klimatny prnh dpke d ff sblmnya, jd agak gimana gtu. ku pikir ini ff yg dlu. tp pas bca d pertengahan. wow menarik. seru jg. hnya sj ps mo bgian ending, itu kya pengucapan janji suci ps prnikahan. hehe../ tp scra kseluruhan aku suka/. ff yeonhyo emg slalu OK. SEMANGAT BERKARYA ^^

  3. Haha kutukan
    mo dong klo dikutuknya ma kyu haha
    lagilagi eonni bikin FF bagus bgt
    bingung jg sih
    dpt ide dr mn sih eonni???
    Haha
    pokoknya daebak deh!!!
    Congratulation eonni!!!

  4. eon, kapan2 buat yg sad ending dong,, aku suka bgt ff sad ending !!
    oia, kapan2 jga bikinin aq ff ya… sad ending…
    hhaaahahahahaaa😄

  5. ceritanya keren, aku malah lebih suka yang kaya gini, karena lebih cepet tau endingnya.
    ada cerita yang menyangkut heechul oppa pa gk???

  6. haha.. kyuhyun maksa~
    kenapa tidak dia saja yang membuat coklat sendiri huh?
    kata-kata di ff eonni keren.. sangat keren!! (y)
    I like~❤
    kkk~ ^o^
    greaaaat (y)

  7. bosan?????!!!…kata itu adalah kata yg mustahil kuucapkan saat baca ff di sini! #asal aku bacanya maksimum 4x xDD…….udah ya eon!….bikin sekuel My love My kiss My heart dong!..tapi jangan kaya memories ..bagiku itu terlalu menyakitkan !..berasa kaya kyu lagi selingkuh ma rin rin…yah yg pasti aku suka banget ma ff nya mimin ^^…^_^

  8. Kyu gak percaya takdir dan menganggap semuanya sebuah ketentuan? Ku kira ketentuan itu kata lain dari takdir. Atau mungkin lebih tepatnya takdir adalah ketentuan. Doh.. Jadi muter-muter. Intinya Setau aku takdir dan ketentuan itu sama. Lucu banget deh Kyu.. Semacem minta di cipok
    *ngajak ribut*

    Cerita-nya seru *seperti biasa*😀
    Berasa hidup dengan karakter Hyo-Kyu. Dan itu ‘Quotes’-nya….. Unyu-unyu yah #jeburin

    Ngemeng-ngemeng kutukannya ajib bet. Kutuk aku juga dengan keturunan keluarga ‘LEE’ bisa? Lumayan kan.. Gak dapet Hae bisa dapet Teuk atau Ming atau mungkin Hyuk. LOL
    Baca nih FF bikin aku gak berenti ngulum senyum. Ekekekek…

    Hyun Joong? Eh? Hehe

    HKS’

  9. Huwaa… Aku kira sad ending…
    Hbis dri judulnya kayaknya bakalan sedih..
    Taunya kebalikan -_-
    Dri judulnya ak dh penasaran sm ceritanya, Taunya begini😄
    Dh dulu ak mau baca ff eon yg lain’ ^^

  10. Baru baca FF yg ini, tadinya g niat buat baca soalnya tkt sad ending, ternyata enggak..
    “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮ ƗƗɐƗƗɐƗƗɐ “̮
    Love HyoKyu story

  11. whoa~ ff ini udah di share hampir 2 tahun lalu tapi aku baru menemukannya. kkkk~
    sweet banget eon ceritanya. gak bisa ngebayangin kyuhyun pas nolongin yeon hyo ^^~~
    aku reader baru juga. salam kenal ya eon^^~~

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s