FF “My Love, My Kiss, My Heart” (PART 8)

[Hyo-Kyu couple] “My Love, My Kiss, My Heart”

Author : Yarica Eryana ( admin Ye-Kyu^^ )

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

Twitter : @IchaGaemGyu

Main Cast :   Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun Super Junior

Kim Jong Woon a.k.a Jong Woon / Yesung Super Junior

Lee Hyuk Jae a.k.a Hyuk Jae / Eunhyuk Super Junior

Admin Ye-Kyu^^ a.k.a Yoon Yeon Hyo

Anisa Sujueunhyuklovers Zwanzig a.k.a Yoon Chae Eun

Kim Sky Kyu (admin *Jongwoon) a.k.a Shim Na Na

Sub Cast :      Azk Ririn Kiseki-vipelfKyunnie (admin rin-kyu) a.k.a Shin Rin Rin

                        Frisca Setiawan a.k.a Shin Ri Young

Kim Hyun Sang

ALL member Super Junior

Genre : Romance, Comfort

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

Share by admin Ye-Kyu^^ for BFEI.

 

Credit pict : Thennia Elyciabeth

 

~[Hyo-Kyu quotes]~

 

“Bagiku dirinya itu seperti api. Sering meledak-ledak, tak bisa dihentikan. Tapi aku selalu membutuhkan api itu untuk membuatku tetap bertahan hidup. Tanpanya disisiku, seperti memakan makanan mentah setiap hari.” –Cho Kyuhyun-

 

“Dia itu seperti musik. Hidup akan terasa sepi tanpa teriakannya di telingaku.” –Yoon Yeon Hyo-

 

 

FF “My Love, My Kiss, My Heart” *PART 8*

 

 

 

“Hyo-ah…” desisku memanggilnya. Yeoja itu tetap tidak menatapku. “Kau marah?” tanyaku takut-takut. Yeoja itu menghela nafas berat dan kemudian menatap ku dengan sorotan matanya yang dingin. Yeon Hyo tidak pernah menatapku seperti ini sebelumnya. “Mianhae telah menyakitimu…” ucapku menyesal.

“Rin Rin benar… Sebaiknya kita berpisah saja.. Aku sudah tak sanggup menahanmu lagi, Cho Kyuhyun… Kau akan lebih bahagia dengan yeoja yang kau cintai itu..” ucapan Yeon Hyo membuatku tersentak kaget. “Hyo-ah….” desisku lirih. Kilauan bening mulai menetes perlahan dari sudut mataku. “Kau tak perlu menangis untuk yeoja seperti ku… Bayi yang ku kandung ini, akan ku rawat dengan baik.. Kau tak perlu cemas…” tambahnya lagi. “Hyo-ah…aku tidak akan menceraikan mu!” bentak ku kesal. “Ya!! Sudah cukup kau membentak ku Cho Kyuhyun! Aku sudah tak tahan lagi !!” pekik yeoja itu sambil melemparkan bantal ke arahku. Yeoja itu melepaskan selang infusnya dan berusaha berdiri. “Hyo-ah! Apa yang kau lakukan!!” seruku berusaha menahan yeoja itu agar tidak bangkit dari tempat tidurnya. “Lepaskan! Lepaskan aku!!” teriak nya. Aku memeluk yeoja itu dengan erat. Seketika dia berhenti berontak dan mulai terisak. “Hyo-ah…aku akan menjaga mu.. Aku akan menjadi suami yang  baik untuk mu, tapi ku mohon jangan lakukan hal ini lagi… Aku mencintaimu Hyo-ah! Cho Yeon Hyo saranghae~”

Yeoja itu menangis di pelukan ku. “Chagiya…jangan menangis…” bibirku bergetar saat memanggilnya dengan sebutan ‘sayang’ seperti itu. Selama ini aku hanya memanggil namanya saja dan tak sedikitpun memanjakannya. Yeon Hyo melepaskan pelukan ku dan menyeka air matanya dengan cepat. “Kau aneh….” desis nya pelan. Yeoja itu tersenyum tipis dan menjitak kepala ku. “Ya!! Sakit!” seru ku sambil berusaha menahan tangannya yang kini berada di atas kepalaku. Yeoja itu terkekeh pelan. “Itu balasan untuk mu karna memanggil ku dengan sebutan ‘chagiya’…” Aku mengeryitkan alis ku dan menatapnya dalam. “Wae? Kau tidak suka?” tanya ku evil. Aku tersenyum dan memasang wajah innocent ku yang sering aku perlihatkan di hadapan ELF. Wajah yeoja itu seketika berubah. Buru-buru ia menyembunyikan perubahan wajahnya itu. Aku tau, dia pasti malu saat ini.

“Sangat tidak suka…” sahutnya lemah, hampir tak terdengar. Yeoja itu kemudian berbalik dan menatap jendela. “Kau menyukainya..” ujarku yang membuat Yeon Hyo menghela nafas berat. “Aku tak tahu apa yang terjadi saat ini, kurasa aku mulai menyukai mu Tuan Cho…” ungkapnya jujur. Aku terpaku di tempatku berdiri, yeoja ini mengungkapkan perasaannya pada ku? Sedangkan aku? Aku tak bisa menjawabnya, masih ada bayangan Shin Rin Rin yang selalu membuatku merasa bersalah. “Salju mulai turun…sebaiknya kau memakai mantel mu Cho Kyuhyun…” yeoja itu berbalik dan menatapku dengan pandangan matanya yang seperti biasa. “Jangan membuat tubuh mu kedinginan…” tambahnya sambil tersenyum hangat. Aku menyukai senyuman itu.

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Aku merentangkan kedua tangan ku di tengah-tengah pelataran rumah sakit. Salju pertama tahun ini. Begitu dingin. Aku tak memakai mantel ku ataupun sepasang sarung tangan. Aku begitu menyukai detik-detik turunnya salju menghujani tubuhku yang mulai terasa beku. Aku tak peduli bagaimana dinginnya butiran salju yang menerpa wajahku. Satu hal yang kurasakan, aku begitu senang. Dengan berdiri ditengah salju seperti ini dapat mengembalikan kenangan ku tentang namja itu. Namja yang mengisi di setiap relung hatiku. Aku sadar, aku mulai menyukai namja yang terkenal sebagai evil magnae Super Junior itu. Tapi tetap saja, bayangan namja yang kini telah tiada itu tetap terbesit dipikiranku.

na oerowododoe neol saenggakhalddaen
misoga naui eolgule beonjyeo
na himdeuleododoe niga haengbokhalddaen
sarangi nae mam gadeukhi chaewo

Tidak masalah jika aku kesepian. Setiap kali aku teringat padamu
Senyum menyebar di wajahku
Tidak masalah jika aku lelah. Setiap kali Kau senang
Hatiku penuh dengan cinta

@Seoul, January 2007

“Kim Hyun Sang!” namja itu menoleh dan tersenyum. “Hyo-ah, kau terlambat lagi…” ujar nya sambil terkekeh geli. Namja itu meraih buku yang ku pegang sejak tadi. “7 Years of love ?” aku mengangguk. “Judul yang bagus kan?” tanya ku sambil merebut kembali buku yang di tatap Hyun Sang sejak tadi. “Seperti judul sebuah lagu saja…” namja itu menggaruk kepalanya. Ini kebiasaannya. “Buku ini sangat bagus, bercerita tentang seorang namja yang mencintai yeoja cantik selama 7 tahun. Namja itu mencintai yeoja itu dengan tulus dan berharap yeoja itu mengerti dan membalas perasaannya. Tapi pada akhirnya yeoja itu menikah dengan namja lain. Sungguh mengharukan…” ungkap ku panjang lebar. Hyun Sang hanya tersenyum.

“Lalu kau membawa itu untuk apa?” tanya nya penasaran. “Cho Kyuhyun ingin meminjamnya..” jawabku dengan malu. Aku memalingkan wajahku dan menatap ke arah lapangan basket yang terbentang di halaman Kyunghee University. “Kau menyukainya?” tanya namja itu yang membuatku menoleh. “mollasseo…”

 
oneuldo nan geochin sesangsoke saljiman
himdeuleodo nungameumyeon ni moseubbun
ajikgo gwitgae deulryeooneun kkumdeuli
naui gyeoteseo neol hyanghae gago itjana

Hari ini saya bisa hidup di dunia yang sangat keras
Bahkan jika aku lelah, ketika ku menutup mata, aku hanya melihat wajah Mu
Mimpi yang masih terngiang di telinga ku
Apakah meninggalkan sisi ku terhadap Mu?
@Seoul, Februari 2007

“Yoon Yeon Hyo, saranghaeyo~” aku terpaku di tempat ku berdiri saat namja itu menyatakan perasaannya padaku. Di tangan nya terdapat balon warna-warni berbentuk hati. “Yoon Yeon Hyo, maukah kau menjadi yeoja chingu ku ?” tanya nya yang membuat bibirku serasa terkunci rapat. “Jika kau mau menerima ku, ambil lah balon ini. Tapi jika kau menolak ku, terbangkan lah balon-balon ini ke udara..” namja itu memberikan pilihan yang sulit. Di satu sisi, dia adalah sahabat terbaik ku. Aku tak ingin dia menjauhi ku hanya karna aku menolak perasaannya. Di sisi lain, aku mencintai namja lain yang membuat jantungku bekerja dua kali lebih cepat.

Namja itu mengulurkan tangannya yang mengengam erat sebuah tali yang menghubungkan seluruh balon gas warna-warni. Aku menutup mataku, mencoba mencari jawaban dalam renungan ku sendiri. Sedetik kemudian aku membuka mataku dengan cepat dan melepaskan balon-balon gas itu ke udara. Aku tak menerimanya sebagai namja chingu ku. “Mianhamnida Hyun Sang-sshi… Aku tak bisa membohongi perasaan ku sendiri. Aku mencintainya…” desis ku lirih. Namja itu tersenyum dan menatap langit biru yang cerah. “gwaenchanhayo… cepat temui dia…” ujar nya sambil mendorong pelan bahuku. Aku mengangguk dan segera berlari secepat yang ku bisa, melewati rerumputan menuju lapangan bola basket, tempat namja itu berada.
nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

Setiap hari hidup Ku seperti mimpi
Jika kita dapat melihat satu sama lain dan saling mencintai
Aku akan berdiri lagi
@Seoul, Februari 2007

“Saranghaeyo~” seru ku cepat saat tubuh namja itu berhasil ku peluk. Namja yang tengah bermain bola basket itu melepaskan pelukan ku dan menatap wajahku. Dia mengerutkan kening, tampak bingung. “Hyo-ah?” desis nya pelan. Aku menutup wajahku karna malu. “Apa yang kau bilang barusan?” tanya nya seakan tak percaya. “Aniyo…tidak ada…” ujarku malu. Beberapa mahasiswa Kyunghee University tampak memperhatikan kami. Aigoo! Aku lupa kalau sekarang ini di kampus ! “Kau menyukaiku?” tanyanya lagi. Kali ini dengan senyuman evil nya yang khas. “Sepertinya aku harus pergi…” sahut ku sambil perlahan melangkah mundur.

“jamkkanmanyo!” seru namja itu sambil menahan pergelangan tangan ku. “Aku tak menyukai mu, Cho Kyuhyun…” aku berbohong. Namja itu menatap kedua bola mataku. Aigoo! Aku semakin sulit bernafas! “geojimalhaji maseyo… (Jangan berbohong…)” lagi-lagi namja itu tersenyum evil. Uuhh~ baik lah, aku menyerah kali ini. “Cho Kyuhyun, saranghae!!!” teriak ku tiba-tiba yang membuat orang-orang yang menonton kami sedari tadi bersorak senang. “Yoon Yeon Hyo, saranghaeyo~”
naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

Bagi ku, kebahagiaan dan kenangan berharga
Akan lebih hangat selama masa-masa sulit
Bagi ku, harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur

@Seoul, April 2008

“Mwoya? Namja chingu mu bernama Cho Kyuhyun?” tanya eomma yang membuatku mengeryitkan alis. Eomma baru saja tiba di Seoul kemarin. Setahun ini dia tidak pulang ke Seoul karna sibuk membantu perusahaan appa ku di Thailand. “Ne…waeyo eomma?” reaksi eomma tampak aneh sekali. “Cho Kyuhyun member Super Junior?” tanyanya lagi. “Aish! Bukan dia eomma. Tapi Cho Kyuhyun, teman sekampusku. Dan siapa Cho Kyuhyun member Super Junior yang eomma maksud? Aku tak mengenalnya..” jawabku sambil meraih segelas air mineral dan meneguknya dengan cepat. “Ya!! Super Junior itu boyband yang sedang naik daun! Eonni tidak mengetahuinya?” tanya Chae Eun yang memperkeruh keadaan. Aku menggeleng cepat. “Aiish! Eonni pasti tidak tahu betapa tampannya Lee Hyuk Jae!”

neul naui gyeoteseo geurimjacheoreom
joyonghi neoneun naegero waseo
na apahaneunji maeil oerounji
geuriumeuro neoneun naege danyeoga

Seperti bayangan di sisiku Kau selalu
Diam-diam datang kepada ku
Untuk melihat apakah aku sakit?, untuk melihat apakah aku kesepian setiap hari
Dengan perasaan kerinduan, Kau datang kepada ku

@Seoul, March 2008

“naeil sigani isseoyo ? (Besok ada waktu?)” tanya nya terdengar sangat lembut. “ne, isseoyo…” aku tersenyum. Namja itu meraih pergelangan tangan ku. “Mau menemani ku ke game center?” tanya nya. Aku mengangguk. Namja ini sangat menyukai game. “Aku beruntung memiliki yeoja chingu seperti mu Hyo-ah.. Sangat mengerti sifatku..”

sesangi nal ulge haedo naneun gwaenchana
hangsang niga naui gyeote isseunigga
meonjicheoreom chueoki byeonhaeseo ddeonalgga
geujeo useumyeo maeumeul dalraeeo bwado

Bahkan jika dunia ini membuat ku menangis, aku baik-baik saja
Karena Kau selalu di sisiku
Seperti debu, akan mereka berubah dan meninggalkan kenangan?
Aku akan tetap tersenyum untuk memudahkan hatiku

@Seoul, June 2008

“Jangan ganggu dia!!” teriak Kyuhyun tiba-tiba. Aku sontak menoleh ke arah pintu ruang kelas ku dan menemukan sosok nya dalam kondisi emosi yang memuncak. Yeoja-yeoja itu mundur beberapa meter dari ku. “Kyuhyun-sshi…” ujar salah satu yeoja yang satu fakultas dengan ku. Aku tahu yeoja itu bernama Kim Hae Na. Sepengetahuanku, dia sangat menyukai Kyuhyun.

Kyuhyun bergegas mendekatiku dan menatap wajahku dengan tatapan khawatir. “Hyo-ah? Mianhae aku terlambat datang kemari…” aku tersenyum hambar. “Gwaenchanayo…” desis ku lirih. Tangan kiri ku terasa sakit sekali. Yeoja-yeoja yang berjumlah lebih dari sepuluh orang itu menatapku dengan tatapan tidak senang. “Kyuhyun-sshi.. Aku tidak akan menganggu yeoja ini lagi jika kau mau berpacaran dengan ku..” ujar Kim Hae Na sambil tersenyum sinis. “Wae? Apa yang kau bilang?” seru Kyuhyun tak sabar. Namja itu mengepalkan tangannya, tampak menahan emosi yang kini merasuki jiwanya. “Ya!! Kalian akan berhadapan dengan Cho Kyuhyun, jika berani menyentuh Yeon Hyo sedikit pun!!”

nae salmi haruharu kkumeul kkuneun geotcheoreom
neowa hamgge majubomyeo saranghalsu itdamyeon
dasi ileoseol geoya

Setiap hari hidup ku seperti mimpi
Jika kita dapat melihat satu sama lain dan saling mencintai
Aku akan berdiri lagi

@Seoul, July 2008

“Mereka membenciku…” desisku lirih. Namja yang tengah duduk di sampingku menoleh dan menyeka air mataku dengan punggung tangannya yang putih. “Masih ada aku dan Hyun Sang yang akan menemani mu Hyo-ah..” tangannya membelai rambutku dengan lembut. Aku menyandarkan kepalaku di pundaknya. “Kau tidak akan meninggalkan ku?” tanya ku sedikit takut. Banyak sekali yeoja yang membenci ku di kampus ini. Hanya karna mereka menyukai namja chingu ku. Kyuhyun mengangguk dan tersenyum. “Bahkan maut pun tak akan memisahkan kita….” sahutnya menyakinkan ku.

naege sojunghaetdeon gieoksokui haengbokdeul
himdeun sigan sokeseodo deouk ddaseuhaetdeon
huimangeun naegen jamdeulji aneun kkum

Bagi ku, kebahagiaan dan kenangan berharga
Akan lebih hangat selama masa-masa sulit
Bagi ku, harapan adalah mimpi yang tidak pernah tidur

sueobsi neomeojyeo biteuldaedo
naneun ireohgeseo itjana
nae mam hanabbuninde
himdeul ddaemyeon niga ireohge himi dwaejulrae
neoreul hyanghae yeongwonhi

Tidak peduli berapa kali aku tersandung dan jatuh
Aku masih berdiri seperti ini
Aku hanya memiliki satu hati
Saat aku lelah Kau menjadi kekuatanku
Hati Ku terhadap Mu selamanya
@Seoul, Mei 2009

            “Hyun Sang! Kau mau kemana? Upacara kelulusan masih dua bulan lagi !” ujar ku heran saat melihat namja tampan itu sibuk membereskan buku-buku nya di loker depan kelas ku. Tidak biasanya dia seperti ini. “Mianhaeyo Hyo-ah…sepertinya aku harus segera pindah dari kampus ini..” sahutnya masih sibuk dengan kegiatan semula. “Wae? Kau mau pindah kemana?” tanya ku terkejut. Namja ini tak pernah bercerita soal ini padaku. “Appa pindah tugas ke Jepang. Aku harus pindah juga…” aku mengeryitkan alis ku. “Ya!! Upacara kelulusan tinggal dua bulan lagi. Kau tidak mau merayakannya disini?” tanya ku sedih. Namja itu menggeleng dan kemudian tersenyum. “Tidak banyak waktu lagi Hyo-ah. Aku harus segera berangkat besok. Jaga dirimu baik-baik. Aku sudah menitipkan mu pada kyu~” pandangan ku mulai samar, kilauan bening menetes di sudut mataku.

“Hyo-ah…jangan menangis..” desis Hyun Sang lirih. Aku menatapnya samar. “Berjanji lah akan selalu tersenyum. Cho Kyuhyun akan menjagamu Hyo-ah…” namja itu tersenyum tulus. Aku tau jika dia masih mencintaiku, Hyun Sang tidak pernah mempunyai seorang yeoja chingu setelah kejadian balon gas dua tahun yang lalu. Aku mengangguk dan menyeka air mataku dengan cepat. “Dia akan menjadi kekuatan mu…”
ireohge sangcheo soke seulpeumdeuleul samkinchae
miso jitneun nae moseubeul neoege boyeo julge
ijeneun apeuji ana

Jadi Aku menelan sakit dan kesedihan
Aku hanya akan menunjukkan kepada mu senyuman indah
Sampai aku mati, kau selalu ada di hatiku

 

@Seoul, March 2010

“Chagiya…kau berjanji tidak akan meninggalkan ku kan?” tanya ku sambil menatap bintang yang bertebaran di langit malam Seoul. Indah sekali. “Ne…seperti janji ku dua tahun yang lalu, saat kau di serang yeoja-yeoja ganas itu..” sahutnya sambil terkikik geli. Aku menatapnya tajam. “Ya!! Cho Kyuhyun! Aku serius!” namja itu tersenyum evil dan membelai wajahku lembut. “Bahkan maut pun tak akan memisahkan kita…”

eonjena neowa hamgge irugopeun kkum ango
galsu eobdeon jeopyeoneseo neoreul bulreobolgge
nae maeum dahae saranghaneun neoreul…

ku akan selalu berpegang pada mimpi ku ingin memenuhi dengan Mu
Aku akan mencoba untuk memanggil nama mu di tempat Aku tak dapat lagi mencapainya
Aku mencintai mu sepenuh hati ku…

Cho Kyuhyun…bukan kah kau berjanji tidak akan meninggalkan ku? Tapi kenapa sekarang kau malah pergi dan membuat ku harus menjalani takdir sebagai istri seorang namja yang mirip dengan mu? Bahkan nama kalian sama. Sifat kalian juga mirip. Tapi kau mengingkari janji mu Cho Kyuhyun ! bukankah kau pernah bilang maut pun tidak akan memisahkan kita ? Lalu mana janji mu itu ? Kau meninggalkan ku sendirian disini ! Bahkan Hyun Sang pun tak mampu lagi melindungi ku. Hanya karna aku telah menjadi istri dari seorang Cho Kyuhyun Super Junior ! Tak ada lagi orang yang melindungi ku saat ini. Kenapa juga aku memaksa mu untuk tetap pergi bersama ku waktu itu ? Aaiish! Ini semua salah ku ! Kebodohan ku yang telah membuat mu pergi untuk selamanya ! Aku ini memang pabbo! Pabbo!

“Cho Yeon Hyo!!” teriak namja itu mengagetkan ku. Aku menoleh dan menyipitkan mataku saat namja itu berlari mendekatiku sambil membawa sebuah mantel bulu cokelat. Namja itu buru-buru memakaikan mantel yang dia bawa di tubuhku yang memucat. “Kau kedinginan…” desisnya lirih. Kedua tangannya meraih tanganku dan meniup nya perlahan. “Tangan mu dingin sekali Hyo-ah…” ujarnya sambil melepaskan kedua sarung tangannya dan memakaikan nya di tanganku. “Apa yang kau lakukan?” tanya ku pelan, hampir tak terdengar. Namja itu menatapku sekilas dan kemudian memeluk ku. “Berusaha membuat suhu tubuhmu kembali normal…” sahutnya sambil mempererat pelukannya. Aku menghela nafas berat. “Kenapa kau berubah jadi baik terhadapku seperti ini?” Namja itu melepaskan pelukannya dan menatap kedua bola mataku dengan lembut. “Mulai saat ini, aku akan melindungi mu Hyo-ah…” ujarnya yang membuat wajahku memanas. “Kau tak perlu bersusah payah untuk melindungi ku Tuan Cho… Aku bisa melakukan segala hal tanpa perlu bantuan mu…” aku melangkah meninggalkan namja yang kini berdiri mematung di tengah turunnya salju. Ini memang jalan yang ku pilih. Aku mungkin bisa memaafkan perlakuannya kemarin. Aku memang menyukainya. Tapi lama kelamaan perasaan ini semakin menyakiti ku. Seperti belenggu yang seakan mengoyak perasaan ku tanpa bisa ku sadari.

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

 

*Jong Woon PoV*

 

Aku bergegas menuju kamar tempat Yeon Hyo di rawat. Tapi ternyata tidak  terdapat seorang pun disana. Kemana yeoja itu dan Kyuhyun ? Bukan kah Kyuhyun yang menjaga Yeon Hyo disini ? Tanpa sengaja aku bertemu seorang suster saat hendak keluar dari ruangan Yeon Hyo. “Jamkkanmanyo!!” seru ku sambil menarik ujung seragam putih suster tersebut. Suster itu menoleh dan tampak mengeryitkan alisnya. Mungkin dia merasa aneh melihat penampilanku yang seperti buronan saja. Saat ini aku memakai mantel hitam, topi hitam, kacamata hitam dan masker putih bergaris. Ini demi menyamarkan identitasku.

“Mianhae…Tuan bisakah anda melepaskan ini?” ujarnya sambil menunjuk tanganku yang sedari tadi masih memegang erat ujung baju putih suster itu. Aku buru-buru melepaskan ujung baju suster itu dengan perasaan tidak enak hati. “Aahh~ mianhaeyo… tidak sengaja..” sahutku sambil terkekeh pelan. “Gwaenchanayo…ada yang bisa dibantu?” tanya suster itu ramah. Aku mengangguk cepat. “Pasien yang bernama Cho Yeon Hyo tidak berada di ruangannya. Tapi barang-barangnya masih ada. Kira-kira dia pergi kemana?” tanya ku heran. Suster itu tersenyum. “Nyonya Cho tadi sedang berjalan-jalan di pelataran rumah sakit. Mungkin sebentar lagi kembali…” jawab suster itu. “Di tengah salju seperti ini?” tanya ku heran. Yeoja itu aneh sekali. “Ne..katanya sebentar saja…” Aku mengangguk. “Gomawoyo atas informasinya…” aku membungkukkan badan ku tanda berterima kasih. “Cheonmaneyo…” sahut suster itu sambil berlalu meninggalkan ku.

Aahh~ kemana yeoja itu ? Dia memang aneh. Tapi keanehannya itu sedikit berkurang setelah menikah dengan evil magnae itu. Yeon Hyo sewaktu masih lumpuh suka menyendiri dan terkadang menghilang entah kemana menggunakan kursi rodanya. Tapi entah mengapa, saat bertemu Kyuhyun, yeoja itu mendadak bisa berjalan kembali. Dan dia sedikit lebih ceria. Kali ini yeoja itu kembali menunjukkan keanehannya dengan berjalan-jalan di pelataran rumah sakit di tengah salju lebat begini ? Dan bukankah Yeon Hyo sedang hamil muda ? Aish! Cho Kyuhyun ! Kau memang kurang memperhatikan yeoja itu.

“Oppa!” teriak seorang yeoja yang membuatku menoleh. “Chae Eun?” ujarku sendirian. Yeoja itu mendekat. “Oppa, apa kau melihat eonni ku?” tanya nya tiba-tiba. Aku menggeleng. “Hiyaaaaa eonni ! kau kemana?!” teriak nya tampak frustasi. “Suster tadi bilang eonni mu sedang berjalan-jalan di pelataran rumah sakit…” jawabku berusaha membuatnya tenang. “Aiishh! Aku sudah tau tentang hal itu oppa! Tapi masalahnya, aku baru saja bertemu Kyuhyun oppa. Dia memintaku untuk membantunya mencari eonni. Tadi Kyuhyun oppa menemukan eonni di pelataran depan rumah sakit dengan kondisi kedinginan. Tapi setelah itu eonni pergi !” jelas Chae Eun yang membuatku melotot. “Mwoya? Jadi Kyuhyun tidak mengetahui keberadaan Yeon Hyo sekarang?” aku belum bisa mencerna apa yang terjadi. “Ne… sekarang Kyuhyun oppa berusaha mencari eonni di sekitar rumah sakit. Oppa mau ikut mencarinya?” tanya Chae Eun. Aku mengangguk dan kemudian merogoh ponsel di saku celanaku. “Oppa mau menelpon siapa?” wajah Chae Eun tampak bingung. “Menelpon Yeon Hyo….” sahutku datar. “Ya!! Eonni tidak membawa ponsel. Kalau saja dia membawa ponsel, tentu aku dan Kyuhyun oppa tidak kebingungan seperti ini…” seru Chae Eun yang membuatku merasa seperti orang aneh =.=

“Aahh~ benar juga. Kalau begitu, sebaiknya aku menghubungi Leeteuk hyung~” ujar ku sambil menekan tombol. Chae Eun menyipitkan matanya. “Untuk apa?” tanyanya lagi. “Mengerahkan pasukan Super Junior untuk mencari keberadaan istri magnae kesayangan kami…” sahutku sambil tersenyum.

*Jong Woon PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

*Chae Eun PoV*

 

“Dia biasanya pergi kemana?” tanya Eunhyuk oppa di balik kemudi. Saat ini aku sedang berada di kawasan Incheon bersama Eunhyuk oppa. Ada Donghae oppa juga yang ikut serta bersama kami di mobil ini. “Taman kota atau tempat yang tenang…”  sahutku sambil meraih ponsel ku yang tiba-tiba berdering nyaring.

“Yeoboseyo? Sungmin oppa? Aahh~ ne…kami berada di kawasan Incheon sekarang. Kyuhyun oppa bersama mu? Ne…nanti kami akan segera menghubungi mu jika menemukan eonni. Arasseo..” aku memutuskan sambungan teleponku dan menoleh ke belakang. “Oppa, apa Leeteuk oppa mendapatkan petunjuk ?” Donghae oppa menggeleng perlahan. “Leeteuk hyung sudah mencarinya ketempat yang kau sebutkan tadi. Tapi hasilnya tetap nihil…” sahut Donghae oppa. Pandangannya kembali menatap layar ponsel putih itu dengan tatapan putus asa. Sudah tiga jam kami mencari eonni. Tapi tak ada satu pun petunjuk dimana eonni ku itu berada. “Setidaknya dia memakai mantel dan sarung tangan di cuaca dingin seperti ini…” kata-kata Eunhyuk oppa tetap tidak bisa menenangkan ku. Aku takut terjadi sesuatu pada eonni dan calon keponakan ku itu.

“Chae Eun…jangan cemas…kita sudah membagi pencarian ini.. semoga yang lain mendapatkan petunjuk tentang keberadaan eonni mu…” ujar Donghae oppa sambil menepuk pelan bahu ku dari belakang. Aku mengganguk dan kembali menatap jalanan kota Seoul. Donghae oppa benar. Selain kami juga ada yang mencari eonni. Leeteuk oppa mencari eonni di daerah aliran sungai Han. Tempat eonni sering menenangkan diri. Yesung oppa mencari eonni ke restoran-restoran yang pernah eonni kunjungi. Yesung oppa pergi bersama Na Na eonni dan juga Ryeowook oppa. Sungmin oppa mencari eonni di taman-taman kota Seoul bersama Kyuhyun oppa. Kami memang meminta Sungmin oppa untuk menemani Kyuhyun oppa mencari eonni. Karna hanya Sungmin oppa yang bisa menenangkan Kyuhyun oppa di saat-saat seperti ini. Sedangkan Siwon oppa tidak bisa ikut mencari eonni karna sekarang Siwon oppa sedang syuting drama terbarunya. Dan Shindong oppa harus menjadi MC di sebuah acara musik. Semoga saja dengan ini eonni dapat segera ditemukan…

*Chae Eun PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Aiisshh! Kemana yeoja itu pergi?!” ujarku kesal. Sungmin hyung hanya tersenyum tipis. “Ternyata kau menyukainya Kyunnie…” sambarnya yang membuatku melotot. “Aku tidak mungkin menyukai yeoja kasar dan aneh seperti dia, Hyung!” sahutku berbohong. “Kau kira berapa lama aku mengenalmu Kyunnie? Kau itu dongsaeng kesayanganku, tentu aku paham sekali sifat mu…” Sungmin hyung tetap menyetir dan tidak menghiraukan tatapan ku. “Aku tidak menyukainya Hyung. Kami menikah bukan atas dasar cinta. Tapi karna perjodohan gila itu yang membuatku menikahinya!” Sungmin Hyung mengangguk. “Aku tahu semua itu Kyunnie. Tapi kau tak bisa berbohong padaku. Kau menyukainya, aku tahu hal itu…” Kata-kata Sungmin hyung membuatku terdiam. Dia memang hyung yang paling dekat dengan ku. Aku lebih sering bercerita segala sesuatu dengannya dibandingkan dengan yang lain. ELF bahkan mengenal kami sebagai KyuMin couple. Kami begitu dekat. Sungmin hyung memang sudah seperti hyung-ku sendiri.

“Tapi……” ucapku terputus. Aku tak sanggup meneruskan ucapanku. “Tapi kau masih mencintai Shin Rin Rin kan?” tebakan Sungmin hyung tepat sekali. Aku mengangguk dan menutupi wajahku dengan telapak tangan. “Kasihan sekali istri mu itu Kyunnie… Yeon Hyo pasti menyimpan beban yang sangat berat…” Aku mendengar ucapan Sungmin hyung dengan baik. Ternyata Sungmin hyung mengetahui segala yang ada di dalam pikiranku saat ini. “Yeoja itu juga masih mencintai namja chingu nya yang telah lama meninggal itu hyung…” ujarku sedikit cemburu. Tapi kenapa aku merasa cemburu seperti ini ? Lagipula namja yang Yeon Hyo cintai itu bukan kah sudah meninggal ? Lalu apa yang perlu di khawatirkan lagi ? Aaiish! Cho Kyuhyun pabbo!

“Kau tau dimana tempat yang sering dikunjungi istri mu?” tanya Sungmin hyung yang membuyarkan lamunanku. Aku menoleh ke arah Sungmin hyung yang menyetir di sampingku. “Ne…taman kota atau tempat yang bisa membuatnya tenang…” Sungmin hyung mengangguk. “Tapi kita sudah mencari ke seluruh taman kota yang ada di Seoul. Lalu apa ada tempat kenangannya yang belum kita kunjungi?” tanya Sungmin hyung yang membuatku tersentak kaget. Aku mengingat suatu tempat yang mungkin mempunyai kenangan tersendiri untuk Yeon Hyo. Kampus itu. Ya, kampus yang sama dengan ku. Karna jadwal ku sangat padat sebagai member Super Junior, aku jarang masuk. Bahkan absen berbulan-bulan lamanya. Pantas saja aku sama sekali tidak mengenal Cho Kyuhyun yang mirip dengan ku itu maupun Yeon Hyo. “Kyunghee University…” sahutku mantap.

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Aku menatap ke arah lapangan basket yang terbentang di hadapanku. Tidak ada seorang pun disana. Kampus ini sepi. Mungkin mahasiswa Kyunghee University masih liburan semester saat ini. Ditambah dengan salju lebat yang turun sejak tadi.

Aku duduk dibangku kayu yang terletak tak jauh dari lapangan basket dan melepaskan mantel serta sarung tanganku. Bangku kayu tua yang terletak dibawah pohon cemara yang tertutup salju tebal. Ini tempat yang biasa aku kunjungi saat jam makan siang. Menikmati makan siang ku bersama Kim Hyun Sang sambil menonton pertandingan basket Cho Kyuhyun. Begitu menyenangkan saat itu. Aku ingat dimana pertama kali bertemu namja yang masih tetap ada di dalam hatiku saat ini. Di bangku kayu tua ini….

~Flashback~

 

“Pabbo-ya!! Kalau melempar bola itu hati-hati sedikit!!” teriak ku kesal. Namja itu malah melotot. “Ya!! Yeoja babo! Seharusnya kau itu tidak makan siang disini !” serunya tak mau kalah. “Kau namja babo!!” jeritku lagi. “Cho Kyuhyun?!” seru Hyun Sang tiba-tiba.  Aku dan namja pelempar bola basket babo itu sontak melihat ke arah sumber suara. “Hyun Sang-sshi…kau mengenal namja babo ini?” tanyaku sambil menunjuk ke arah namja itu. Namja babo itu melotot ke arahku. “Aahh~ dia Cho Kyuhyun. Temanku sewaktu SMA dulu.” sahut Hyun Sang tampak senang. Kedua namja itu kemudian berjabat tangan. Aku menyipitkan mataku. Hyun Sang adalah sahabat sekaligus tetangga ku sejak kecil. Kenapa aku tidak tahu jika dia mengenal namja pemain basket abal-abal ini? “Kau mengenal yeoja gila ini?” tanya namja babo bernama Cho Kyuhyun itu sambil tersenyum. Dan heeii ! Itu bukan senyuman biasa ! bukan senyuman tulus atau semacamnya. Tapi seperti senyum menyeringai atau mungkin senyuman setan? Tapi namja ini sangat tampan dengan senyumannya itu. Aigoo! Benar-benar tampan ! Hiyaaaa…Yoon Yeon Hyo! Apa yang kau pikirkan !

Hyun Sang mengangguk dan malah memperkenalkan ku dengan namja yang masih memegang bola basket di tangannya itu. “Kyuhyun-ah… Kenalkan ini chingu ku. Dia sahabat sekaligus tetanggaku sejak kecil. Yoon Yeon Hyo..” ujar Hyun Sang yang di iringi dengan uluran tangan dari namja gila itu. Dia ingin berjabat tangan dengan ku? Eottohke? Aku berdiri menatapnya tak bergeming. Aiish! Apa yang harus aku lakukan?

“Cho Kyuhyun…” ujarnya memperkenalkan diri sambil meraih tanganku dan mengayunkannya ke atas dan ke bawah berulang kali. Aku hanya berdiri mematung tanpa reaksi. “Wae? Terpesona ketampananku?” tanya nya sambil tersenyum. Lagi-lagi tersenyum seperti itu ! Aku cepat-cepat menggeleng dan melepaskan genggaman tangannya. Satu hal yang dapat ku simpulkan saat ini. Namja ini evil !  “Yeon Hyo… Namaku Yoon Yeon Hyo… mianhae…kami sedang ada urusan…” ujarku cepat dan buru-buru menarik Hyun Sang menjauh dari bangku kayu itu. Namja yang bernama Cho Kyuhyun itu kembali tersenyum seperti yang ia lakukan tadi dan melempar bola itu ke arah lapangan basket.

 

~Flashback End~

Tanpa sadar kilauan bening jatuh setetes demi setetes membasahi pipiku. Aku mencintai namja itu. Sangat mencintainya melebihi apapun. Tapi kenapa Tuhan tidak memberi kesempatannya untuk hidup bersamaku? Menikah dengan ku?  Aku masih ingat senyuman bahagianya saat eomma ku menyetujui rencana kami untuk menikah satu bulan lagi. Dia begitu antusias saat melihat rancangan gaun pengantinku. Memilih gedung untuk upacara pernikahan secara bersama-sama. Tapi kenapa di saat-saat seperti itu Tuhan malah mengambilnya dari sisiku? Mengambil separuh nafasku?

Seharusnya kini aku menjadi Nyonya Cho. Bukan Nyonya Cho dari namja bernama Cho Kyuhyun sang evil magnae Super Junior itu. Bukan dia. Aku tidak pernah berharap menikah dengan namja tampan yang direbutkan oleh jutaan yeoja diluar sana. Tapi yang ku harapkan itu menjadi Nyonya Cho dari namja bernama Cho Kyuhyun. Cho Kyuhyun yang bukan berasal dari kalangan artist. Bukan salah satu member boyband paling terkenal saat ini. Tapi Cho Kyuhyun yang selalu sibuk dengan PSP nya, bola basket nya dan kesukaannya terhadap salju musim dingin. Namja yang selalu merentangkan kedua tangannya saat salju pertama turun dari langit. Tanpa mantel dan sarung tangan. Hingga tubuhnya tampak memucat dan kedinginan. Dia benar-benar namja yang babo. Disaat semua orang menghidupkan pemanas ruangan atau tidur dibalik selimut yang hangat, namja itu malah berjalan menembus salju dan merentangkan kedua tangannya menikmati butiran-butiran salju menerpa wajahnya. Benar-benar seperti orang bodoh. Tapi aku benar-benar menyukai nya. Menyukai semua hal bodoh yang ia lakukan. Aku benar-benar merindukannya saat ini. Merindukan namja itu….

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

~XXX~

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Hyo-ah?” desisku lirih sambil memeluk erat tubuhnya. Yeoja itu tak bergerak. Tubuhnya dingin sekali. Aku segera melepaskan mantel ku dan memakaikannya pada Yeon Hyo. “Ku mohon…bangunlah….” ujarku pelan. Hampir tak terdengar. Aku mengecup lembut bibirnya yang membiru. Terasa beku. “Hyung……” aku menatap Sungmin hyung yang tengah sibuk dengan ponselnya. Sungmin hyung menoleh dan berjalan mendekatiku. Tampaknya Sungmin hyung sudah menghubungi ambulance maupun Leeteuk hyung.

“Ambulance akan datang sebentar lagi. Bersabarlah Kyunnie…” ujarnya berusaha menenangkan ku. Aku mengangguk pelan dan membelai wajah Yeon Hyo. “Kau seharusnya tidak mengalami ini semua, Hyo-ah…” desisku lemah. Tanpa ku sadari, kilauan bening mulai membasahi pipiku. Nafasku terasa sangat sesak. Sungmin hyung benar, aku menyukai yeoja ini. Bahkan mulai mencintainya. Aku tidak mau Tuhan mengambilnya dari sisi ku. Aku benar-benar tidak mau kehilangannya. “Aku tak mau kehilangan mu, Cho Yeon Hyo… Ku mohon bertahan lah…”

-To Be Continued-

 

Sebenarnya apa yang terjadi pada Yeon Hyo ?

Akan kah dia bertahan ?

**cuap-cuap gaje author**

Lagu di atas adalah lirik lagu “Hope Is a Dream That Doesn’t Sleep” yang dinyanyikan secara solo oleh suaminya author (re : Cho Kyuhyun) *plaakk

Itu salah satu lagu favorite ku😄 kkekekee~

CHO KYUHYUN IS MINE😀

Yaakk!! Ini FF waras(?) generasi kedua. Yang baca…WAJIB komment..

56 thoughts on “FF “My Love, My Kiss, My Heart” (PART 8)

  1. maaf author ga bisa komen di part sebelumnya, hp ku ga bisa nampilin full lamannya..
    daebak ni ff, baru baca 8 part udah dapet feel nya.
    authornya jjang..

  2. Omo… part ini dan part sebelumnya adalah part mengenang memori?? Ckckckckck… kok bisa ada yang mirip ya?? Universitas sama, wajah mirip, sifatnya juga sama….. Ckckckckcck… apa yang terjadi sebenarnya?? #frustasi

  3. kasian ma hyo y mpe stres gt,,,,, giliran udah mulai cinta ma kyuhyun eh…kyuhyun y malah begitu bilang cinta ma rin rin….
    hyo y jd meratapi nasib n mikiri mantan y yg meninggal deh…..
    bener2 sebel ma. kyuhyun disini….

  4. hyaaa kok hyo jadi pingsan ? tapi biar deh kyu tau rasa *evil laugh*
    kalo hyo gak bisa bertahan , udahan donk ceritanya , agak aneh juga kalo terus kyu balik sama rin rin walaaa
    aku mau baca part selanjutnya aja deh😀

  5. Aish Aish .. Dasar Evil couple ..
    Tar marahan … Tar akur … Aneh …

    Ommo yeon HYÖ hilang kmn Tuh ? Musim salju .. Manä Lg Sakit … (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ!
    Bikin Panik Nih .. Liat Tuh Kyuhyun Sampai Stress ..

    Ya yesung .. Ngapain pegangin Baju Tuh suster ? Ky bocah Lg ikutin oemma nya … Huahahaha ..
    ​‎​(¬_¬) Jiiªªªªªªªªннн:OX_X®. Yesung .. Kalo yeon HYÖ bawa hp .. Kyuhyun ga Panik Tau …
    Betul Itu panggil pasukan penolong … Hehe Superjunior Buat cari istri magnae kesayangan mereka .. Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ.

    Betullllllll tuh sungmin … Kyuhyun mulai suka yeonhyo walaupun msh ada rasa ke rin rin .. Trus ngapain cemburu ke nämja yg Sudah meninggal ? Kyuhyun Pabo ……

    Oooooooo yeonhyo ke Univ nya … Mengenang Masa2 dia & kyu Hyun dulu …

    Fuih Untung Kyuhyun berhasil Nemu in istrinya .. Ommo yeonhyo ” beku ” ottokhe …. ?
    Eeee kyu nangis Ya ? Pali bawa yeonhyo ke RS

    Penasaran ….
    Nextttt

  6. hiiyaaa apa yang terjadi sekarang?
    eottokhe?
    makin seru aja jalan ceritanya.
    ikutan sesak bacanya.
    aku jg suka lagu solo kyuhyun yang ini😉

  7. arrrggghhh kyu plin plan sebentar bilang mencintai yeon hyo, lalu setelah itu bilang mencintai rin rin dst. Yakk kyu kasihankan yeon hyo..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s