FF “My Love, My Kiss, My Heart” (PART 7)

[Hyo-Kyu couple] “My Love, My Kiss, My Heart”

 

Author : Yarica Eryana (Yoon Yeon Hyo)

 

Facebook : Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun

 

Twitter : @IchaGaemGyu

 

Blog : http://www.gaemgyuchokyuhyun.wordpress.com

 

 

 

Main Cast :   Cho Kyuhyun a.k.a Kyuhyun Super Junior

 

Kim Jong Woon a.k.a Jong Woon / Yesung Super Junior

 

Lee Hyuk Jae a.k.a Hyuk Jae / Eunhyuk Super Junior

 

Icha Elf-Sparkyu Cho Kyuhyun a.k.a Yoon Yeon Hyo

 

Anisa Sujueunhyuklovers Zwanzig a.k.a Yoon Chae Eun

 

Kim Sky Kyu a.k.a Shim Na Na

 

 

 

Sub Cast :      Azk Ririn Kiseki-vipelfKyunnie a.k.a Shin Rin Rin

 

                        Frisca Setiawan a.k.a Shin Ri Young

 

Kim Hyun Sang

 

Niken Refanthira a.k.a Shin Ne Yon

 

Adinda Firdha Dewi a.k.a Shin Ha Ra

 

ALL member Super Junior

 

 

 

 

Genre : Romance, Comfort

 

Disclaimer : CHO KYUHYUN IS MINE😄 *ditabok Sparkyu*

Super Junior belongs to ELF, but the fanfict is mine ~

~[Hyo-Kyu quotes]~

 

“Bagiku dirinya itu seperti api. Sering meledak-ledak, tak bisa dihentikan. Tapi aku selalu membutuhkan api itu untuk membuatku tetap bertahan hidup. Tanpanya disisiku, seperti memakan makanan mentah setiap hari.” –Cho Kyuhyun-

 

“Dia itu seperti musik. Hidup akan terasa sepi tanpa teriakannya di telingaku.” –Yoon Yeon Hyo-

FF “My Love, My Kiss, My Heart” *PART 7*

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Dia sakit apa ?” tanyaku pada Uisa itu setelah test urine Yeon Hyo selesai di lakukan. Yeon Hyo hanya diam mendengarkan pembicaraan kami.

 

“Aniya…hanya Hyperemesis Gravidarum…tak perlu cemas..” ujar Uisa itu sambil tersenyum.

 

Hyperemesis Gravidarum ? Penyakit apa itu ?” tanyaku tak mengerti. Uisa itu tertawa mendengar pertanyaanku.

 

Hyperemesis Gravidarum adalah gejala mual dan muntah yang dialami oleh wanita hamil muda. Biasanya terjadi pada pagi hari..” aku tersentak kaget dan langsung menatap Uisa itu tak percaya.

 

“Jadi…Yeon Hyo hamil ?” tanyaku terbata-bata.

 

“Ne…chukkae Tuan Cho..” sahut Uisa itu yang membuatku langsung menatap Yeon Hyo. Yeoja itu terlihat kaget dan menutup mulutnya.

 

“Jinjja ?” tanya Yeon Hyo membuka suara. Uisa itu mengangguk.

 

“Sebaiknya Nyonya harus cukup istirahat, makan yang bergizi dan suplemen untuk ibu hamil. Karna usia kehamilan muda seperti ini cukup rentan apabila tidak di jaga dengan baik. Dan karna Nyonya mengalami mual, sebaiknya Nyonya makan sedikit tapi sering. Itu bisa mengurangi mual dan Nyonya tentu tidak akan lapar. Konsumsi biskuit dan buah juga baik di kehamilan muda seperti ini..”

 

Aku mengangguk dan berterima kasih pada Uisa yang telah menjelaskan semuanya pada kami. Uisa itu akhirnya pamit setelah memberikan resep yang harus ku tebus di apotik. Aku mengantarkan Uisa itu sampai halaman depan rumah.

“Tuan Cho, mianhae jika saya lancang. Saya ini adalah teman lama eomma-mu. Jadi saya tahu apa yang terjadi didalam pernikahan kalian. Kalian berdua sering bertengkar. Sebaiknya pertengkaran itu dikurangi, bersikap lah lebih sabar pada istri anda. Istri anda bisa mengalami stress akibat pertengkaran yang sering terjadi, mengingat usia kehamilannya masih sangat muda. Itu bisa membuat janin yang dikandungnya mengalami stress dan bisa berdampak pada cacat janin. Jadi sebaiknya anda lebih memperhatikan keadaannya. Saya pamit dulu..” ujar Uisa itu sambil membungkukkan badan.

 

Aku membungkukkan badanku dan tersenyum.

 

“Gomawoyo atas nasehatnya ahjussi..” Ujarku sambil melambaikan tangan. Mobil hitam itu mulai meninggalkan halaman rumahku. Aku menghela nafas berat. Kenapa perasaan ku jadi campur aduk seperti ini ?

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Chae Eun PoV*

 

“Yeoboseyo ?”

 

            “Yeoboseyo ? Chae Eun !”

 

“Eonni ! Waeyo ?”

 

            “Aniya…hanya ingin memberitahukan kabar yang sedikit mengagetkan untukmu..”

 

“Wae ? Cepat katakan eonni !” ujarku tak sabar. Sebenarnya apa yang ingin di katakan eonni ?

 

            “Eerr……”

 

“Ya!! Katakan padaku eonni !”

 

            “Eonni sedang mengandung keponakanmu sekarang..” sahutnya yang membuatku terkejut.

 

“Mwo ? Eonni hamil ?” tanyaku tak percaya. Bukankah eonni-ku itu selalu bertengkar dengan Kyuhyun oppa ?

 

            “Ne… Uisa yang mengatakannya tadi pagi..”

 

“Aahh~ Chukkae eonn !!”  pekik ku senang. Eunhyuk oppa yang sedari tadi melahap cake cokelatnya dihadapanku sontak menoleh.

 

            “Gomawoyo…kapan kau kemari ?” tanya eonni terdengar senang.

 

“Dua jam lagi. Aku akan mengajak Yesung oppa dan Na Na eonni jika mereka tidak sibuk. Yang pasti, aku dan Eunhyuk oppa akan kesana..” sahutku mantap.

 

            “Ne…Arraseoyo..”

 

Aku menutup sambungan telepon ku dan menatap Eunhyuk oppa dengan pandangan mata berbinar.

 

“Kita akan segera punya keponakan !!” pekik ku lagi. Eunhyuk oppa tertawa dan mulai merogoh ponsel di saku celananya.

 

“Waeyo ?” tanyaku penasaran.

 

“Aniya…aku hanya ingin memberitahu Leeteuk hyung, agar dia memberitahu yang lain..” ujar Eunhyuk oppa sambil memencet tombol di ponsel putihnya.

 

“Setelah itu, kita pergi ke baby shop.. dan cepat beritahu eomma-mu..” tambahnya lagi. Aku mengangguk sambil tersenyum.

 

*Chae Eun PoV*

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

“Ya!! Tidak enak !” ujarku sambil menyingkirkan semangkuk sup jagung yang baru selesai dimasak oleh Kyuhyun.

 

“Ini enak ! Cepat buka mulutmu !” perintahnya sambil membuka paksa mulutku dengan tangan kirinya. Tangan kanannya berusaha memasukkan sesendok penuh sup jagung yang rasanya aneh itu kedalam mulutku.

 

“Shireo !!” pekik ku sambil berusaha menyingkirkan tangan Kyuhyun.

 

“Ya!! Kau mau membuat bayi kita kurang gizi ?!” serunya sambil kembali memaksa ku menelan sup masakan setan itu =.=

 

“Makanan apa ini ?! Huueekk~ Sangat tidak enak ! Bau nya juga aneh !!” protesku. Kyuhyun memasang tampang juteknya.

 

“Ya!! Ini sup jagung ala kyu ! Aku memasaknya dengan susah payah untukmu, cepat makan !”serunya lagi, tapi kali ini dia tersenyum evil. Benar-benar seperti setan dalam keadaan tampan =.=

 

“Mwo ? Sup jagung ala Kyu ?! Ini pasti makanan terkutuk !” umpatku sambil menutup mulutku dengan kedua tangan. Kyuhyun meletakkan mangkuk sup itu di meja dan mulai naik ke tempat tidur, berusaha membuka mulutku dengan paksa. Namja ini terlalu kuat.

 

Aku mendorong tubuhnya sekuat tenaga, namja ini kehilangan keseimbangan dan malah berbalik menimpaku. Bibirnya tak sengaja menempel pada bibirku. Jantungku terasa bekerja tiga kali lebih cepat ketika namja itu menciumku. Aku membalas ciumannya. Baru kali ini kami berciuman seperti ini sejak pernikahan gila itu. Kyuhyun memeluk ku erat, aku membalas pelukannya.

 

“Ya!! Pantas saja, Yeon Hyo cepat sekali hamil. Ternyata Magnae kita lebih agresif daripada Eunhyuk rupanya..” ujar namja tampan yang tengah berdiri didepan pintu kamar kami yang terbuka lebar. Lagi-lagi Kyuhyun lupa mengunci pintu utama yang berada di bawah.

Namja itu tersenyum, lesung pipinya tampak jelas.

 

“Hyung !!” protes Kyuhyun saat melihat Leeteuk oppa nyengir tak jelas disusul oleh Yesung oppa dan Na Na. Bahkan ada Chae Eun dan Eunhyuk oppa yang menampakkan diri di balik punggung mereka bertiga.

 

“Chukkae !!!” teriak mereka secara bersamaan. Chae Eun dan Na Na tampak membawa sebuah bingkisan besar.

 

“Kado?” tanyaku sambil mengerutkan kening. Kyuhyun bergegas turun dari tempat tidur dan tampak salah tingkah.

“Ne…ini untuk keponakan kami !” seru Yesung oppa yang membuatku tersenyum. Eunhyuk oppa segera membuka kado-kado itu dengan cepat dan menunjukkan isinya pada ku dan Kyuhyun.

 

“Mwo ? Apa ini tidak terlalu cepat ?” protesku saat melihat tumpukan baju-baju bayi berwarna warni, kereta dorong kecil, bahkan kursi goyang kecil bergambar doraemon. Chae Eun menggeleng.

 

“Ini ide Eunhyuk oppa…” timpal Chae Eun. Eunhyuk oppa memamerkan senyum gusinya.

 

“Ini terlalu cepat hyung..” komentar Kyuhyun membuat Eunhyuk oppa melotot ke arahnya.

 

“Ya!! Sebentar lagi kau akan menjadi seorang appa, Kyunnie !” ujar Eunhyuk oppa membela diri.

 

“Masih sekitar sembilan bulan lagi hyung!” sahut Kyuhyun tak mau kalah.

 

“Lebih cepat lebih baik !” seru Eunhyuk oppa.

 

“Slogan macam apa itu ?”

 

Eunhyuk oppa langsung menjitak kepala Kyuhyun dengan PSP yang berhasil direbutnya dengan gerakan kilat.

 

“Ya!! Jangan menjitak ku lagi hyung ! Aku ini calon kakak iparmu !” protes Kyuhyun yang disambut dengan jitakan kedua.

 

“Sopan lah!” seru Leeteuk oppa. Kyuhyun tersenyum penuh arti.

 

“Jangan harap aku akan merestui hubunganmu dengan adik iparku, hyung! Kecuali kau mau memanggil ku dengan sebutan ‘hyung’ !” ujar kyuhyun dengan evil smile nya yang seperti setan itu.

 

“Aiish ! Magnae !” protes Eunhyuk oppa.

 

“Ya!! Jangan ribut!” tegur Yesung oppa sambil menyipitkan matanya. Aura aneh mulai menyeruak memenuhi ruangan. Aku bergidik ngeri.

 

“Mari kita makan saja dibawah, kajja !” tambah Yesung oppa yang membuatku memasang tampang pabbo. Yang lain sepertinya mempunyai ekspresi yang sama.

“Kalian tidak mau makan ?” tanya Yesung oppa sambil menyipitkan matanya lagi. Hening, tidak ada jawaban.

 

“Dan kau Yeon Hyo-ya, apakah kau bisa bertahan hidup dengan makanan yang dibuat oleh Kyuhyun ? Aku khawatir jika nanti bayimu keracunan akibat masakan Kyuhyun yang kau konsumsi barusan…” ujar Yesung oppa lagi. Mata sipitnya melirik ke arah sup jagung yang tergeletak di atas meja.

 

“Ya!! Sup jagung ala Kyu itu sangat bergizi, Hyung!” protes Kyuhyun lagi. Yesung oppa menarik tangan Na Na yang sedari tadi hanya diam.

 

“Mari kita turun dan makan…” ujarnya. Na Na mengangguk, sedangkan yang lain berjalan mengikuti langkah Yesung oppa. Aku terkekeh geli. Kyuhyun memasang tampang jutek dengan sup jagung dingin di tangannya.

 

“Ya!! Ini bergizi !” ujar Kyuhyun lagi dengan wajah cemberut.

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Jong Woon PoV*

 

            “Na Na-ya…kau tidak mau memakannya ?” tanyaku sambil menyodorkan semangkuk ramen buatanku sendiri. Kyuhyun tersenyum evil.

 

“Hyung, masakanmu aneh!” ujarnya sambil meraih segelas jus jeruk. Aku menyipitkan mataku dan menatap Kyuhyun tajam.

 

“Walaupun bentuknya aneh, setidaknya rasa ramen ini enak!” sahut Eunhyuk membelaku. Kyuhyun mencibir, sedangkan Yeon Hyo dan Chae Eun melahap ramen buatan ku sampai habis.  Aku mengembangkan senyum dan beralih menatap Na Na yang belum menyentuh makanannya sama sekali.

“Kau tidak suka ?” tanyaku sedih. Na Na menatap kedua bola mataku dalam.

 

“Aniya…aku sangat senang diperhatikan olehmu seperti ini. Kau memasak untuk ku. Sampai-sampai aku tak sanggup memakannya…” ujar Na Na dengan mata berkaca-kaca. Aku tersenyum tipis.

 

“Jika kau menyukainya, makan lah…” Yeoja itu hanya mengangguk dan meraih sumpit. Dia menghabiskan ramen di mangkuk nya dengan cepat.

“Oppa, ini enak sekali. Darimana kau belajar memasaknya ?” tanya Chae Eun sambil menyeruput segelas teh hijau dingin.

 

“Wookie yang mengajarkanku…” jawabku sambil membayangkan wajah dongsaeng kesayanganku itu.

 

“Ryeowook oppa memang tipe calon suami yang baik…” ujar Yeon Hyo yang di iringi tatapan tajam Kyuhyun.

 

“Ya!! Aku juga tipe suami yang baik!” sambar Kyuhyun tak mau kalah. Evil magnae satu ini memang tidak berubah sama sekali. Tetap manja dan seenaknya sendiri.

“Tapi sup jagung-mu itu sungguh menyiksa lambungku, Tuan Cho!” balas Yeon Hyo.

 

“Sup jagung ala Kyu itu sangat bergizi !” sahut Kyuhyun sambil menatap Yeon Hyo tajam.

 

“Ya!! Selalu saja bertengkar !” seru ku sambil kembali menyipitkan mata. Pasangan yang tampak serasi itu melotot ke arahku.

 

“Ya!! Evil Couple !!”

 

*Jong Woon PoV END*

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

            Perlahan ku tekan tuts piano yang berada ruang bagian selatan rumah bergaya eropa ini. Memainkan lagu yang sangat ku hafal. Lagu yang menyimpan sejuta kenangan tentang yeoja itu…

 

chilnyeoneul mannatjyo
amudo uriga ireoke swipge ibyeolhal jureun mollatjyo

 

We met for 7 years
No one knew we would say goodbye (farewell) this easily

 

 

@Seoul, Februari 2004.

 

“Rin-ah… kau tahu.. kita sudah berteman sejak kecil. Tapi sebenarnya aku merasakan perasaan yang lain terhadap mu..” ujarku sambil memainkan tuts piano. Yeoja cantik yang sedari tadi menikmati alunan lembut yang berasal dari dentingan piano itu tampak terkejut.

 

“Maksudmu ?” tanya nya terbata-bata.

 

“Shin Rin Rin…saranghaeyo…” ucapku seraya menghentikan permainan piano ku. Aku menatap kedua bola mata yeoja itu tajam. Yeoja itu tersenyum dan memeluk tubuhku.

 

“Cho Kyuhyun…saranghae..”


geuraedo urineun heeojyeo beoryeotjyo
gin sigan ssahawatdeon gieogeul namginchae

 

However, we still broke up (separated)
With the memories we built for a long time, now gone
@Seoul, April 2005.

 

“Eomma tidak menyetujui hubungan kalian ! Kalian tidak seharusnya bersama !!” seru eomma yang membuatku dan Rin Rin terdiam.

 

“Tapi eomma….” desisku lirih.

 

“Kyu, apakah kau lupa ? Perusahaan appa-mu dan perusahaan keluarga Rin Rin sejak dulu selalu bersaing ! Keluarga kita saling bermusuhan satu sama lain ! Eomma tidak akan merestui hubunganmu dengan yeoja yang seharusnya menjadi lawanmu!” nada suara eomma mulai meninggi. Rin Rin menangis.

 

“Kyu, kau yang akan mewarisi seluruh perusahaan appa-mu. Itu berarti yeoja ini yang akan menjadi lawanmu nanti. Karena dia adalah putri tunggal keluarga Shin !” tambah eomma yang membuatku menutup kedua telingaku.

 

“Aku tak peduli !!” jeritku kesal. Seketika akan menarik tangan Rin Rin, mengajaknya pergi dari tempat itu.

 

 
urin eojjeom neomu eorinnaie
seororeul manna gidaenneunji molla
byeonhaeganeun uri moseupdeureul
gamdanghagi eoryeowonneunjido
ibyeolhamyeon apeudago hadeonde
geureongeotdo neukkilsuga eobseotjyo
geujeo geunyang geureongabwa hamyeo damdamhaenneunde

 

How did we at such a young age
Meet each other, I don’t even remember hos (we met)
Difficult for us to handle, the maps of our changing selves
They said saying goodbyes are painful
But I didn’t even have time to feel that
I just thought, this is the way it is staying composed

@Seoul, December 2006.

 

“Kyu…kita terlalu muda untuk melakukan hal ini..” ujar Rin Rin saat aku memasukkan koper yang berisi pakaian ku ke dalam bagasi mobil.

 

“Kau itu artist. Kau adalah member Super Junior !” tambahnya lagi. Aku berbalik dan menatap Rin Rin.

 

“Lalu kenapa jika aku seorang Kyuhyun Super Junior ?! Kita sudah berpacaran hampir dua tahun. Tapi eomma ku tetap tidak menyetujui hubungan kita !” ucapku sedikit kesal.

 

“Kyu, kau baru saja memulai debut sebagai anggota terakhir dari Super Junior. Kau ingin menghancurkan impianmu selama ini ? Saat kau mendapatkannya, kau malah ingin kabur dari rumah dan menikah diam-diam denganku ? Apa kau sudah gila ?” ujar yeoja cantik itu yang membuatku terdiam.

 

 

 


ureotjyo uuu sigani gamyeonseo naegejun
aswiume geuriume naetteutgwaneun dareun
naui mameul bomyeonseo
cheoeumen chinguro daeumeneun yeoninsairo
heeojimyeon gakkaseuro chingusairaneun
geu mal jeongmal matneunde

 

But I cried, hoo hoo hoo
Time passed, it gave me a simple yearning
Different from what my mind was seeing
At first friends, then next as lovers
We said, we’d stay as friends even if we separated (broke up)

@Seoul, March 2007.

 

“Eomma…tolong pertimbangkan lagi..” ucapku memohon. Eomma hanya menggeleng tegas. Rin Rin menunduk menatap lantai.

 

“Kau adalah pewaris utama seluruh kekayaan yang kita punya, Cho Kyuhyun. Seharusnya kau memilih pendamping hidupmu lebih baik dari yeoja ini..” Aku menatap eomma dengan tatapan yang begitu menusuk.

 

“Kau harus fokus pada karirmu Kyuhyun-ah.. Eomma harap kau mengerti, sebaiknya kau dan Rin Rin sama-sama membangun karir masing-masing..” Ujar eomma.

 

“Maksud eomma ?” tanyaku tak mengerti.

 

“Eomma ingin kalian berpisah sementara waktu, tunggu sampai tiga tahun lagi. Eomma akan merestui hubungan kalian, jika kalian mampu membangun semuanya dari awal tanpa bantuan orang tua masing-masing.. Kalian tidak boleh terlalu sering berkomunikasi, fokus pada jalan karir yang dipilih masing-masing…”

 

 

 


geu huro samnyeoneul bonaeneun donganedo
gakkeumssik seoroege yeollageul haesseotjyo

During those 3 years spent alone
We contacted each other sometimes

 

@Seoul, January 2010

 

“Rin-ah…sudah tiga tahun berlalu. Kapan kau bisa menemuiku ?” aku mengirimkan pesan singkat melalui e-mail untuk Rin Rin. Saat ini Super Junior sedang sibuk promosi album keempat kami, Bonamana. Aku tak pernah bertemu Rin Rin lagi sejak perjanjian itu. Yeoja itu menepati janji nya pada eomma untuk tidak menemuiku.

 

“Rin-ah, bogoshippo…”

 

 


dareun han sarameul manna ttodasi
saranghage doeeosseumyeonseodo nan
seulpeulttaemyeon hangsang jeonhwalgeoreo
sorieobsi nunmulman heulligo
neodo joheun saram mannaya doenda
maeumedo eomneun mareul hamyeonseo
ajik nareul johahana gwaenhi dollyeo malhaetjyo

 

Even if I met someone else again
Even I loved again
Whenever I was sad, I would call you without a word, just tears falling
You have to meet a good person
I thought in my heart without any words
I asked if you still liked me, without any thought hoping you say it back

arayo uuu seoro gajang sunsuhaesseotdeon
geuttae geureon sarang dasi hal su eopdaneun geol
chueogeuro nameulppun
gakkeumssik chagaun geuael neukkilttaedo isseoyo
hajiman ijeneun amugeotdo yoguhal su
eopdaneun geol jal aljyo

 

I know, hoo hoo hoo
We had the most pure (love)
Back then, we thought that kind love couldn’t be done again so we saved it in our memories
Often, I feel a cold feeling from you
But now I know you can not ask anything

 

 

@Seoul, Februari 2010.

 

“Rin-ah…waeyo ? tak ada satu pun e-mail ku yang kau balas akhir-akhir ini…” aku mengirimkan pesan singkat itu dengan cepat. Leeteuk hyung menyemangatiku. Sungmin hyung berusaha membuatku tetap tersenyum agar ELF tidak khawatir padaku. Tapi kekhawatiran ku terhadap yeoja itu semakin menjadi-jadi. Sebenarnya apa yang terjadi pada Rin Rin ?

 

 


na ije gyeolhonhae geu aeui maldeutgo
hanchameul amumaldo hal suga eobseotjyo
geurigo ureotjyo geu ae majimak mal
saranghae deutgosipdeon geu hanmadi ttaemune

“I’m getting married” is what you said to me
After that for a long time, I was speechless
Then I cried, it was your last words to me
For the only words I wanted to hear was you loved me

 

 

@Seoul, April 2010.

 

            “Rin-ah!” seru senang saat melihat yeoja itu tengah duduk menanti ku di bangku taman kota Seoul. Yeoja itu tersenyum hambar dan langsung memeluk ku. Aku membalas pelukannya.

 

“Sudah tiga tahun berlalu Rin-ah… Eomma sudah mengetahui semua usaha yang kita lakukan selama ini. Kau sukses besar dengan usaha butik dan percetakanmu. Nama mu terkenal di seluruh Korea sebagai designer ternama. Sedangkan aku sudah sukses dengan boyband Super Junior-ku. Seluruh Asia mengenal wajahku, namaku dan suaraku. Eomma sudah menyetujui hubungan kita !” seru ku senang. Raut wajah yeoja itu tampak berubah. Senyum tipis terukir jelas di wajahnya yang cantik.

 

“Kyu…mianhae…” desis Rin Rin yang membuatku tak mengerti.

 

“Rin-ah, waeyo ?” tanyaku buru-buru.

 

“Besok aku akan pindah ke Jepang. Aku harus menikah dengan namja pilihan appa. Aku harus menikahi namja itu untuk menyelamatkan perusahaan appa… Perusahaan appa terancam bangkrut, kyu… Bahkan jika seluruh uang dan hasil kerja keras ku selama ini di keluarkan untuk menutupi kerugian perusahaan appa, semua itu tetap tidaklah cukup. Aku harus melakukan semua ini Kyu… mianhae…” ucapan Rin Rin sontak membuatku lemas. Aku terduduk di bangku taman yang mulai tertutup daun-daun musim gugur. Berusaha mencerna apa yang terjadi barusan.

 

“Jadi kita menunggu selama tiga tahun ini… hanya sia-sia ?” ucapku terbata-bata. Kilauan bening mulai menetes dari sudut mataku. Aku menyekanya dengan cepat.

 

“Kyu, ku mohon.. Jangan membenciku…” Rin Rin memeluk ku. Aku segera melepaskan pelukannya dan menatap kedua matanya tajam.

 

“Kau tidak mencintaiku ?” tanyaku. Rasanya sakit sekali.

 

“Aku tidak mencintaimu Kyu..” jawab Rin Rin pelan.

 

“Rin-ah ! Jangan berbohong !!” ujarku kesal.

 

“Aku tidak mencintaimu, Cho Kyuhyun… Mianhae..”

 

*Cho Kyuhyun PoV END*

 

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Yeon Hyo PoV*

 

Aku melihatnya menangis. Namja itu menangis sambil mengulang terus lagu yang ia nyanyikan sejak tadi. Wajahnya tampak sedih dan terluka. Begitu menyedihkan. Sebenarnya apa yang sedang ia pikirkan ? Bukankah ia sudah menyanyikan lagu ini berpuluh-puluh kali ?

 

Bukankah lagu ‘7 years of love’ itu adalah lagu yang sering ia nyanyikan di hadapan seluruh ELF saat Super Junior menggelar konser ?

 

“Kyu…waeyo ?” tanyaku sambil duduk disamping namja tampan yang tengah menekan tuts piano itu dengan air mata menghiasi wajahnya. Namja itu seketika menoleh dan menyeka air matanya dengan cepat.

 

“Gwaenchanayo..” ujarnya pelan.

 

“Kau menangis… wae ?” tanyaku lagi. Namja itu terdiam.

 

“Kau pernah mencintai seseorang melebihi dirimu sendiri ?” tanyanya tiba-tiba. Aku mengangguk.

 

“Siapa ? Cho Kyuhyun-mu itu?” tanya nya lagi. Aku diam, tak menjawab sepatah kata pun.

 

“Aku tahu…kau masih menyimpan fotonya didalam dompetmu..” ucapnya yang membuatku tersentak kaget.

 

“Aku tak sengaja melihat foto itu saat kita liburan di Paris waktu itu. Ternyata kau masih mencintainya…” Kyuhyun menatapku tajam.

 

“Kau tahu…aku juga masih mencintainya. Sama seperti kau mencintai namja yang bernama sama seperti ku itu.. Aku mencintai Shin Rin Rin, masih sangat mencintainya..” ucapannya membuat air mataku jatuh seketika.

 

“Dan kau tidak akan pernah bisa menggantikan posisi Rin Rin, arra !!” bentaknya tampak kesal. Aku menutup kedua telingaku, tak ingin mendengar kata-kata itu lagi. Terlalu menyakitkan.

 

Aku berdiri dari tempatku duduk dan menyeka air mataku dengan cepat. Aku tahu pasti hatiku hancur saat ini. Aku mulai mencintai namja tampan yang kini mengisi ruang hatiku. Bagaimana pun juga, dia adalah appa dari bayi yang ku kandung.

Seketika aku berlari menuju lantai atas dan mulai menaiki anak tangga dengan cepat. Mataku kabur akibat kilauan bening yang semakin mengenangi kelopak mataku. Tanganku berusaha meraih gagang pintu putih yang kini tampak samar di hadapanku. Tapi terlambat, sebelum aku berhasil menyentuh gagang pintu itu, pandangan ku semakin samar dan perlahan kegelapan mulai tampak.

 

 

*Yeon Hyo PoV END*

 

 

 

 

 

~XXX~

 

 

 

 

 

 

*Cho Kyuhyun PoV*

 

“Uisa, bagaimana keadaan Yeon Hyo ?” tanyaku tak sabar saat melihat sosok berbaju serba putih itu keluar dari ruangan tempat Yeon Hyo di rawat. Eomma-ku dan ahjumma tampak cemas sekali. Chae Eun juga berkali-kali menelpon Eunhyuk hyung. Eunhyuk hyung sedang siaran di Sukira sekarang bersama Leeteuk hyung. Sedangkan Yesung hyung tidak ada jadwal dan sedang dalam perjalanan menuju kemari. Uisa itu menatap ku sekilas dan kemudian beralih menatap eomma ku.

 

“Tuan Cho, seharusnya istri anda diberikan perhatian lebih mengingat usia kandungannya masih sangat muda. Dan untung saja istri anda segera dibawa kerumah sakit. Kalau terlambat sedikit saja, mungkin janin yang dikandungnya sudah tidak bisa diselamatkan lagi.” Jelas Uisa itu. Eomma menatapku tajam.

 

“Sebenarnya apa yang terjadi Kyu ? Jelaskan pada eomma !” aku menunduk, ini semua memang salahku. Tidak seharusnya aku membentak Yeon Hyo sekasar itu. Yeoja itu tidak bersalah atas takdir yang sedang kami jalani ini.

 

“Mianhae eomma…” desisku tertunduk.

 

“Jangan meminta maaf pada eomma. Minta maaf lah pada istrimu, Kyu…” ujar eomma sambil menepuk pundak ku pelan.

 

“Yeon Hyo memang keras kepala, tapi sebenarnya dia yeoja yang lembut, Kyu…” ucap ahjumma yang ku jawab dengan anggukan ringan. Eomma dan ahjumma tersenyum.

 

“Kita masuk kedalam, kajja !” ajak eomma. Aku berjalan mengikuti langkah dua yeoja paruh baya yang bersahabat sejak lama itu. Ahjumma membuka pintu ruangan tempat Yeon Hyo dirawat. Perlahan tampak oleh ku seorang yeoja cantik tengah terbaring lemah dengan selang infus di tangan kirinya.

 

“Yeon Hyo-ya…gomawo telah menyelamatkan cucu kami…” ujar eomma sambil membelai rambut Yeon Hyo. Ahjumma memegang erat tangan Yeon Hyo. Aku hanya bisa berdiri mematung di dekat pintu masuk. Aku tak sanggup mendekati yeoja yang hampir saja aku celakai itu.

 

“Kyu, kemari dan temani Yeon Hyo…” ahjumma melambaikan tangannya ke arahku. Aku mendekat dan menatap Yeon Hyo yang seketika mengalihkan wajahnya ke arah jendela. Yeoja itu tampak tidak ingin melihat wajahku.

 

“Yeon Hyo-ya, eomma pergi ke toko roti sebentar. Kau istirahat saja ditemani Kyu…” ujar eomma Yeon Hyo. Yeoja itu hanya menjawab dengan anggukan ringan.

 

“Eomma juga pergi ?” tanyaku pada eomma.

 

“Ne…kami berdua yang akan pergi. Sebaiknya kau menjaga Yeon Hyo saja. Dan tolong suapkan bubur ini untuk memberi istrimu tenaga.. dia terlihat lelah..” aku mengangguk. Kedua yeoja paruh baya itu segera meninggalkanku berdua saja dengan Yeon Hyo.

 

“Yeon Hyo-ya…” desisku memanggilnya. Yeoja itu tetap tidak menatapku.

 

“Kau marah ?” tanyaku takut-takut. Yeoja itu menghela nafas berat dan kemudian menatapku dengan sorotan matanya yang dingin. Yeon Hyo tidak pernah menatapku seperti ini sebelumnya.

 

“Mianhae telah menyakitimu…” ucapku menyesal

 

. “Rin Rin benar… Sebaiknya kita berpisah saja.. Aku sudah tak sanggup menahanmu lagi, Cho Kyuhyun… Kau akan lebih bahagia dengan yeoja yang kau cintai itu..” ucapan Yeon Hyo membuatku tersentak kaget.

 

“Yeon Hyo-ya….” desisku lirih. Kilauan bening mulai menetes perlahan dari sudut mataku.

 

“Kau tak perlu menangis untuk yeoja seperti ku… Bayi yang ku kandung ini, akan ku rawat dengan baik.. Kau tak perlu cemas…” tambahnya lagi.

 

“Yeon Hyo-ya…aku tidak akan menceraikanmu !” bentak ku kesal.

 

“Ya!! Sudah cukup kau membentak ku Cho Kyuhyun ! Aku sudah tak tahan lagi !!” pekik yeoja itu sambil melemparkan bantal ke arahku. Yeoja itu melepaskan selang infusnya dan berusaha berdiri.

 

“Yeon Hyo-ya ! Apa yang kau lakukan ?!!” seruku berusaha menahan yeoja itu agar tidak bangkit dari tempat tidurnya.

 

“Lepaskan ! Lepaskan aku !!” teriaknya. Aku memeluk yeoja itu dengan erat. Seketika dia berhenti berontak dan mulai terisak.

 

“Yeon Hyo-ya…aku akan menjagamu.. Aku akan menjadi suami yang  baik untuk mu, tapi ku mohon jangan lakukan hal ini lagi… Aku mencintaimu Yeon Hyo-ya ! Cho Yeon Hyo, saranghae~”

 

 

 

-To Be Continued-

 

 

 

 

Apa yang akan terjadi selanjutnya ?

Akan kah Kyuhyun mencintai Yeon Hyo melebihi cintanya pada Rin Rin ?

 

 


62 thoughts on “FF “My Love, My Kiss, My Heart” (PART 7)

  1. iihh….kesel deh sama kyu
    jdi cwo qok plin plan banget sich..klo masih cinta sma rin rin ya gk usah bilang jg x sma yeon hyo.bikin sakit hati ajj…:(
    mana ada istri gk sakit hati dibentak smbil bilang dya cinta sma cwe lain.kyu gila nich..sadi…
    sabar unnie yeon hyo:'(

  2. Wuisssh.. Yeon Hyo nya mnta cerai..
    Kyu sih gk jelas n tegas.. Masa dia bilang suka ama cewe lain pake acara ngebentak-bentak istri..
    mksdnya apa coba..?
    ckckck.. -_-”

  3. jadi sebenarnya yang betul-betul dicintai oleh Kyu oppa itu siapa?? Jangan plin plan dong oppa… Kasian Yeon Hyo….

    Ahh… lagi-lagi gara Rin Rin…. walaupun dia tidak muncul di part ini… tapi tetap saja MENGGANGGU!!!! >,<

  4. kyuhyun gm sih bilang cunta k hyo tp dua yg buat hyo celaka sama penuturan y klo di masi cinta sama rin rin,,,, kyuhyun y plin plan nih jd agak sebel ma kyuhyun….
    uhhhhh q emosi dh jadi y,,,,, lg kyuhyun pake inget2 sih….

  5. Haaaa..
    Mereka ciuman……

    Ketahuan lg..
    Haaah.. Mereka mengganggu sja..

    Sup jagung ala kyu.. Aq pengen makan..

    Kyu.. Kau tega sekali trhadap hyo..
    Bagaimana jika bayi kalian tdak trselmatkan,.?
    Hweee……

  6. Waaa yeon hyo hamil …..chukae ….
    Bakal ada evil baby nih Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ.

    Wkwkwkwk … Kasihan yeon hyo ” di paksa ” kyuhyun makan sup jagung buatannya …eh tp kyuhyun baikkk jg ya … Bikinin sup buat yeonhyo ..

    Ơ̴̴̴̴̴̴͡.̮Ơ̴̴͡»:Dђέђέђέ. … Kyuhyun ngancam eunhyuk .. Ga akan memberikan restu nya tuk menjadi adik ipar nya kecuali eunhyuk manggil kyuhyun ” hyung ”

    Aigoo yesung jahat ya … Masa blg ” apa kau ßišª bertahan hidup dgn masakan kyuhyun ” … Huahahahaha kasihan kyu di tindas abis2an …

    Ooooo jd ortu kyu – rin rin saingan bisnis? Trus cho ahjumma minta mereka berpisah 3 th .. Trnyata rin rin memutuskan hub … (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! (˘_˘)čĸ! Kasihan kyu … Ya udah ga usah di pikirin … Kann dah ada yeon hyo & baby …

    Kyuhyun jahat … ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶) masa ngomong
    ” Kau tidak akan pernah menggantikannya ” ke yeonhyo … Tuh kann yeonhyo jd sedih … Jatuh kan …fuih untung yeon hyo & baby ga apa apa …

    Itu kyuhyun mau nya apa sih ?
    Tar cinta & perhatian sama yeon hyo … Eh tar benci & marah2 ke yeon hyo trus inget rin rin ..
    ​‎​(˘̶ِ̀ ˘̶́ ‘)нuн °(︶ε︶) sebel …..

    Nexttttttt

  7. aaiisshh..
    knp kyuhyun tiba2 inget ke masa lalunya.
    jahat bgt masa smpe bentak2 istrinya yg lagi hamil gitu. iishhh..
    mpphh makin lama makin penasaran jadinya.
    aigoo!! oenni tulisanmu benar2 daebak😀

  8. kyu ini nyebelin bgt masak stri lagi hamil malah dibentak-bentak untung janinnya bisa diselamatkan. lagian bilang mencintai yeon hyo tapi kenapa sekarang bilang masih sangat mencintai rin rin? sebenarnya dia cinta siapa sih?

  9. sebenernya perasaan kyu itu seperti apa sih.. hyokyu sama-sama labil.. yg kyu dikit2 bilang cinta ribrin dikit2 nangis ke hyo dan menyesal tp masih cibta rinrin… hyo jugaaa, kok cengeng -,-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s